Pengurus Baru KONI Sula Disorot, Pemahaman Organisasi Dipertanyakan

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepsul, Detikharianpos.com – Pengurus baru KONI Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara, langsung menjadi sorotan publik usai polemik seleksi pemain sepak bola untuk Porprov V Maluku Utara 2026 mencuat. Proses seleksi dinilai bermasalah karena dilakukan tanpa melibatkan PSSI sebagai induk organisasi resmi.

Ketua PSSI Kepulauan Sula, Rafiudin Duwila, angkat bicara dan melayangkan protes resmi kepada PSSI Provinsi Maluku Utara serta KONI Provinsi Maluku Utara atas langkah sepihak tersebut.

“Terhadap bahwa KONI mengambil alih atau tidak melibatkan PSSI Kepulauan Sula dalam proses seleksi cabang olahraga sepak bola untuk persiapan Porprov, kami sangat menyayangkan hal ini terjadi,” tegas Rafiudin, Selasa (7/4/20/6).

Ia menegaskan, berdasarkan statuta dan regulasi keorganisasian, kewenangan teknis, pembinaan, hingga seleksi atlet sepak bola merupakan ranah mutlak PSSI, bukan KONI.

Rafiudin mengungkapkan, PSSI Kepulauan Sula sebelumnya telah dilibatkan dalam rapat bersama KONI dan seluruh cabang olahraga untuk membahas tahapan seleksi. Namun dalam pelaksanaannya, KONI justru berjalan sendiri tanpa koordinasi lanjutan.

“Kami tidak pernah tinggal diam. Persiapan sudah kami lakukan jauh hari, mulai dari tim pemantau bakat, penyusunan kerangka pelatih lengkap dengan legalitas, hingga tahapan pemanggilan pemain,” ujarnya.

Langkah KONI tersebut dinilai tidak hanya menabrak mekanisme, tetapi juga memunculkan pertanyaan serius terkait pemahaman pengurus terhadap tata kelola organisasi olahraga yang berlaku.

Selain berpotensi menimbulkan konflik antar lembaga, keputusan sepihak itu juga dinilai berisiko terhadap keabsahan tim sepak bola Kepulauan Sula dalam ajang Porprov, karena tidak melalui mekanisme resmi induk organisasi.

Meski melontarkan kritik, Rafiudin tetap mengajak semua pihak untuk kembali membangun koordinasi yang sehat dan saling menghormati kewenangan masing-masing demi kemajuan sepak bola di daerah.

“Kami berharap semua pihak saling merangkul dan mendukung. Sepak bola ini milik bersama, bukan berjalan sendiri-sendiri,” pungkasnya.

Penulis : Lidik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua PSSI Sula Bantah Klarifikasi KONI, Sebut Seleksi Sepak Bola Tidak Sesuai Mekanisme
KONI Sula Tanggapi Kisruh Seleksi Sepak Bola Porprov, Ketua Tim Seleksi Jelaskan Kronologi
KONI Sula Dinilai Amburadul, Sepak Bola Porprov Terancam Blacklist ?

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:53 WIT

Ketua PSSI Sula Bantah Klarifikasi KONI, Sebut Seleksi Sepak Bola Tidak Sesuai Mekanisme

Selasa, 7 April 2026 - 23:48 WIT

KONI Sula Tanggapi Kisruh Seleksi Sepak Bola Porprov, Ketua Tim Seleksi Jelaskan Kronologi

Selasa, 7 April 2026 - 16:51 WIT

KONI Sula Dinilai Amburadul, Sepak Bola Porprov Terancam Blacklist ?

Selasa, 7 April 2026 - 16:13 WIT

Pengurus Baru KONI Sula Disorot, Pemahaman Organisasi Dipertanyakan

Berita Terbaru

Pemerintah Daerah

Taliabu Gasful! Roadmap Kota Kreatif Mulai Disusun Pekan Depan

Rabu, 8 Apr 2026 - 12:11 WIT

Pelantikan Pengurus Koni, (Photo: Net)

Kepulauan Sula

KONI Sula Dinilai Amburadul, Sepak Bola Porprov Terancam Blacklist ?

Selasa, 7 Apr 2026 - 16:51 WIT

Kepulauan Sula

Pengurus Baru KONI Sula Disorot, Pemahaman Organisasi Dipertanyakan

Selasa, 7 Apr 2026 - 16:13 WIT