Zuckerberg Perkenalkan Muse Charm, “Tamagotchi” AI yang Bisa Diajak Ngobrol Real-Time

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikharianpos.com — Meta memperkenalkan perangkat baru bernama Muse Charm, sebuah perangkat mungil berbasis agen kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk menjadi pendamping digital pribadi pengguna.

Perangkat tersebut diperkenalkan CEO Meta, Mark Zuckerberg, dalam ajang Meta Connect 2026, Rabu (23/9/2026) waktu setempat. Muse Charm disebut mengusung konsep yang mengingatkan pada permainan virtual Tamagotchi yang populer pada era 1990-an.

Namun, jika Tamagotchi mengajak pengguna merawat karakter virtual, Muse Charm menghadirkan agen AI yang dapat diajak berinteraksi dan menjalankan berbagai tugas atas nama penggunanya.

Seperti permainan tersebut, Muse Charm memiliki bentuk perangkat mungil yang dapat dibawa ke mana saja. Perbedaannya, karakter digital di dalam perangkat ini merupakan agen AI yang dapat diajak berbicara secara langsung.

Muse sendiri merupakan agen AI personal milik Meta yang dirancang untuk membantu pengguna melakukan berbagai tugas. Pengguna dapat mengatur tampilan, pakaian, suara, hingga memberikan nama sendiri kepada karakter AI tersebut.

Melalui Muse Charm, pengguna juga dapat berbicara langsung dengan Muse secara real-time. Avatar animasi karakter tersebut dapat diganti sesuai keinginan pengguna.

Zuckerberg mengatakan Meta memasukkan pengalaman Muse, termasuk teknologi suara real-time dan avatarnya, ke dalam perangkat yang dapat dibawa dengan mudah.

> “Kami memasukkan seluruh pengalaman Muse, termasuk seluruh teknologi suara real-time dan avatarnya, ke dalam perangkat yang muat di gantungan kunci,” kata Zuckerberg, sebagaimana dikutip dalam materi yang ditampilkan.

Konsep tersebut membuat Muse Charm tidak sekadar menjadi perangkat pendamping, tetapi juga menjadi sarana interaksi langsung antara pengguna dan agen AI.

Dari tampilan yang diperlihatkan Meta, Muse Charm memiliki bentuk kotak kecil berwarna perak dengan layar bersudut membulat. Perangkat tersebut memiliki bezel hitam yang cukup tebal di sekeliling layar.

READ  PT Tanur Mutmainah Hadirkan Promo Paket Umroh 2026 untuk Masyarakat Maluku Utara

Muse Charm dibekali layar sentuh OLED sekitar 2 inci, speaker, mikrofon, serta port USB-C.

Perangkat ini juga disebut telah mendukung jaringan 5G, sehingga memiliki koneksi seluler sendiri untuk terhubung dengan sistem Muse.

Pengguna tidak perlu membuka ponsel atau aplikasi terlebih dahulu untuk mulai berbicara dengan Muse. Cara penggunaannya dibuat sederhana dengan mengetuk sensor sidik jari yang berada di salah satu bagian perangkat.

“Anda cukup mengetuk sensor sidik jari di pojok ini, lalu bisa langsung mulai berbicara tanpa harus membuka kunci ponsel atau membuka aplikasi,” ujar Zuckerberg.

Dari sisi penggunaan, Muse Charm dapat dimasukkan ke dalam saku, digantung pada gantungan kunci, maupun digunakan dengan tali pergelangan tangan.

Menariknya, dua unit Muse Charm yang didekatkan juga disebut dapat saling mengenali dan berinteraksi.

Pengaturan awal serta proses sinkronisasi perangkat dilakukan melalui aplikasi Muse yang tersedia untuk iPhone maupun ponsel Android.

Muse Charm sekaligus menjadi kategori perangkat keras baru bagi Meta. Selama ini, perangkat keras Meta untuk kebutuhan AI lebih banyak hadir dalam bentuk kacamata pintar.

Meski telah diperkenalkan, Meta belum mengungkapkan harga resmi Muse Charm. Perusahaan tersebut disebut baru akan membagikan informasi lebih lengkap mengenai perangkat itu dalam waktu mendatang.

Muse Charm dijadwalkan mulai dikirim kepada konsumen pada Desember 2026.

Hingga informasi tersebut disampaikan, Meta juga belum mengumumkan negara mana saja yang akan mendapatkan perangkat tersebut, termasuk kepastian apakah Muse Charm akan dipasarkan di Indonesia.


Kehadiran Muse Charm menunjukkan upaya Meta memperluas penggunaan AI dari sekadar aplikasi dan perangkat seperti kacamata pintar ke perangkat mungil yang dapat selalu dibawa pengguna dan menjadi medium interaksi langsung dengan agen AI.

Related posts:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FIFA: Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Taklukkan Argentina 1-0 dan Raih Trofi Dunia Kedua

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 08:35 WIT

Zuckerberg Perkenalkan Muse Charm, “Tamagotchi” AI yang Bisa Diajak Ngobrol Real-Time

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:48 WIT

FIFA: Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Taklukkan Argentina 1-0 dan Raih Trofi Dunia Kedua

Berita Terbaru

error: Content is protected !!