Jembatan Fangahu Terhenti, Bupati Taliabu Dihadapkan PR Besar

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editorial Redaksi – Terhentinya pembangunan Jembatan Fangahu menjadi ujian serius bagi kepemimpinan Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Mus. Proyek strategis bernilai miliaran rupiah yang berhenti di jantung ibu kota kabupaten menimbulkan pertanyaan tajam, sejauh mana komitmen dan kendali kepala daerah dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan?

Jembatan Fangahu bukan proyek biasa. Ia berada di pusat pemerintahan, menjadi wajah pembangunan daerah, sekaligus simbol kemampuan pemerintah mengelola infrastruktur dasar. Ketika proyek sepenting ini justru terhenti, publik berhak mempertanyakan kualitas perencanaan dan pengawasan sejak tahap awal.

Alasan keterbatasan material yang kemudian disampaikan tidak dapat diterima begitu saja. Ketersediaan material utama merupakan variabel mendasar yang seharusnya telah dipastikan sebelum kontrak diteken dan anggaran dicairkan. Fakta bahwa pekerjaan terhenti karena persoalan tersebut menunjukkan adanya kelemahan serius dalam perencanaan teknis.

Sorotan juga patut diarahkan kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pulau Taliabu, Endro Sudarmono. Sebagai pimpinan perangkat daerah yang bertanggung jawab atas infrastruktur, kinerjanya layak dipertanyakan. Di mana fungsi perencanaan, pengendalian, dan mitigasi risiko dijalankan jika persoalan mendasar baru muncul di tengah pelaksanaan?

Lebih mengkhawatirkan, terhentinya pekerjaan kemudian diikuti dengan pengajuan adendum. Pola ini bukan hal baru dalam praktik pembangunan daerah. Adendum yang berulang sering kali menjadi penanda lemahnya perencanaan awal dan minimnya disiplin dalam manajemen proyek, sekaligus membuka ruang ketidakpastian penyelesaian.

Ironi kian terasa karena proyek ini berada di jantung ibu kota kabupaten. Wilayah yang seharusnya paling siap secara logistik dan paling mudah diawasi justru tidak luput dari persoalan serius. Jika di pusat pemerintahan saja proyek dapat terhenti dan masuk adendum, bagaimana nasib proyek-proyek di wilayah pinggiran yang jauh dari akses dan pengawasan?

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran publik akan terulangnya pola lama pembangunan Pulau Taliabu yang kerap disebut “jalan di tempat”. Proyek berjalan, lalu terhenti, diperpanjang melalui adendum, tanpa kepastian manfaat tepat waktu bagi masyarakat.

Dalam konteks ini, publik menanti sikap Bupati Sashabila Mus. Apakah kepala daerah akan memilih diam dan membiarkan persoalan ini berlalu sebagai rutinitas administratif, atau justru mengambil langkah tegas untuk mengevaluasi kinerja perangkat daerah dan membenahi tata kelola pembangunan secara menyeluruh?

Negeri yang kerap disebut-sebut sangat dicintai tentu tidak cukup dirawat dengan narasi dan janji. Ia membutuhkan kepemimpinan yang berani bersikap, memastikan setiap proyek publik direncanakan dengan matang, diawasi dengan ketat, dan diselesaikan tanpa bergantung pada adendum berulang.

Editorial ini bukan tudingan personal, melainkan peringatan institusional. Pekerjaan yang terhenti, adendum yang menjadi kebiasaan, serta perencanaan yang lemah berpotensi kembali menjadi catatan kritis dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

Jembatan Fangahu kini menjadi cermin. Apakah Pulau Taliabu akan terus berputar dalam lingkaran pembangunan yang terhenti dan bergantung pada adendum, atau mulai melangkah menuju tata kelola yang disiplin, tegas, dan benar-benar berpihak pada kepentingan publik. Jawaban atas pertanyaan itu sepenuhnya berada di tangan pemimpin daerah hari ini.

Related posts:

LPP Kelas III Ternate Ikuti Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Perkuat Komitmen Pembinaan Anak Bina...

Juli 21, 2026
Pemerintah Daerah

Tekan Peredaran Miras, Sat Samapta Polres Pulau Taliabu Amankan Puluhan Botol Cap Tikus

Juli 21, 2026
Pulau Taliabu

Tono Himalaya Walk Out dari RDP, Soroti CSR dan Reboisasi PT ADT yang Dinilai Tak Masuk Akal

Juli 17, 2026
Pulau Taliabu

Orang Tua Atlet Tinju Taliabu Kecewa, Sebut Dukungan terhadap Atlet Hanya "Manipulatif Bertopeng Keb...

Juli 14, 2026
Pulau Taliabu

Di Balik Prestasi POPDA XII, Pengelolaan Anggaran Kontingen Taliabu Dipertanyakan

Juli 14, 2026
Pulau Taliabu

Usai Harumkan Nama Taliabu, Atlet Tinju Peraih Medali POPDA XII Dikabarkan Hanya Dibekali Rp300 Ribu

Juli 13, 2026
Pulau Taliabu

Tinju Jadi Lumbung Medali Taliabu di Porprov V dan POPDA XII, Ketua Pertina Minta Dukungan Pemda Dit...

Juli 12, 2026
Pulau Taliabu

Tinju Taliabu Unjuk Taring di POPDA XII, Tiga Atlet Pelajar Berhasil Naik Podium

Juli 11, 2026
Olaharaga

Soroti Akses Pendidikan Tinggi, Mahasiswa Asal Taliabu Desak Pemkab Hadirkan Kampus di Daerah

Juli 11, 2026
Pulau Taliabu

Terungkap, Bhabinkamtibmas Tak Diundang dalam Mediasi Sengketa Tanah yang Berujung Ricuh di Tikong

Juli 7, 2026
Klarifikasi

Bhabinkamtibmas Desa Tikong Tak Berada di Tempat Saat Mediasi Perkara Sensitif, Warga Minta Kapolsek...

Juli 7, 2026
Pulau Taliabu

Ratusan Botol Miras Dimusnahkan, Polsek Siap Gela Intensifkan Pemberantasan Peredaran Miras

Juli 1, 2026
Polri

Patroli Polsek Siap Gela Cegah Potensi Gangguan Kamtibmas, Sajam Diamankan

Juni 28, 2026
Pulau Taliabu

Libatkan Camat dan Kades, Pemkab Taliabu Optimalkan Sosialisasi Aturan Pajak Daerah

Juni 24, 2026
Pemerintah Daerah

Safari Gemarikan Hadir di Taliabu, Pemda, KKP dan DPR RI Dorong Peningkatan Konsumsi Ikan

Juni 24, 2026
Pemerintah Daerah

Pemdes Natang Kuning Tuntaskan Penyaluran BLT-DD Tahap I

Juni 9, 2026
Pulau Taliabu

Pemdes Todoli Salurkan Bantuan dan Insentif, Wujud Dukungan bagi Warga dan Pelayan Masyarakat

Juni 8, 2026
Pemerintah Daerah

Taliabu di Titik Balik 13 Tahun

April 19, 2026
Feature

Kasus Jalan Rp16 Miliar di Polda Malut, Publik Pertanyakan Pola Penanganan Berlarut seperti Dana Des...

April 16, 2026
Editorial

Sorotan Tajam ke Polda Malut, Kasus Miliaran Rupiah Kerap Berlarut hingga Bertahun-Tahun

April 16, 2026
Editorial

DPRD Taliabu Soroti Polda Malut, Kasus Jalan Rabat Beton Rp16 Miliar Tak Jelas

April 16, 2026
Maluku Utara

Di Hadapan Akademisi UI, Bupati Sashabila Urai Tantangan dan Strategi Fiskal Taliabu

April 15, 2026
Pemerintah Daerah

Pemda Taliabu Kebut Persiapan HUT ke-13, Ini Agenda Lengkapnya

April 14, 2026
Pemerintah Daerah

Lem Bukan Makanan, Aibon–Fox Ikut “Dihabisi” Pelajar di Bobong

April 13, 2026
Feature

Patroli Cipkon Malam, Polisi Amankan Miras dan Pelajar Konsumsi Lem Fox

April 13, 2026
Polri

Seleksi Ketat, 289 Calon Paskibraka Taliabu Jalani Tes Online BPIP

April 10, 2026
Pulau Taliabu

Target Listrik 24 Jam, PLN Drop 200 Tiang di Samuya - Waikoka

April 9, 2026
Pulau Taliabu

Sashabila Tegaskan Taliabu Siap Hadapi Survei Nelayan 2026

April 9, 2026
Pemerintah Daerah

Taliabu Gasful! Roadmap Kota Kreatif Mulai Disusun Pekan Depan

April 8, 2026
Pemerintah Daerah

Gandeng IPB, Bupati Sashabila Dorong Transformasi Ekonomi Taliabu

April 7, 2026
Pulau Taliabu

Rakorda Malut, DP3A-KB Taliabu Pacu Sinergi Transformasi Sosial

April 7, 2026
Pulau Taliabu

Bangun Kemandirian Nelayan, Pemda Taliabu Perluas Akses KUR di Desa Pancoran

April 3, 2026
Pulau Taliabu

LKPD 2025 Diserahkan, Pemda Taliabu Komitmen Transparansi

Maret 31, 2026
Pulau Taliabu

Bhabinkamtibmas dan Warga Desa Nggoli Bangun Jembatan Kayu Alternatif

Maret 31, 2026
Pulau Taliabu

Mislan Syarif Respons Cepat Keluhan Petani Capalulu Soal Aktivitas Perusahaan Kayu

Maret 29, 2026
Pulau Taliabu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LPP Kelas III Ternate Ikuti Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Perkuat Komitmen Pembinaan Anak Binaan
Tekan Peredaran Miras, Sat Samapta Polres Pulau Taliabu Amankan Puluhan Botol Cap Tikus
Tono Himalaya Walk Out dari RDP, Soroti CSR dan Reboisasi PT ADT yang Dinilai Tak Masuk Akal
Orang Tua Atlet Tinju Taliabu Kecewa, Sebut Dukungan terhadap Atlet Hanya “Manipulatif Bertopeng Kebanggaan”
Di Balik Prestasi POPDA XII, Pengelolaan Anggaran Kontingen Taliabu Dipertanyakan
Usai Harumkan Nama Taliabu, Atlet Tinju Peraih Medali POPDA XII Dikabarkan Hanya Dibekali Rp300 Ribu
Tinju Jadi Lumbung Medali Taliabu di Porprov V dan POPDA XII, Ketua Pertina Minta Dukungan Pemda Ditingkatkan
Tinju Taliabu Unjuk Taring di POPDA XII, Tiga Atlet Pelajar Berhasil Naik Podium

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:49 WIT

LPP Kelas III Ternate Ikuti Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Perkuat Komitmen Pembinaan Anak Binaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:12 WIT

Tekan Peredaran Miras, Sat Samapta Polres Pulau Taliabu Amankan Puluhan Botol Cap Tikus

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:47 WIT

Tono Himalaya Walk Out dari RDP, Soroti CSR dan Reboisasi PT ADT yang Dinilai Tak Masuk Akal

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:33 WIT

Orang Tua Atlet Tinju Taliabu Kecewa, Sebut Dukungan terhadap Atlet Hanya “Manipulatif Bertopeng Kebanggaan”

Selasa, 14 Juli 2026 - 03:09 WIT

Di Balik Prestasi POPDA XII, Pengelolaan Anggaran Kontingen Taliabu Dipertanyakan

Berita Terbaru