Taliabu, Detikharianpos.com – Legalitas PT Taliabu Jaya Mandiri (TJM) kembali menjadi sorotan setelah Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyetaraan modal. Di tengah penetapan tersangka tersebut, publik mendesak agar mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, ikut dimintai keterangan terkait proses pendirian perusahaan daerah itu.
Empat tersangka yang ditetapkan yakni HD selaku Direktur Utama, FS sebagai Direktur Keuangan, IM mantan Kepala Dinas Keuangan, serta YR sebagai Direktur Umum yang merupakan tersangka terbaru. YR sedang menjalani penahanan di Rutan Polres Pulau Taliabu, sementara tiga tersangka lain telah dipindahkan ke Rutan Ternate. Kerugian negara dalam kasus ini dihitung mencapai Rp1,5 miliar dan dinyatakan total loss karena PT TJM diduga tidak memiliki legalitas perusahaan yang sah.
Di antara para tersangka, FS dan YR menjadi perhatian karena keduanya menyatakan tidak terlibat dalam proses penyusunan dokumen pendirian perusahaan. Berdasarkan dokumen yang diperoleh, keduanya direkrut melalui SK Bupati Nomor 57 Tahun 2020 dan bekerja berdasarkan penugasan resmi pemerintah daerah. Mereka juga tercatat hadir dalam struktur perusahaan setelah RUPS Luar Biasa pada 20 April 2020, yang dihadiri langsung oleh mantan Bupati Aliong Mus selaku Komisaris.
Dalam proses penyidikan, FS dan YR mengaku tidak mengetahui status legalitas PT TJM dan hanya menjalankan tugas sesuai SK pengangkatan. Mereka juga terkejut ketika gaji yang mereka terima berdasarkan keputusan resmi daerah justru dikategorikan sebagai bagian dari kerugian negara oleh penyidik.
Pendirian PT TJM sejatinya berlandaskan Perda Kabupaten Pulau Taliabu Nomor 6 Tahun 2019 tentang penyertaan modal daerah serta Perda Nomor 10 Tahun 2018 tentang pembentukan perseroan daerah. Namun dugaan adanya ketidaksahan dokumen pendirian membuat seluruh pengeluaran perusahaan, termasuk gaji direksi, masuk dalam hitungan kerugian negara sebesar Rp1,5 miliar yang dibebankan kepada empat orang tersebut.
Situasi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai siapa yang seharusnya bertanggung jawab atas penyusunan dan pengesahan dokumen pendirian perusahaan daerah. Sebab tahap teknis dan administratif terkait legalitas perusahaan dilakukan sebelum FS dan YR dilibatkan sebagai direksi melalui SK resmi pemerintah daerah.
Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu masih melanjutkan pendalaman perkara untuk memastikan pihak yang paling bertanggung jawab dalam proses pendirian maupun penggunaan anggaran perusahaan. Seiring berlanjutnya pemeriksaan terhadap YR, muncul desakan agar penyidik turut mempertimbangkan memanggil Aliong Mus untuk menjelaskan peran dan kewenangannya dalam proses pendirian PT TJM. Publik menilai klarifikasi tersebut penting untuk memastikan penelusuran pertanggungjawaban berjalan menyeluruh dan tidak berhenti pada pejabat pelaksana yang hanya menerima penugasan formal.
Related posts:
Sempat Kabur, Tiga Terduga Pelaku Rudapaksa di Taliabu Akhirnya Menyerahkan Diri
Oktober 28, 2026Antrean Panjang di SPBU Bobong, Pengelola Pastikan Stok BBM Tetap Stabil, Warga Sampaikan Terima Kas...
Oktober 24, 2026Keterbatasan Kouta BBM Jadi Pemicu Antrean Di SPBU Bobong, GPM Taliabu Desak PT Pertamina Patra Niag...
Oktober 24, 2026Penikaman Berdarah di Ufung, Korban Luka di Leher dan Perut, Terduga Pelaku Diamankan
Oktober 23, 2026Sasar Bobong–Wayo, Patroli Reserse Polres Taliabu Temukan Miras
Oktober 23, 2026Pemdes Air Bulan Salurkan Insentif ADD Triwulan III untuk Aparat dan Lembaga Desa
Oktober 21, 2026Jurnalis di Taliabu Terima Pesan Bernada Ancaman, Nama Wakil Ketua II DPRD Terseret
Oktober 18, 2026Peduli Karhutla Taliabu, Alumni SMP/SMA Taliabu Barat Angkatan 95/98 Salurkan Mesin Alkon ke Posko D...
Oktober 17, 2026Peduli Karhutla Taliabu, PP Formapas Malut Salurkan Bantuan Konsumsi ke Posko Darurat
Oktober 12, 2026Nining Hasnita Hasan Pantau Titik Api di Todoli, Dorong Koordinasi Penanganan Karhutla
Oktober 11, 2026Dua Jari Kaki Hilang Saat Kerja, Hak Eks Karyawan Dipertanyakan di DPRD Taliabu
Oktober 3, 2026Kodim 1510/Sula Bangun Fasilitas Air Bersih di Limbo-Lohobuba, Dandim Apresiasi Peran Mislan Syarif
September 30, 2026HUT Propam ke-24, Polres Taliabu Salurkan Bantuan untuk Lansia dan Warga Membutuhkan
September 29, 2026GP Ansor Minta Proses Hukum Kasus Sibenpopo Ditangani Proefesional Dan Transparan
September 26, 2026Gedung Dipalang Saat Pelajaran Berlangsung, Siswa SMKN 1 Taliabu Terpaksa Keluar Kelas
September 25, 2026Proyek Gedung SMKN 1 Taliabu Dipalang, Pekerja Klaim Ratusan Juta Belum Diganti
September 25, 2026Puluhan Liter Cap Tikus Ditemukan di Nunca, Polisi Tempuh Langkah Pembinaan
September 23, 2026Akun Fake Bermunculan di Media Sosial, PWI Taliabu Serukan Verifikasi Informasi
September 19, 2026Anggaran RSUD dan Dinkes Taliabu Jadi Perhatian, Tono Tegaskan Tak Ada “Anggaran Siluman”
September 18, 2026Cegah Kecelakaan Berulang, Satlantas Taliabu Perketat Penertiban Pengendara
September 11, 2026Tekan Gangguan Kamtibmas, Polres Taliabu Intensifkan Patroli Malam
September 8, 2026Ditreskrimum Polda Malut Tahan Tersangka Penipuan dan TPPU di Pulau Taliabu
September 7, 2026Detik-Detik Kasus Maut di Taliabu Utara Direka Ulang, Polisi Peragakan 17 Adegan
Agustus 27, 2026Rekonstruksi Penganiayaan Maut di Talo, 19 Adegan Ungkap Rangkaian Peristiwa
Agustus 27, 2026Razia Berkali-kali, Cap Tikus Masih Beredar: Puluhan Botol Disita Polisi
Agustus 23, 2026Mencekam! IRT Warga Desa Kilo Diterkam Buaya Saat Mencari Ikan di Dalam Kali
Agustus 21, 2026“Pemuda Jangan Diam” Seru Pj Kades Tikong Dalam Momen Pemilihan Ketua P3T
Agustus 21, 2026ADD Tahap II Disalurkan, Pj Kades Todoli Dorong Aparat Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat
Agustus 20, 2026Gangguan Kamtibmas di Malam Hari Jadi Perhatian, Satreskrim Taliabu Sisir Titik Rawan
Agustus 19, 2026Jaga Kamtibmas HUT ke-81 RI, Satreskrim Polres Taliabu Sasar Titik Rawan Kriminalitas
Agustus 16, 2026Pemdes Todoli Cairkan BLT-DD Tahap II, Warga Penerima Manfaat Mulai Terima Bantuan
Agustus 7, 2026Pemdes Air Bulan Tuntaskan Penyaluran BLT-DD Tahap II, Honor Guru PAUD dan Kader Posyandu Ikut Dibay...
Agustus 3, 2026Diduga Alihkan Dana Proyek, Mantan Kuasa Direktur PT Astama Adhi Karya Dilaporkan ke Polda Metro Jay...
Agustus 1, 2026Terduga Pelaku Penikaman yang Tewaskan Pria di Taliabu Utara Kini Diamankan di Polres Pulau Taliabu
Juli 31, 2026Diduga Dipengaruhi Miras, Pria 63 Tahun Tewas Ditusuk Sahabat Sendiri di Taliabu Utara
Juli 31, 2026Penulis : Lidik



























