Editorial Redaksi – Terhentinya pembangunan Jembatan Fangahu menjadi ujian serius bagi kepemimpinan Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Mus. Proyek strategis bernilai miliaran rupiah yang berhenti di jantung ibu kota kabupaten menimbulkan pertanyaan tajam, sejauh mana komitmen dan kendali kepala daerah dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan?
Jembatan Fangahu bukan proyek biasa. Ia berada di pusat pemerintahan, menjadi wajah pembangunan daerah, sekaligus simbol kemampuan pemerintah mengelola infrastruktur dasar. Ketika proyek sepenting ini justru terhenti, publik berhak mempertanyakan kualitas perencanaan dan pengawasan sejak tahap awal.
Alasan keterbatasan material yang kemudian disampaikan tidak dapat diterima begitu saja. Ketersediaan material utama merupakan variabel mendasar yang seharusnya telah dipastikan sebelum kontrak diteken dan anggaran dicairkan. Fakta bahwa pekerjaan terhenti karena persoalan tersebut menunjukkan adanya kelemahan serius dalam perencanaan teknis.
Sorotan juga patut diarahkan kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pulau Taliabu, Endro Sudarmono. Sebagai pimpinan perangkat daerah yang bertanggung jawab atas infrastruktur, kinerjanya layak dipertanyakan. Di mana fungsi perencanaan, pengendalian, dan mitigasi risiko dijalankan jika persoalan mendasar baru muncul di tengah pelaksanaan?
Lebih mengkhawatirkan, terhentinya pekerjaan kemudian diikuti dengan pengajuan adendum. Pola ini bukan hal baru dalam praktik pembangunan daerah. Adendum yang berulang sering kali menjadi penanda lemahnya perencanaan awal dan minimnya disiplin dalam manajemen proyek, sekaligus membuka ruang ketidakpastian penyelesaian.
Ironi kian terasa karena proyek ini berada di jantung ibu kota kabupaten. Wilayah yang seharusnya paling siap secara logistik dan paling mudah diawasi justru tidak luput dari persoalan serius. Jika di pusat pemerintahan saja proyek dapat terhenti dan masuk adendum, bagaimana nasib proyek-proyek di wilayah pinggiran yang jauh dari akses dan pengawasan?
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran publik akan terulangnya pola lama pembangunan Pulau Taliabu yang kerap disebut “jalan di tempat”. Proyek berjalan, lalu terhenti, diperpanjang melalui adendum, tanpa kepastian manfaat tepat waktu bagi masyarakat.
Dalam konteks ini, publik menanti sikap Bupati Sashabila Mus. Apakah kepala daerah akan memilih diam dan membiarkan persoalan ini berlalu sebagai rutinitas administratif, atau justru mengambil langkah tegas untuk mengevaluasi kinerja perangkat daerah dan membenahi tata kelola pembangunan secara menyeluruh?
Negeri yang kerap disebut-sebut sangat dicintai tentu tidak cukup dirawat dengan narasi dan janji. Ia membutuhkan kepemimpinan yang berani bersikap, memastikan setiap proyek publik direncanakan dengan matang, diawasi dengan ketat, dan diselesaikan tanpa bergantung pada adendum berulang.
Editorial ini bukan tudingan personal, melainkan peringatan institusional. Pekerjaan yang terhenti, adendum yang menjadi kebiasaan, serta perencanaan yang lemah berpotensi kembali menjadi catatan kritis dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.
Jembatan Fangahu kini menjadi cermin. Apakah Pulau Taliabu akan terus berputar dalam lingkaran pembangunan yang terhenti dan bergantung pada adendum, atau mulai melangkah menuju tata kelola yang disiplin, tegas, dan benar-benar berpihak pada kepentingan publik. Jawaban atas pertanyaan itu sepenuhnya berada di tangan pemimpin daerah hari ini.
Related posts:
LPP Kelas III Ternate Ikuti Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Perkuat Komitmen Pembinaan Anak Bina...
Juli 21, 2026Pemerintah Daerah
Tekan Peredaran Miras, Sat Samapta Polres Pulau Taliabu Amankan Puluhan Botol Cap Tikus
Juli 21, 2026Pulau Taliabu
Tono Himalaya Walk Out dari RDP, Soroti CSR dan Reboisasi PT ADT yang Dinilai Tak Masuk Akal
Juli 17, 2026Pulau Taliabu
Orang Tua Atlet Tinju Taliabu Kecewa, Sebut Dukungan terhadap Atlet Hanya "Manipulatif Bertopeng Keb...
Juli 14, 2026Pulau Taliabu
Di Balik Prestasi POPDA XII, Pengelolaan Anggaran Kontingen Taliabu Dipertanyakan
Juli 14, 2026Pulau Taliabu
Usai Harumkan Nama Taliabu, Atlet Tinju Peraih Medali POPDA XII Dikabarkan Hanya Dibekali Rp300 Ribu
Juli 13, 2026Pulau Taliabu
Tinju Jadi Lumbung Medali Taliabu di Porprov V dan POPDA XII, Ketua Pertina Minta Dukungan Pemda Dit...
Juli 12, 2026Pulau Taliabu
Tinju Taliabu Unjuk Taring di POPDA XII, Tiga Atlet Pelajar Berhasil Naik Podium
Juli 11, 2026Olaharaga
Soroti Akses Pendidikan Tinggi, Mahasiswa Asal Taliabu Desak Pemkab Hadirkan Kampus di Daerah
Juli 11, 2026Pulau Taliabu
Terungkap, Bhabinkamtibmas Tak Diundang dalam Mediasi Sengketa Tanah yang Berujung Ricuh di Tikong
Juli 7, 2026Klarifikasi
Bhabinkamtibmas Desa Tikong Tak Berada di Tempat Saat Mediasi Perkara Sensitif, Warga Minta Kapolsek...
Juli 7, 2026Pulau Taliabu
Ratusan Botol Miras Dimusnahkan, Polsek Siap Gela Intensifkan Pemberantasan Peredaran Miras
Juli 1, 2026Polri
Patroli Polsek Siap Gela Cegah Potensi Gangguan Kamtibmas, Sajam Diamankan
Juni 28, 2026Pulau Taliabu
Libatkan Camat dan Kades, Pemkab Taliabu Optimalkan Sosialisasi Aturan Pajak Daerah
Juni 24, 2026Pemerintah Daerah
Safari Gemarikan Hadir di Taliabu, Pemda, KKP dan DPR RI Dorong Peningkatan Konsumsi Ikan
Juni 24, 2026Pemerintah Daerah
Pemdes Natang Kuning Tuntaskan Penyaluran BLT-DD Tahap I
Juni 9, 2026Pulau Taliabu
Pemdes Todoli Salurkan Bantuan dan Insentif, Wujud Dukungan bagi Warga dan Pelayan Masyarakat
Juni 8, 2026Pemerintah Daerah
Taliabu di Titik Balik 13 Tahun
April 19, 2026Feature
Kasus Jalan Rp16 Miliar di Polda Malut, Publik Pertanyakan Pola Penanganan Berlarut seperti Dana Des...
April 16, 2026Editorial
Sorotan Tajam ke Polda Malut, Kasus Miliaran Rupiah Kerap Berlarut hingga Bertahun-Tahun
April 16, 2026Editorial
DPRD Taliabu Soroti Polda Malut, Kasus Jalan Rabat Beton Rp16 Miliar Tak Jelas
April 16, 2026Maluku Utara
Di Hadapan Akademisi UI, Bupati Sashabila Urai Tantangan dan Strategi Fiskal Taliabu
April 15, 2026Pemerintah Daerah
Pemda Taliabu Kebut Persiapan HUT ke-13, Ini Agenda Lengkapnya
April 14, 2026Pemerintah Daerah
Lem Bukan Makanan, Aibon–Fox Ikut “Dihabisi” Pelajar di Bobong
April 13, 2026Feature
Patroli Cipkon Malam, Polisi Amankan Miras dan Pelajar Konsumsi Lem Fox
April 13, 2026Polri
Seleksi Ketat, 289 Calon Paskibraka Taliabu Jalani Tes Online BPIP
April 10, 2026Pulau Taliabu
Target Listrik 24 Jam, PLN Drop 200 Tiang di Samuya - Waikoka
April 9, 2026Pulau Taliabu
Sashabila Tegaskan Taliabu Siap Hadapi Survei Nelayan 2026
April 9, 2026Pemerintah Daerah
Taliabu Gasful! Roadmap Kota Kreatif Mulai Disusun Pekan Depan
April 8, 2026Pemerintah Daerah
Gandeng IPB, Bupati Sashabila Dorong Transformasi Ekonomi Taliabu
April 7, 2026Pulau Taliabu
Rakorda Malut, DP3A-KB Taliabu Pacu Sinergi Transformasi Sosial
April 7, 2026Pulau Taliabu
Bangun Kemandirian Nelayan, Pemda Taliabu Perluas Akses KUR di Desa Pancoran
April 3, 2026Pulau Taliabu
LKPD 2025 Diserahkan, Pemda Taliabu Komitmen Transparansi
Maret 31, 2026Pulau Taliabu
Bhabinkamtibmas dan Warga Desa Nggoli Bangun Jembatan Kayu Alternatif
Maret 31, 2026Pulau Taliabu
Mislan Syarif Respons Cepat Keluhan Petani Capalulu Soal Aktivitas Perusahaan Kayu
Maret 29, 2026Pulau Taliabu
Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow