Taliabu, Detikharianpos.com – Gelombang kritik terhadap tata kelola infrastruktur di Kabupaten Pulau Taliabu kembali menguat. Kali ini, sorotan tajam diarahkan langsung kepada Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya Lufitalia Mus, menyusul desakan terbuka agar segera mencopot Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Endro Sudarmono.
Desakan tersebut disampaikan oleh Ardin, salah satu aktivis muda Pulau Taliabu, yang menilai persoalan infrastruktur daerah bukan lagi sekadar keterlambatan proyek, melainkan indikasi kegagalan sistemik dalam pengelolaan pembangunan.
Dalam penelusurannya, Ardin menyoroti pola berulang proyek infrastruktur yang tidak tuntas, berkualitas rendah, hingga berhenti di tengah jalan. Menurutnya, pola itu terjadi lintas periode pemerintahan, termasuk pada masa kepemimpinan saat ini, dan menunjukkan lemahnya kendali teknis di Dinas PUPR.
“Masalah ini bukan baru hari ini. Dari periode sebelumnya sampai sekarang, penyakit infrastruktur itu sama. Jalannya rusak, proyeknya terhenti, dan dampaknya selalu ditanggung masyarakat,” kata Ardin.
Ia menilai, kegagalan berulang tersebut tidak bisa dilepaskan dari peran Dinas PUPR sebagai instansi teknis. Ardin menyebut, lemahnya perencanaan, pengawasan, hingga eksekusi proyek menjadi faktor utama yang memperparah kondisi infrastruktur di Pulau Taliabu.
Lebih jauh, Ardin mengingatkan agar Bupati Sashabila tidak mempertahankan pejabat strategis atas dasar pertimbangan non-teknis. Menurutnya, jabatan Kepala Dinas PUPR harus diisi figur yang memiliki kapasitas profesional, bukan sekadar hasil kompromi politik.
“Kalau jabatan teknis diisi karena kepentingan politik, yang jadi korban adalah rakyat. Infrastruktur ini menyangkut keselamatan dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Ardin juga menyoroti kinerja Kepala Dinas PUPR Endro Sudarmono yang dinilai lebih dominan pada pernyataan publik ketimbang hasil kerja nyata di lapangan. Ia menilai, kondisi tersebut memperlemah kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
“Banyak pernyataan, tapi minim realisasi. Ini bukan soal bicara, tapi soal kemampuan memimpin dinas teknis,” ujarnya.
Menurut Ardin, Bupati Sashabila harus segera mengambil langkah tegas dengan melakukan evaluasi menyeluruh dan mengganti Kepala Dinas PUPR. Ia mengingatkan agar pemerintahan saat ini tidak mengulangi pola kegagalan yang sama seperti yang terjadi pada pejabat sebelumnya.
“Jangan sampai yang sekarang sama buruknya dengan yang lalu. Bupati harus berani mengambil keputusan demi masa depan Pulau Taliabu,” katanya.
Desakan ini, menurut Ardin, merupakan bentuk peringatan keras sekaligus ujian kepemimpinan bagi Bupati Sashabila Mus dalam membenahi tata kelola pembangunan daerah dan memulihkan kepercayaan publik.
Penulis : Lidik
Sumber Berita: Ardin








