WASILE TIMUR, Detikharianpos.com — Upaya mencegah terulangnya insiden pohon tumbang yang membahayakan pengguna jalan dilakukan melalui kegiatan bakti bersama di Dusun Sagu (Kalimeja), Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Kecamatan Wasile Timur dan Kecamatan Wasile, personel Polsek Wasile, Koramil 1505-02/Wasile, PLN Unit Subaim dan Maba, pemerintah desa, masyarakat Desa Sidomulyo dan Desa Rawamangun, serta mendapat dukungan dari Gimalaha Lolobata dan Kapita Roni Wasile.
Bakti bersama yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 18.00 WIT itu difokuskan pada penanganan pohon-pohon yang dinilai rawan tumbang sekaligus membersihkan lingkungan di sekitar Dusun Sagu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam suasana gotong royong, warga bersama pemerintah, TNI-Polri, PLN dan unsur adat bahu-membahu menyingkirkan pohon serta material yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Sejumlah pengguna jalan yang melintas bahkan turut berhenti dan membantu proses pembersihan. Keterlibatan spontan tersebut memperkuat semangat gotong royong dalam menciptakan kawasan yang lebih aman bagi masyarakat.
Selama proses pemotongan dan pembersihan pohon berlangsung, personel TNI-Polri melakukan pengamanan sekaligus pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi. Kendaraan yang melintas diarahkan secara bergantian, terutama ketika proses penebangan dilakukan di sisi jalan.
Langkah pengamanan dilakukan mengingat sejumlah pohon yang ditangani berukuran cukup besar dan berada dekat dengan jalur yang masih digunakan masyarakat. Hal itu untuk mencegah kecelakaan selama proses pemotongan maupun pembersihan berlangsung.
Kegiatan tersebut dilakukan menyusul insiden beberapa waktu lalu ketika sebuah kendaraan roda empat tertimpa pohon di kawasan Dusun Sagu. Peristiwa itu menjadi perhatian bersama dan mendorong berbagai pihak mengambil langkah pencegahan terhadap pohon-pohon yang berpotensi membahayakan.
Camat Wasile Timur, Malawat Soar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan gotong royong lintas pihak dalam menjaga keselamatan masyarakat.
«“Ini bentuk kepedulian dan gotong royong bersama. Kita tidak ingin kejadian pohon tumbang yang menimpa kendaraan beberapa waktu lalu kembali terjadi. Karena itu, penanganan dan pembersihan sejak dini penting dilakukan untuk keselamatan masyarakat,” ujarnya.»
Malawat mengapresiasi keterlibatan pemerintah desa, masyarakat Desa Sidomulyo dan Desa Rawamangun, TNI-Polri, PLN, Gimalaha Lolobata, Kapita Roni Wasile, hingga pengguna jalan yang ikut membantu secara langsung.
Menurutnya, keselamatan pengguna jalan dan kebersihan lingkungan membutuhkan kepedulian bersama. Karena itu, koordinasi lintas unsur dinilai penting agar potensi bahaya dapat ditangani sebelum menimbulkan korban maupun kerugian.
Sementara itu, Danramil 1505-02/Wasile, Kapten Inf Budi Hartono, menilai kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat pohon tumbang.
«“Pohon yang sudah berpotensi membahayakan harus ditangani sejak awal. Jangan menunggu sampai terjadi korban atau kerusakan baru kita bergerak. Ini bagian dari kepedulian kita terhadap keselamatan masyarakat,” katanya.»
Budi juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dari dua desa, unsur adat, pengguna jalan, serta seluruh pihak yang ikut membantu proses pembersihan.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, PLN, pemerintah desa, unsur adat dan masyarakat dapat terus dipertahankan, khususnya dalam mengantisipasi berbagai potensi yang dapat membahayakan keselamatan warga.
Di tengah kegiatan tersebut, PLN Unit Subaim dan Maba turut berada di lokasi sejak pagi hingga sore untuk memastikan proses penanganan pohon tidak membahayakan jaringan listrik yang berada di sekitar kawasan.
Petugas PLN melakukan pengamanan terhadap kabel dan jaringan listrik yang berada di sekitar pohon. Pada sejumlah titik, jaringan diamankan dan dilepaskan sementara guna mencegah kabel tertimpa pohon atau mengalami kerusakan saat proses penebangan berlangsung.
Petugas PLN Subaim, Mursalin, menyampaikan bahwa proses tersebut berpotensi menyebabkan pemadaman listrik sementara di sejumlah wilayah Kecamatan Wasile Timur.
Pemadaman dilakukan sebagai langkah pengamanan agar penanganan pohon yang berada di sekitar jaringan listrik dapat berlangsung dengan aman, baik bagi petugas, masyarakat maupun jaringan kelistrikan.
Hal senada disampaikan Manager PLN Maba, Fahrurrazy Tohepaly. Ia meminta masyarakat bersabar karena proses penanganan jaringan masih berlangsung.
«“Kami berharap masyarakat dapat bersabar karena sementara ini proses perbaikan sedang dilakukan. Kami juga tetap berusaha dan memastikan kenyamanan masyarakat. Kurang lebih listrik diperkirakan akan menyala sekitar pukul 20.00 WIT malam ini,” ujarnya.»
Fahrurrazy menjelaskan, PLN terus melakukan penanganan di lapangan untuk memastikan kondisi jaringan kembali aman sebelum aliran listrik dinormalkan.
Ia menegaskan, apabila terjadi pemadaman sementara, hal tersebut merupakan bagian dari langkah pengamanan untuk melindungi petugas dan masyarakat sekaligus mencegah kerusakan jaringan selama proses penanganan berlangsung.
PLN juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan tidak mendekati lokasi selama proses penebangan dan pembersihan masih dilakukan.
Kegiatan pembersihan di Dusun Sagu (Kalimeja) menjadi gambaran nyata kolaborasi berbagai unsur dalam menjaga keselamatan masyarakat.
Pemerintah kecamatan, TNI-Polri, PLN, pemerintah desa, masyarakat Desa Sidomulyo dan Desa Rawamangun, Gimalaha Lolobata, Kapita Roni Wasile, serta pengguna jalan bersama-sama mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Selain mengurangi potensi pohon tumbang, pembersihan lingkungan diharapkan dapat menciptakan kawasan yang lebih tertata, bersih dan aman bagi masyarakat.
Kolaborasi lintas unsur tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kali ini, tetapi dapat terus berlanjut melalui langkah-langkah pencegahan terhadap berbagai potensi bahaya di ruang publik.
Dengan penanganan sejak dini dan kepedulian bersama, risiko pohon tumbang di kawasan Dusun Sagu (Kalimeja) diharapkan dapat ditekan. Keselamatan masyarakat dan pengguna jalan serta keamanan jaringan listrik menjadi tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh pihak.











































