Potret Cokaiba dalam Bingkai Fagogoru, Mengakar pada Tradisi dan Bertumbuh Menjadi Peradaban

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buli, Detikharianpos.com — Upaya merawat sejarah dan kebudayaan masyarakat Fagogoru terus dilakukan melalui ruang-ruang dialog yang melibatkan generasi muda. Salah satunya melalui FastCokaiba Buli Islam yang dirangkaikan dengan Bacarita Sejarah Cokaiba, Rabu, 19 Agustus 2026.

Kegiatan yang digagas Karang Taruna Buli Karya bersama Karang Taruna Teluk Buli tersebut mengangkat tema “Potret Cokaiba dalam Bingkai Fagogoru: Mengakar pada Tradisi, Bertumbuh Menjadi Peradaban.”

Kegiatan ini menjadi momentum untuk kembali menggali sejarah, nilai budaya, serta identitas masyarakat Fagogoru di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat.

Bagi masyarakat Fagogoru, tradisi Cokaiba memiliki keterkaitan dengan perjalanan sejarah dan kebudayaan yang diwariskan secara turun-temurun. Karena itu, Cokaiba dinilai tidak cukup dipahami sebatas simbol atau pertunjukan budaya, tetapi perlu ditempatkan dalam konteks sejarah dan nilai yang melatarbelakanginya.

Dalam Bacarita Sejarah Cokaiba, dua pemateri dihadirkan untuk mengupas Cokaiba dari perspektif sejarah, budaya, dan spiritualitas.

Abdul Samad Addin membawakan materi “Cokaiba: Perjalanan Spiritual Berbasis Budaya”. Sementara Julfian Hi. Usman menyampaikan materi “Menelusuri Jejak Leluhur: Memaknai Nilai dan Meneguhkan Identitas.”

Abdul Samad mengajak peserta melihat Cokaiba sebagai bagian dari perjalanan panjang masyarakat Fagogoru. Menurutnya, kebudayaan tidak lahir secara tiba-tiba, tetapi terbentuk melalui pengalaman, keyakinan, serta perjalanan masyarakat dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Sementara itu, Julfian mengajak peserta menelusuri sejumlah catatan sejarah tentang masyarakat Fagogoru, termasuk catatan bangsa Eropa yang pada masa lalu menggambarkan masyarakat Fagogoru dari sudut pandang mereka.

Catatan tersebut kemudian menjadi bahan refleksi mengenai bagaimana sejarah ditulis dan bagaimana masyarakat lokal perlu memiliki ruang untuk menceritakan sejarah serta identitasnya berdasarkan pengetahuan dan warisan leluhur.

Pembahasan juga mengangkat narasi mengenai perjalanan Cokaiba yang dikaitkan dengan hubungan Kesultanan Tidore dan Kesultanan Cirebon. Jejak perjalanan tersebut disebut masih hidup dalam syair Bon Mayo, yang diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi.

Tradisi lisan tersebut menunjukkan bahwa sejarah masyarakat tidak hanya tersimpan dalam dokumen tertulis, tetapi juga dapat hidup melalui syair, cerita leluhur, ritual, simbol, dan berbagai bentuk kebudayaan.

Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa Cokaiba bukan sebutan untuk seluruh masyarakat Fagogoru. Cokaiba merujuk pada pasukan bertopeng yang menjadi bagian dari perjalanan sejarah dan kebudayaan Fagogoru.

Karena itu, Cokaiba dinilai tidak tepat jika hanya dipandang sebagai atraksi atau tontonan. Di dalamnya terdapat nilai sejarah, budaya, spiritualitas, serta identitas yang perlu dipahami oleh generasi muda.

Ketua Panitia FastCokaiba Buli Islam Vol. 1, Hizbullah I. Maneke, mengatakan pertemuan antara Maulid, Cokaiba, dan sejarah Fagogoru penting untuk terus dibicarakan, terutama di tengah perubahan sosial dan ekonomi yang terjadi di Halmahera Timur.

Menurut Hizbullah, agama dan kebudayaan tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus mampu menjadi sumber kesadaran masyarakat dalam menghadapi persoalan kehidupan.

«“Kita merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW karena kita mencintai beliau. Tetapi kecintaan itu jangan berhenti pada perayaan. Nabi datang membawa pesan pembebasan. Beliau berdiri bersama manusia yang tertindas, melawan kesewenang-wenangan dan mengembalikan martabat manusia,” ujar Hizbullah.»

Ia juga mengingatkan generasi muda Fagogoru agar tidak hanya mempertahankan bentuk Cokaiba, tetapi juga memahami nilai dan sejarah yang terkandung di balik tradisi tersebut.

READ  Dua Hari Jaringan Internet Telkomsel di Wasile Lumpuh, Warga Beralih ke Indosat

«“Jangan sampai kita lebih hafal jumlah nikel di tanah kita daripada sejarah tanah kita sendiri. Jangan sampai kita bangga karena Halmahera Timur dikenal dunia, tetapi kita sendiri tidak lagi mengenal siapa leluhur kita,” tegasnya.»

Pernyataan tersebut menjadi refleksi terhadap perubahan yang tengah berlangsung di Halmahera Timur. Perkembangan investasi dan industri, termasuk sektor pertambangan, membawa perubahan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Namun, perkembangan tersebut juga menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan ruang hidup, tanah, identitas, dan keberlanjutan budaya lokal.

Dalam konteks tersebut, Cokaiba tidak cukup hanya ditempatkan sebagai simbol masa lalu. Tradisi tersebut dapat menjadi ruang refleksi bagi generasi sekarang untuk memahami sejarah, memperkuat identitas, sekaligus menentukan arah masa depan.

Begitu pula peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Momentum tersebut tidak hanya dimaknai sebagai perayaan kelahiran Rasulullah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk kembali menghidupkan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

FastCokaiba Buli Islam Vol. 1 pada akhirnya menjadi ruang perjumpaan antara agama, sejarah, budaya, dan generasi muda.

Cokaiba bukan sekadar topeng. Ia merupakan bagian dari narasi perjalanan leluhur yang perlu terus dipelajari dan diwariskan.

Sementara Maulid bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai kenabian dalam kehidupan masyarakat.

Dari tradisi yang diwariskan, lahir kesadaran untuk menjaga identitas. Dari kesadaran itu, kebudayaan dapat terus tumbuh dan berkembang menjadi peradaban.

Related posts:

DPD NasDem Halmahera Timur Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus dan Rakerda Akhir Oktober 2026

Oktober 9, 2026
Maluku Utara

Panen Perdana Bawang Merah Bima Brebes, Pemkab Haltim dan BI Perkuat Pasar Hasil Pertanian

Oktober 8, 2026
Halmahera Timur

PERNYATAAN SIKAP BEM UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA MALUKU UTARA

Oktober 8, 2026
Halmahera Timur

Program Perlindungan Sosial Lansia Resmi Diluncurkan Pemkab Haltim

Oktober 7, 2026
Halmahera Timur

Kecelakaan Tambang dan Tanggung Jawab Pemerintah: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

Oktober 7, 2026
Maluku Utara

IKT dan DPC IPEKB Haltim Bagikan 1.000 Masker kepada Warga Kota Maba

Oktober 6, 2026
Halmahera Timur

IKT Halmahera Timur Bagikan Masker Gratis kepada Warga Kota Maba

Oktober 6, 2026
Halmahera Timur

Dukung Ketahanan Pangan, Pemdes Sidomulyo Tingkatkan Produksi Padi, Petani Terkendala Pupuk dan Mesi...

Oktober 5, 2026
Halmahera Timur

Koramil 1505-02 Apresiasi Ucapan HUT TNI ke-81 dari Polsek Wasile

Oktober 5, 2026
Halmahera Timur

Sekda Haltim Dorong IKB-Makayoa Jadikan Persaudaraan sebagai Kekuatan Organisasi

Oktober 4, 2026
Halmahera Timur

PB IKT Haltim Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Ardiansyah Majid sebagai Ketua IKB Makayoa

Oktober 4, 2026
Halmahera Timur

Disnakertrans Sebut Kasus Farid Selesai, Farid Masih Pertanyakan Prosesnya

Oktober 4, 2026
Halmahera Timur

Jaga Lumbung Pangan Maluku Utara, Petani Subaim Minta Perhatian Serius dan Dukungan Pemda

Oktober 3, 2026
Halmahera Timur

Disnakertrans Haltim Klarifikasi Kasus Farid, Hak Pekerja Disebut Telah Dibayarkan

Oktober 3, 2026
Maluku Utara

Kemarau Panjang Picu Krisis Air di Sejumlah Wilayah Haltim, Fagogoru Institute Bersuara

September 30, 2026
Halmahera Timur

SMUK Desak ESDM Evaluasi PT ANI, Soroti Persoalan Andalalin

September 30, 2026
Maluku Utara

SMUK Desak Kapolri Evaluasi Kapolda Maluku Utara Terkait Penanganan Kecelakaan Maut PT.ANI

September 30, 2026
Halmahera Timur

Musdes RKPDes 2027 di Wasile Timur Bahas Program Prioritas Desa

September 30, 2026
Halmahera Timur

Jalan Lolobata–Foly Dinilai Bantu Mobilitas Warga, Karang Taruna Beri Apresiasi

September 30, 2026
Halmahera Timur

Bupati Halmahera Timur Dukung Gerakan Tanam Padi PM-AAS di Wasile

September 30, 2026
Halmahera Timur

Asap Kembali Selimuti Wasile Timur, Warga Diimbau Waspada saat berkendara dan Gunakan Masker

September 29, 2026
Halmahera Timur

Kecelakaan Maut Libatkan Kendaraan Operasional PT ANI, Solidaritas Mahasiswa Desak Pengusutan Menyel...

September 29, 2026
Halmahera Timur

Sungai Opyang Tercemar Sampah, Warga Dorong Pemerintah Lakukan Penanganan Berkelanjutan

September 29, 2026
Halmahera Timur

Serap Aspirasi Warga Cemara Jaya, Wawan Sahbudin Serahkan Hasil Reses 2025 dan Tampung Usulan Baru 2...

September 28, 2026
Halmahera Timur

Pengaduan PT MRI Tak Kunjung Jelas, Farid Soroti Sikap Nakertrans dan Diamnya Pemda

September 28, 2026
Halmahera Timur

Fajri Barakati Sampaikan Selamat atas Terpilihnya Fahmi Abukasim sebagai Ketua PB IKT Pulau Morotai

September 27, 2026
Maluku Utara

Tindak Lanjut Pengaduan terhadap PT MRI Dipertanyakan, Farid Minta Perhatian Pemkab Haltim

September 27, 2026
Maluku Utara

Penyaluran Air Bersih di Dua Desa Libatkan Perusahaan dan Sejumlah Pihak

September 27, 2026
Halmahera Timur

Kabid BPKAD Haltim Beri Klarifikasi Soal Polemik Air Asrama Mahasiswa

September 26, 2026
Maluku Utara

SeOPMI Haltim Kecam Respons Kabid BPKAD soal Kondisi Asrama Mahasiswa

September 26, 2026
Maluku Utara

Persada Cup I Berakhir Meriah, Sportivitas dan Persaudaraan Warnai Laga Final

September 25, 2026
Halmahera Timur

PM Kesultanan Tidore: Klaim Lahan Sagu "Kalimeja" Harus Didasarkan pada Alas Hak yang Jelas

September 23, 2026
Halmahera Timur

Sultan Tidore Kukuhkan Majida Fabanyo dan Seluruh Pengurus IKT Haltim Periode 2026–2030

September 23, 2026
Halmahera Timur

BPD Terpilih se-Kecamatan Wasile Timur Ikuti Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas

September 23, 2026
Halmahera Timur

Pj Kades Cemara Jaya Apresiasi Peran Aktif Pemuda dan Masyarakat

September 22, 2026
Halmahera Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPD NasDem Halmahera Timur Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus dan Rakerda Akhir Oktober 2026
Panen Perdana Bawang Merah Bima Brebes, Pemkab Haltim dan BI Perkuat Pasar Hasil Pertanian
PERNYATAAN SIKAP BEM UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA MALUKU UTARA
Program Perlindungan Sosial Lansia Resmi Diluncurkan Pemkab Haltim
Kecelakaan Tambang dan Tanggung Jawab Pemerintah: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
IKT dan DPC IPEKB Haltim Bagikan 1.000 Masker kepada Warga Kota Maba
IKT Halmahera Timur Bagikan Masker Gratis kepada Warga Kota Maba
Dukung Ketahanan Pangan, Pemdes Sidomulyo Tingkatkan Produksi Padi, Petani Terkendala Pupuk dan Mesin

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:41 WIT

DPD NasDem Halmahera Timur Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus dan Rakerda Akhir Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIT

Panen Perdana Bawang Merah Bima Brebes, Pemkab Haltim dan BI Perkuat Pasar Hasil Pertanian

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:41 WIT

PERNYATAAN SIKAP BEM UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA MALUKU UTARA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:10 WIT

Program Perlindungan Sosial Lansia Resmi Diluncurkan Pemkab Haltim

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:31 WIT

Kecelakaan Tambang dan Tanggung Jawab Pemerintah: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!