Karyawan PT MRI Keluhkan PHK Sepihak, Pengawasan Rakentrans Haltim Dipertanyakan

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haltim, Detikharianpos.com — Salah satu karyawan PT MRI, subkontraktor Arumba, Moh Farid Ibrahim, mengeluhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang disebut dilakukan secara sepihak. Farid juga mempertanyakan kejelasan kontrak kerja serta pengawasan Dinas Rakentrans Kabupaten Halmahera Timur terhadap perusahaan tersebut.

Menurut Farid, dirinya tidak merasa puas dengan keputusan PHK yang diterimanya karena tidak disertai surat kontrak kerja yang jelas. Ia menilai, persoalan tersebut seharusnya mendapat perhatian serius dari instansi pemerintah yang memiliki kewenangan di bidang ketenagakerjaan.

Persoalan itu sebelumnya telah dibawa ke Dinas Rakentrans Kabupaten Halmahera Timur untuk dimediasi. Namun, Farid menyebut pihak PT MRI tidak hadir dalam proses mediasi tersebut.

“Masalah ini sudah dimediasi di Dinas Rakentrans Halmahera Timur, tetapi dari pihak MRI tidak berkenan hadir. Sampai sekarang juga belum ada kejelasan,” ujar Farid.

Farid mengatakan, setelah persoalan tersebut disampaikan, Dinas Rakentrans Halmahera Timur disebut berencana melakukan peninjauan langsung ke site PT MRI.

Menurutnya, peninjauan tersebut penting untuk memastikan kondisi ketenagakerjaan di lapangan, termasuk status pekerja, kontrak kerja, jumlah tenaga kerja serta persoalan yang dialami karyawan.

Namun, hingga kini Farid mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai tindak lanjut rencana tersebut.

Ia mempertanyakan sejauh mana pengawasan Dinas Rakentrans terhadap perusahaan yang beroperasi di wilayah Halmahera Timur, terutama ketika persoalan tenaga kerja sudah dilaporkan dan telah masuk dalam proses mediasi.

Selain persoalan PHK, Farid juga menyoroti data jumlah tenaga kerja PT MRI yang dilaporkan kepada instansi terkait.

Ia menyebut, jumlah tenaga kerja yang dilaporkan pihak perusahaan disebut hanya sekitar 100 orang lebih. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, jumlah pekerja yang berada di lapangan diperkirakan mencapai sekitar 300 orang.

Perbedaan jumlah tersebut dinilai perlu diverifikasi secara langsung oleh pemerintah agar diketahui data tenaga kerja yang sebenarnya.

Farid juga menyampaikan adanya informasi mengenai tenaga kerja asing di lokasi site PT MRI. Ia meminta instansi terkait melakukan pemeriksaan terhadap status dan kelengkapan administrasi seluruh tenaga kerja yang berada di lokasi tersebut.

Persoalan lain yang menjadi perhatian Farid adalah dugaan adanya sejumlah pekerja yang tidak memiliki kontrak kerja yang jelas.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu diperiksa oleh Dinas Rakentrans karena menyangkut kepastian status dan hak pekerja.

“Banyak karyawan yang tidak memiliki kontrak yang tidak diketahui oleh dinas terkait,” katanya.

Farid berharap pemerintah tidak hanya melakukan mediasi, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya dan melakukan pendataan tenaga kerja secara menyeluruh.

Karena belum adanya kejelasan penyelesaian di tingkat kabupaten, Farid secara pribadi meminta agar persoalan tersebut dapat dilimpahkan atau dikoordinasikan dengan Rakentrans Provinsi Maluku Utara.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar persoalan ketenagakerjaan di PT MRI dapat ditangani secara lebih objektif, terutama terkait PHK, kontrak kerja, jumlah tenaga kerja dan informasi mengenai tenaga kerja asing.

“Saya secara pribadi meminta agar masalah ini dilimpahkan ke Rakentrans Provinsi,” tegas Farid.

READ  Musdes RKPDes 2027 di Wasile Timur Bahas Program Prioritas Desa

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret sehingga persoalan yang dialami pekerja tidak berlarut-larut dan hak-hak tenaga kerja dapat memperoleh kepastian.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT MRI belum memberikan klarifikasi terkait keluhan PHK sepihak, kontrak kerja, jumlah tenaga kerja maupun informasi mengenai tenaga kerja asing di lokasi site.

Sementara itu, Dinas Rakentrans Kabupaten Halmahera Timur juga masih dinantikan penjelasannya terkait hasil mediasi, ketidakhadiran pihak perusahaan serta rencana peninjauan langsung ke site PT MRI.

Klarifikasi dari kedua pihak diperlukan agar persoalan tersebut dapat diketahui secara utuh dan pemberitaan tetap berimbang.

Related posts:

DPD NasDem Halmahera Timur Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus dan Rakerda Akhir Oktober 2026

Oktober 9, 2026
Maluku Utara

Panen Perdana Bawang Merah Bima Brebes, Pemkab Haltim dan BI Perkuat Pasar Hasil Pertanian

Oktober 8, 2026
Halmahera Timur

PERNYATAAN SIKAP BEM UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA MALUKU UTARA

Oktober 8, 2026
Halmahera Timur

Program Perlindungan Sosial Lansia Resmi Diluncurkan Pemkab Haltim

Oktober 7, 2026
Halmahera Timur

Kecelakaan Tambang dan Tanggung Jawab Pemerintah: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

Oktober 7, 2026
Maluku Utara

IKT dan DPC IPEKB Haltim Bagikan 1.000 Masker kepada Warga Kota Maba

Oktober 6, 2026
Halmahera Timur

IKT Halmahera Timur Bagikan Masker Gratis kepada Warga Kota Maba

Oktober 6, 2026
Halmahera Timur

Dukung Ketahanan Pangan, Pemdes Sidomulyo Tingkatkan Produksi Padi, Petani Terkendala Pupuk dan Mesi...

Oktober 5, 2026
Halmahera Timur

Koramil 1505-02 Apresiasi Ucapan HUT TNI ke-81 dari Polsek Wasile

Oktober 5, 2026
Halmahera Timur

Sekda Haltim Dorong IKB-Makayoa Jadikan Persaudaraan sebagai Kekuatan Organisasi

Oktober 4, 2026
Halmahera Timur

PB IKT Haltim Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Ardiansyah Majid sebagai Ketua IKB Makayoa

Oktober 4, 2026
Halmahera Timur

Disnakertrans Sebut Kasus Farid Selesai, Farid Masih Pertanyakan Prosesnya

Oktober 4, 2026
Halmahera Timur

Jaga Lumbung Pangan Maluku Utara, Petani Subaim Minta Perhatian Serius dan Dukungan Pemda

Oktober 3, 2026
Halmahera Timur

Disnakertrans Haltim Klarifikasi Kasus Farid, Hak Pekerja Disebut Telah Dibayarkan

Oktober 3, 2026
Maluku Utara

Kemarau Panjang Picu Krisis Air di Sejumlah Wilayah Haltim, Fagogoru Institute Bersuara

September 30, 2026
Halmahera Timur

SMUK Desak ESDM Evaluasi PT ANI, Soroti Persoalan Andalalin

September 30, 2026
Maluku Utara

SMUK Desak Kapolri Evaluasi Kapolda Maluku Utara Terkait Penanganan Kecelakaan Maut PT.ANI

September 30, 2026
Halmahera Timur

Musdes RKPDes 2027 di Wasile Timur Bahas Program Prioritas Desa

September 30, 2026
Halmahera Timur

Jalan Lolobata–Foly Dinilai Bantu Mobilitas Warga, Karang Taruna Beri Apresiasi

September 30, 2026
Halmahera Timur

Bupati Halmahera Timur Dukung Gerakan Tanam Padi PM-AAS di Wasile

September 30, 2026
Halmahera Timur

Asap Kembali Selimuti Wasile Timur, Warga Diimbau Waspada saat berkendara dan Gunakan Masker

September 29, 2026
Halmahera Timur

Kecelakaan Maut Libatkan Kendaraan Operasional PT ANI, Solidaritas Mahasiswa Desak Pengusutan Menyel...

September 29, 2026
Halmahera Timur

Sungai Opyang Tercemar Sampah, Warga Dorong Pemerintah Lakukan Penanganan Berkelanjutan

September 29, 2026
Halmahera Timur

Serap Aspirasi Warga Cemara Jaya, Wawan Sahbudin Serahkan Hasil Reses 2025 dan Tampung Usulan Baru 2...

September 28, 2026
Halmahera Timur

Pengaduan PT MRI Tak Kunjung Jelas, Farid Soroti Sikap Nakertrans dan Diamnya Pemda

September 28, 2026
Halmahera Timur

Fajri Barakati Sampaikan Selamat atas Terpilihnya Fahmi Abukasim sebagai Ketua PB IKT Pulau Morotai

September 27, 2026
Maluku Utara

Tindak Lanjut Pengaduan terhadap PT MRI Dipertanyakan, Farid Minta Perhatian Pemkab Haltim

September 27, 2026
Maluku Utara

Penyaluran Air Bersih di Dua Desa Libatkan Perusahaan dan Sejumlah Pihak

September 27, 2026
Halmahera Timur

Kabid BPKAD Haltim Beri Klarifikasi Soal Polemik Air Asrama Mahasiswa

September 26, 2026
Maluku Utara

SeOPMI Haltim Kecam Respons Kabid BPKAD soal Kondisi Asrama Mahasiswa

September 26, 2026
Maluku Utara

Persada Cup I Berakhir Meriah, Sportivitas dan Persaudaraan Warnai Laga Final

September 25, 2026
Halmahera Timur

PM Kesultanan Tidore: Klaim Lahan Sagu "Kalimeja" Harus Didasarkan pada Alas Hak yang Jelas

September 23, 2026
Halmahera Timur

Sultan Tidore Kukuhkan Majida Fabanyo dan Seluruh Pengurus IKT Haltim Periode 2026–2030

September 23, 2026
Halmahera Timur

BPD Terpilih se-Kecamatan Wasile Timur Ikuti Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas

September 23, 2026
Halmahera Timur

Pj Kades Cemara Jaya Apresiasi Peran Aktif Pemuda dan Masyarakat

September 22, 2026
Halmahera Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPD NasDem Halmahera Timur Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus dan Rakerda Akhir Oktober 2026
Panen Perdana Bawang Merah Bima Brebes, Pemkab Haltim dan BI Perkuat Pasar Hasil Pertanian
PERNYATAAN SIKAP BEM UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA MALUKU UTARA
Program Perlindungan Sosial Lansia Resmi Diluncurkan Pemkab Haltim
Kecelakaan Tambang dan Tanggung Jawab Pemerintah: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
IKT dan DPC IPEKB Haltim Bagikan 1.000 Masker kepada Warga Kota Maba
IKT Halmahera Timur Bagikan Masker Gratis kepada Warga Kota Maba
Dukung Ketahanan Pangan, Pemdes Sidomulyo Tingkatkan Produksi Padi, Petani Terkendala Pupuk dan Mesin

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:41 WIT

DPD NasDem Halmahera Timur Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus dan Rakerda Akhir Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIT

Panen Perdana Bawang Merah Bima Brebes, Pemkab Haltim dan BI Perkuat Pasar Hasil Pertanian

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:41 WIT

PERNYATAAN SIKAP BEM UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA MALUKU UTARA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:10 WIT

Program Perlindungan Sosial Lansia Resmi Diluncurkan Pemkab Haltim

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:31 WIT

Kecelakaan Tambang dan Tanggung Jawab Pemerintah: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!