Lem Bukan Makanan, Aibon–Fox Ikut “Dihabisi” Pelajar di Bobong

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taliabu, Detikharianpos.com – Fenomena penyalahgunaan lem di Bobong, Pulau Taliabu kian memprihatinkan. Temuan saat patroli Minggu malam (12/04/2026) mengungkap fakta bahwa lem tidak lagi sekadar alat perekat, tetapi mulai disalahgunakan oleh kalangan pelajar.

Sejumlah pelajar kedapatan mengonsumsi lem di wilayah Bobong. Jika sebelumnya lem aibon kerap menjadi sorotan, kini muncul “varian baru” yang tak kalah mengkhawatirkan, yakni lem merek Fox. Keduanya sejatinya digunakan untuk merekatkan benda, bukan untuk dihirup.

Ironisnya, lem yang seharusnya dipakai untuk menyambung kayu atau kertas, justru “berpindah fungsi” menjadi sesuatu yang membahayakan. Alih-alih merekatkan barang, lem malah “mengganggu” kondisi fisik dan mental penggunanya.

Temuan ini memperlihatkan bahwa penyalahgunaan lem di kalangan pelajar bukan lagi kejadian tunggal. Kondisi tersebut mulai mengarah pada kebiasaan yang berpotensi meluas jika tidak mendapat perhatian serius.

Fenomena ini menjadi alarm bagi masyarakat Bobong. Maraknya penyalahgunaan lem menunjukkan perlunya pengawasan lebih ketat, terutama dari orang tua terhadap aktivitas anak-anak di luar rumah.

Kurangnya perhatian dan kontrol dinilai membuka ruang bagi pelajar untuk mencoba hal-hal berisiko. Lem yang mudah didapat justru menjadi pilihan karena dianggap sepele, padahal efeknya berbahaya.

Selain berdampak pada kesehatan, kebiasaan ini juga berpotensi memicu perilaku menyimpang lainnya. Penyalahgunaan zat seperti lem kerap menjadi pintu masuk terhadap tindakan yang melanggar norma maupun hukum.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa persoalan lem bukan lagi hal kecil. Dibutuhkan perhatian serius dari semua pihak agar fungsi lem tetap pada tempatnya, merekatkan benda, bukan merusak generasi.

 

 

Penulis : Lidik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taliabu di Titik Balik 13 Tahun
DPRD Taliabu Soroti Polda Malut, Kasus Jalan Rabat Beton Rp16 Miliar Tak Jelas
Di Hadapan Akademisi UI, Bupati Sashabila Urai Tantangan dan Strategi Fiskal Taliabu
Pemda Taliabu Kebut Persiapan HUT ke-13, Ini Agenda Lengkapnya
Negara Kasih Gizi, Pelajar Pilih Lem: Aibon–Fox Ikut Jadi “Menu”
Patroli Cipkon Malam, Polisi Amankan Miras dan Pelajar Konsumsi Lem Fox
Seleksi Ketat, 289 Calon Paskibraka Taliabu Jalani Tes Online BPIP
Target Listrik 24 Jam, PLN Drop 200 Tiang di Samuya – Waikoka

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:43 WIT

Taliabu di Titik Balik 13 Tahun

Kamis, 16 April 2026 - 03:22 WIT

DPRD Taliabu Soroti Polda Malut, Kasus Jalan Rabat Beton Rp16 Miliar Tak Jelas

Rabu, 15 April 2026 - 15:47 WIT

Di Hadapan Akademisi UI, Bupati Sashabila Urai Tantangan dan Strategi Fiskal Taliabu

Selasa, 14 April 2026 - 05:44 WIT

Pemda Taliabu Kebut Persiapan HUT ke-13, Ini Agenda Lengkapnya

Senin, 13 April 2026 - 01:50 WIT

Negara Kasih Gizi, Pelajar Pilih Lem: Aibon–Fox Ikut Jadi “Menu”

Berita Terbaru