Rakorda Malut, DP3A-KB Taliabu Pacu Sinergi Transformasi Sosial

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taliabu, Detikharianpos.com – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3A-KB) memacu penguatan sinergi lintas sektor dalam mendorong transformasi sosial, khususnya pada upaya perlindungan perempuan dan anak dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) tingkat Provinsi Maluku Utara di Ternate, Selasa (07/04/2026).

Kepala Dinas P3A-KB Pulau Taliabu, Surati Kene, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan para pemangku kepentingan menjadi fondasi utama dalam menciptakan perubahan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurutnya, transformasi sosial tidak dapat dipisahkan dari upaya perlindungan perempuan dan anak yang saat ini menghadapi tantangan semakin kompleks. Oleh karena itu, penguatan koordinasi lintas sektor menjadi langkah strategis yang harus terus didorong.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan kejahatan kompleks dengan modus yang terus berkembang. Data yang terlapor kemungkinan hanya sebagian kecil dari kondisi sebenarnya,” ujar Surati.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data Simfoni Kementerian PPPA, tren laporan kasus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih terintegrasi dan kolaboratif.

“Penanganan tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi nyata dari berbagai pihak, mulai dari lembaga pendidikan, dunia usaha, hingga keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat,” jelasnya.

Meski demikian, sejumlah indikator pembangunan gender di Maluku Utara menunjukkan capaian positif. Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) tercatat sebesar 80,08 persen pada 2024, melampaui rata-rata nasional.

Selain itu, Indeks Ketimpangan Gender (IKG) mengalami penurunan dari 0,519 menjadi 0,508, serta angka perkawinan anak turun signifikan dari 13,09 persen pada 2021 menjadi 6,88 persen pada 2024.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa sinergi yang dibangun mulai memberikan hasil. Namun, upaya penguatan tetap harus dilakukan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui Rakorda ini, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin solid antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota guna memastikan transformasi sosial berjalan seiring dengan meningkatnya perlindungan perempuan dan anak.

“DP3A-KB Pulau Taliabu akan terus mendorong program-program inovatif agar tren positif ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun 2026 dan seterusnya,” tutup Surati.

Penulis : Lidik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taliabu di Titik Balik 13 Tahun
DPRD Taliabu Soroti Polda Malut, Kasus Jalan Rabat Beton Rp16 Miliar Tak Jelas
Di Hadapan Akademisi UI, Bupati Sashabila Urai Tantangan dan Strategi Fiskal Taliabu
Pemda Taliabu Kebut Persiapan HUT ke-13, Ini Agenda Lengkapnya
Lem Bukan Makanan, Aibon–Fox Ikut “Dihabisi” Pelajar di Bobong
Patroli Cipkon Malam, Polisi Amankan Miras dan Pelajar Konsumsi Lem Fox
Seleksi Ketat, 289 Calon Paskibraka Taliabu Jalani Tes Online BPIP
Target Listrik 24 Jam, PLN Drop 200 Tiang di Samuya – Waikoka

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:43 WIT

Taliabu di Titik Balik 13 Tahun

Kamis, 16 April 2026 - 03:22 WIT

DPRD Taliabu Soroti Polda Malut, Kasus Jalan Rabat Beton Rp16 Miliar Tak Jelas

Rabu, 15 April 2026 - 15:47 WIT

Di Hadapan Akademisi UI, Bupati Sashabila Urai Tantangan dan Strategi Fiskal Taliabu

Selasa, 14 April 2026 - 05:44 WIT

Pemda Taliabu Kebut Persiapan HUT ke-13, Ini Agenda Lengkapnya

Senin, 13 April 2026 - 00:50 WIT

Lem Bukan Makanan, Aibon–Fox Ikut “Dihabisi” Pelajar di Bobong

Berita Terbaru

Maluku Utara

Gaungkan Integritas Tanpa Kompromi, LPP Ternate Lawan Pelanggaran

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:23 WIT