Halmahera timur, detikharianpos.com — Tim Emergency Response Group (ERG) PT ANTAM (Persero) Tbk. UBPN Maluku Utara bersama TNI, perusahaan dalam ANTAM Group, serta masyarakat berhasil memadamkan kebakaran lahan di area Tongata, Jalan KM 40, kawasan Desa Teluk Buli dan Buli Karya, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, Minggu (25/10/2026).
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.15 WIT tersebut melanda lahan yang berdekatan dengan permukiman warga. Menanggapi kejadian itu, tim ERG ANTAM Maluku Utara segera menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran beserta personel untuk mengendalikan penyebaran api.
Penanganan kebakaran turut mendapat dukungan dari Brigif 28 TP Barifola yang mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran. Sementara itu, PT Sumberdaya Arindo dan PT Feni Halmahera Timur, yang merupakan bagian dari ANTAM Group, menyediakan satu unit fuel truck untuk membantu proses pemadaman.
Tim Emergency Response Group (ERG) PT ANTAM (Persero) Tbk. UBPN Maluku Utara bersama TNI Memadamkan Kebakaran Lahan.
Sejumlah masyarakat dan pemuda dari Desa Teluk Buli serta Buli Karya juga ikut membantu upaya pemadaman. Kolaborasi berbagai pihak ini mendukung penanganan kebakaran, mengingat lokasi kejadian berada tidak jauh dari permukiman warga.
Setelah sekitar dua jam dilakukan upaya pemadaman, api berhasil dipadamkan pada pukul 14.15 WIT. Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum diketahui.
Health, Safety and Security Bureau Head PT ANTAM (Persero) Tbk. UBPN Maluku Utara, Ferry Barakati, mengatakan respons cepat dan koordinasi lintas pihak menjadi faktor penting dalam menangani kebakaran, terutama di kawasan yang berdekatan dengan permukiman warga.
“Respons cepat dari tim ERG ANTAM Maluku Utara dan koordinasi yang baik dengan para pemangku kepentingan sangat penting dalam penanganan kebakaran yang terjadi di wilayah Kecamatan Maba. Upaya pemadaman yang dilakukan tim ERG ANTAM Maluku Utara bersama para pemangku kepentingan patut diapresiasi karena mampu mengendalikan api dan mencegah dampak yang lebih luas,” ujar Ferry.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan Brigif 28 TP Barifola, perusahaan dalam ANTAM Group, serta masyarakat dan pemuda Desa Teluk Buli dan Buli Karya yang turut membantu proses pemadaman.
Menurut Ferry, kolaborasi dan koordinasi lintas pihak menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat. Dukungan personel dan sarana pemadam kebakaran diharapkan dapat membantu penanganan kejadian serupa secara cepat dan terkoordinasi guna meminimalkan risiko terhadap masyarakat dan lingkungan.
ANTAM Maluku Utara juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta berperan aktif menjaga keselamatan lingkungan sekitar.