Halmahera timur, detikharianpos.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur (Haltim), Ricky Chairul Ricfhat, mendorong Ikatan Keluarga Besar Makean-Kayoa (IKB-Makayoa) menjadikan persaudaraan sebagai kekuatan utama dalam menjalankan organisasi.
Pesan tersebut disampaikan Ricky saat menutup Musyawarah Besar (Mubes) IKB-Makayoa Kabupaten Halmahera Timur di Dusun Tabadoklo, Desa Dodaga, Minggu (4/10/2026).
Ricky mengatakan, keberadaan paguyuban tidak seharusnya hanya berorientasi pada kegiatan seremonial. Menurutnya, organisasi harus dibangun dengan niat yang baik atau Nawaitu, serta memiliki tujuan dan arah yang jelas.
“Paguyuban jangan dijadikan hanya sebagai kegiatan seremonial. Tetapi harus dimulai dengan Nawaitu, dengan niat yang baik. Dari niat yang baik itu kita membangun kebersamaan, memperkuat kekeluargaan, menjaga adat dan budaya, serta memberikan kontribusi bagi daerah,” ujar Ricky.
Menurutnya, persaudaraan menjadi modal penting bagi IKB-Makayoa dalam menjalankan berbagai program organisasi. Karena itu, nilai kekeluargaan harus terus dijaga agar organisasi tidak hanya aktif dalam kegiatan tertentu, tetapi mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan.
“Kalau Nawaitu kita baik, maka apa yang kita lakukan di dalam organisasi juga harus memberikan manfaat. Jangan sampai paguyuban hanya aktif ketika ada kegiatan seremonial,” katanya.
Ricky berharap pesan tersebut menjadi landasan bagi kepengurusan IKB-Makayoa yang baru. Ia menilai keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya dilihat dari banyaknya kegiatan, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada anggota, masyarakat, dan daerah.
Dalam Mubes tersebut, Ardiansyah Madjid terpilih sebagai Ketua Umum IKB-Makayoa Kabupaten Halmahera Timur periode 2026–2031.
Ricky menyampaikan ucapan selamat kepada Ardiansyah atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.
“Selamat kepada Ardiansyah yang terpilih sebagai Ketua Umum IKB-Makayoa Halmahera Timur. Semoga di bawah kepemimpinannya dapat menjalankan program kerja selama lima tahun ke depan dengan baik,” katanya.
Ardiansyah diketahui saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Timur.
Ricky mengatakan, IKB-Makayoa merupakan wadah kerukunan sekaligus organisasi kemasyarakatan yang menghimpun masyarakat Makean dan Kayoa di Kabupaten Halmahera Timur.
“IKB-Makayoa memiliki peran strategis dan multidimensi bagi pembangunan serta keharmonisan sosial di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Halmahera Timur,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan harapan Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub agar IKB-Makayoa dapat menyelaraskan program organisasi dengan kebijakan pemerintah daerah serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menyukseskan berbagai agenda pembangunan.
“Melalui sumber daya manusia yang dimiliki, IKB-Makayoa kerap memberikan masukan konstruktif bagi arah kebijakan dan kemajuan daerah. Selain itu, organisasi ini diharapkan terus merawat budaya dan identitas serta membangun kolaborasi dengan paguyuban lainnya di Halmahera Timur demi kemajuan daerah,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum IKB-Makayoa Halmahera Timur terpilih, Ardiansyah Madjid, menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Makean-Kayoa, mulai dari Sondo-Sindo hingga Jara-Jara, yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.
“Amanah memimpin IKB-Makayoa Halmahera Timur merupakan sebuah tanggung jawab besar sekaligus momentum strategis untuk merajut kebersamaan, memperkuat solidaritas, dan membawa perubahan nyata bagi organisasi,” kata Ardiansyah.
Ia mengatakan, konsolidasi internal dan penguatan struktur organisasi menjadi langkah penting agar IKB-Makayoa dapat berjalan efektif serta seluruh program kerja dapat dilaksanakan secara optimal.
“Untuk itu, konsolidasi internal dan penguatan struktur organisasi harus solid, dengan fokus pada prioritas program kerja,” ujarnya.
Ardiansyah juga mengingatkan pentingnya memegang teguh nilai-nilai yang menjadi identitas masyarakat Makean-Kayoa.
“Seperti moto Makayoa, Intub Maka Tanowan, Mhonas Maka Leleyan, dan Mot Maka Palihara yang menjadi identitas jati diri masyarakat Makean-Kayoa,” pungkasnya.
Mubes IKB-Makayoa tersebut mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Memperkuat Kekeluargaan Demi Makayoa yang Rukun dan Harmonis dalam Bingkai Makayoa Makatala.”










































