Wasile, detikharianpos.com — Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Timur periode 2024–2029, Muhammad Sahbudin Darmawan, S.IP., dari Fraksi Partai Garuda, kembali menyerap aspirasi masyarakat Desa Cemara Jaya, Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera Timur.
Kegiatan reses yang berlangsung di Desa Cemara Jaya pada Minggu (27/9/2026) tersebut tidak hanya menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan baru, tetapi juga diisi dengan penyerahan hasil permintaan masyarakat yang sebelumnya telah dihimpun melalui kegiatan reses tahun 2025.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Cemara Jaya Andi Yani, Bhabinkamtibmas setempat, masyarakat, tokoh agama, serta pemuda.
Muhammad Sahbudin Darmawan merupakan anggota DPRD Halmahera Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Wasile, Wasile Selatan, Wasile Timur, Wasile Tengah, dan Wasile Utara.
Dalam kegiatan tersebut, Sahbudin menyerahkan hasil dari permintaan masyarakat yang sebelumnya disampaikan dalam kegiatan reses tahun 2025.
Penyerahan itu merupakan bagian dari tindak lanjut terhadap aspirasi masyarakat yang telah dihimpun pada reses sebelumnya. Aspirasi yang disampaikan warga pada 2025 kemudian diproses hingga dapat dilakukan penyerahan pada 2026.
Penyerahan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan reses tahun 2026. Setelah itu, masyarakat kembali menyampaikan sejumlah kebutuhan dan usulan baru yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui DPRD Halmahera Timur.
Dalam reses tahun 2026, persoalan air bersih dan kekeringan menjadi salah satu perhatian utama masyarakat Desa Cemara Jaya.
Salah satu warga, Wanto, meminta agar persoalan tersebut diteruskan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur untuk mendapatkan perhatian dan penanganan.
Menurut Wanto, keterbatasan sumber air bersih menjadi persoalan yang dirasakan masyarakat, terutama ketika memasuki musim kemarau. Kondisi kekeringan juga dikhawatirkan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran di wilayah desa.
Karena itu, masyarakat berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi warga, khususnya saat musim kemarau.
Di tengah persoalan tersebut, warga bersama pemuda Desa Cemara Jaya menyampaikan adanya sumber mata air bersih yang telah ditemukan di wilayah desa.
Sumber mata air tersebut disebut berjarak sekitar satu kilometer dari jaringan induk air PAM yang tersedia di desa.
Masyarakat mengusulkan agar sumber mata air tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Untuk merealisasikan usulan itu, warga meminta dukungan penyediaan pipa agar sumber mata air dapat dialirkan dan dihubungkan dengan jaringan air bersih yang tersedia.
Masyarakat juga berharap sumber mata air tersebut dapat ditinjau secara teknis oleh pihak terkait guna mengetahui kelayakan serta kemungkinan pemanfaatannya untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Aspirasi di bidang pendidikan turut disampaikan pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Desa Cemara Jaya.
Pengelola PAUD mengusulkan pembangunan dua ruang kelas, satu ruang guru, serta satu ruang kepala sekolah.
Usulan tersebut disampaikan untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan sekaligus menunjang proses belajar mengajar anak-anak di Desa Cemara Jaya.
Masyarakat berharap kebutuhan fasilitas pendidikan tersebut dapat menjadi perhatian dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Selain bidang pendidikan, kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Cemara Jaya turut menyampaikan aspirasi.
PKK mengusulkan bantuan sebanyak 17 buah jas lengkap serta sejumlah perlengkapan lainnya yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan organisasi dan aktivitas PKK di desa.
Usulan tersebut dicatat sebagai salah satu aspirasi masyarakat untuk selanjutnya diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku.
Aspirasi lainnya datang dari ibu-ibu Majelis Taklim Desa Cemara Jaya.
Mereka menyampaikan kebutuhan perlengkapan untuk menunjang kegiatan keagamaan dan aktivitas Majelis Taklim di desa.
Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam pertemuan tersebut kemudian diterima dan dicatat sebagai bahan untuk diperjuangkan melalui DPRD Halmahera Timur.
Kepala Desa Cemara Jaya, Andi Yani, turut memberikan dukungan terhadap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses tersebut.
Dukungan itu terutama diberikan terhadap aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, seperti air bersih, fasilitas pendidikan, serta kebutuhan kelompok masyarakat di Desa Cemara Jaya.
Menurutnya, aspirasi yang disampaikan warga merupakan kebutuhan nyata masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian dalam proses pembangunan.
Ia berharap berbagai usulan tersebut dapat diperjuangkan melalui DPRD Halmahera Timur dan ditindaklanjuti Pemerintah Daerah sesuai kewenangan serta kemampuan anggaran yang tersedia.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Muhammad Sahbudin Darmawan menyatakan siap memperjuangkan kebutuhan masyarakat Desa Cemara Jaya melalui mekanisme yang berlaku di DPRD.
Ia mengatakan seluruh usulan yang disampaikan masyarakat akan dibawa dalam pembahasan di DPRD dan dimasukkan dalam agenda rapat paripurna yang dijadwalkan pada Rabu mendatang.
«“Di hari Rabu besok kami akan memasukkan semua usulan di rapat paripurna,” ujar Muhammad Sahbudin.»
Ia menegaskan, aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan reses akan menjadi bahan perjuangan sesuai kewenangan DPRD dan mekanisme pembahasan yang berlaku.
Aspirasi tersebut meliputi persoalan air bersih dan kekeringan, pemanfaatan sumber mata air, pembangunan fasilitas PAUD, kebutuhan PKK, serta perlengkapan Majelis Taklim.
Kegiatan tersebut memperlihatkan kesinambungan antara aspirasi masyarakat yang disampaikan pada reses tahun 2025 dengan aspirasi baru yang dihimpun pada tahun 2026.
Aspirasi yang sebelumnya disampaikan masyarakat pada reses 2025 telah ditindaklanjuti melalui penyerahan pada tahun 2026. Pada kegiatan yang sama, masyarakat kembali menyampaikan sejumlah kebutuhan baru untuk menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan berikutnya.
Masyarakat berharap pola tersebut terus berlanjut sehingga aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan reses tidak hanya tercatat, tetapi juga memperoleh tindak lanjut sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.
Khusus persoalan air bersih, warga berharap sumber mata air yang ditemukan masyarakat dan pemuda dapat segera ditinjau secara teknis. Apabila dinilai layak, warga berharap pemerintah dapat mendukung pembangunan jaringan pipa untuk mengalirkan air ke permukiman.
Sementara itu, kebutuhan fasilitas PAUD, dukungan terhadap PKK, serta perlengkapan Majelis Taklim juga diharapkan dapat menjadi perhatian dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Kegiatan reses tersebut menjadi salah satu ruang bagi masyarakat Desa Cemara Jaya untuk menyampaikan secara langsung persoalan dan kebutuhan mereka kepada wakilnya di DPRD Halmahera Timur.
Dengan dukungan pemerintah desa dan masyarakat, berbagai aspirasi tersebut diharapkan dapat diperjuangkan di tingkat DPRD serta memperoleh tindak lanjut dari Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.









































