Jakarta, detikharianpos.com — Angkatan Muda Adonara Jakarta (AMA Jakarta) mendesak Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memastikan kasus dugaan pembunuhan terhadap Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai diusut secara tuntas, transparan, dan profesional.
Anggota Polri asal Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), tersebut dilaporkan meninggal dunia di lingkungan Markas Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.
Humas AMA Jakarta, Petrys Atulolon, menilai kasus tersebut tidak boleh diperlakukan semata-mata sebagai persoalan internal kepolisian. Menurutnya, dugaan tindak pidana yang melibatkan anggota Polri harus diusut secara objektif agar seluruh fakta terungkap dan pihak yang terbukti bersalah diproses sesuai hukum.
Petrys mengatakan, penanganan perkara ini menjadi ujian bagi komitmen Kapolri dalam menegakkan hukum tanpa diskriminasi, termasuk ketika dugaan tindak pidana melibatkan personel di lingkungan institusinya sendiri.
“Kasus ini tidak boleh berhenti pada penahanan seorang tersangka. Publik membutuhkan kejelasan mengenai kronologi, motif, dan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. Kapolri harus memastikan seluruh fakta diungkap berdasarkan alat bukti yang sah dan setiap pihak yang terbukti terlibat diproses sesuai hukum,” kata Petrys.
Ia meminta penyidik mendalami seluruh rangkaian kejadian, memeriksa saksi-saksi yang relevan, serta mengkaji bukti forensik dan petunjuk lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Jika ditemukan bukti yang mengarah pada keterlibatan pihak lain, AMA Jakarta mendesak agar penyidikan dikembangkan sesuai ketentuan hukum tanpa membedakan pangkat, jabatan, maupun hubungan kedinasan.
“Yang harus dijawab bukan hanya siapa yang diduga melakukan perbuatan tersebut, melainkan juga bagaimana peristiwa itu terjadi, apa yang melatarbelakanginya, dan apakah ada pihak lain yang perlu dimintai pertanggungjawaban. Semua harus diperiksa berdasarkan bukti. Jangan ada fakta yang diabaikan dan jangan ada pihak yang dilindungi karena kedudukannya,” ujarnya.
Petrys juga menegaskan bahwa solidaritas korps tidak boleh dijadikan alasan untuk mengurangi pertanggungjawaban hukum. Menurutnya, menjaga nama baik institusi kepolisian harus diwujudkan melalui penegakan hukum yang terbuka, objektif, dan akuntabel.
“Tidak boleh ada standar ganda dalam penegakan hukum. Polri memiliki mandat untuk menegakkan hukum, sehingga setiap anggotanya juga harus tunduk pada hukum yang sama. Solidaritas korps tidak boleh berubah menjadi tameng untuk menghindari pertanggungjawaban pidana,” tegasnya.
Selain mendesak pengusutan secara menyeluruh, AMA Jakarta meminta kepolisian menyampaikan perkembangan penanganan perkara kepada keluarga korban secara jelas dan layak. Keluarga Bharada Laurentius Valdo berhak mendapatkan informasi mengenai proses hukum yang berjalan.
AMA Jakarta juga menekankan pentingnya transparansi penyidikan dengan tetap menghormati hak-hak para pihak dan asas praduga tak bersalah.
Bagi organisasi tersebut, penanganan kasus ini menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Proses hukum yang profesional dan tidak memihak dinilai diperlukan untuk memastikan tidak ada pihak yang memperoleh perlakuan istimewa.
“Nyawa manusia tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan internal institusi. Kami mendesak agar kasus Bharada Laurentius Valdo diusut sampai tuntas, seluruh fakta diungkap, dan setiap pihak yang terbukti bersalah diproses sesuai hukum. Tidak boleh ada impunitas di tubuh Polri,” tutup Petrys.
AMA Jakarta berharap pengusutan kasus tersebut menjadi bukti nyata bahwa setiap orang, termasuk anggota kepolisian, memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.
Related posts:
Jokowi Sebut Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazah, Ray Rangkuti Pertanyakan Kejelasan Aktornya
Oktober 17, 2026Nasional
Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus Resmi Jabat Pangdam XXVIII/ Moloku Kie Raha, Tonggak Sejarah Baru TNI A...
Oktober 17, 2026Nasional
Wacana Alih Fungsi 12,7 Juta Hektare Hutan untuk Sawit Demi Biodiesel B50-B100 Picu Kekhawatiran
Oktober 16, 2026Nasional
Tiga Proyek Jalan Rp57 Miliar di Halsel Disorot, FORMAHSEL Desak KPK Periksa Kadis PUPR
Oktober 16, 2026Press Release
PP Formapas Desak KPK Periksa Sejumlah Kasus Dugaan Skandal Korupsi Ikut Menyeret Rizal Marsaoly
Oktober 10, 2026Nasional
Garda TTU Desak Kejati NTT Transparan soal Dugaan Gratifikasi di Pemda TTU
Oktober 9, 2026Nasional
Saat MK Putus Gugatan Ijazah Gibran, Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara
Oktober 7, 2026Nasional
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Gugatan PHPU Tak Dapat Diterima
Oktober 7, 2026Nasional
Kecelakaan Maut PT ANI, SMUK Desak ESDM Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Oktober 6, 2026Nasional
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Poin Penting bagi Pekerja
Oktober 6, 2026Nasional
HUT ke-81 TNI, Prabowo Tegaskan Prajurit Harus Selalu Bersama Rakyat
Oktober 5, 2026Nasional
Prabowo Lantik Wantimpres, Akademisi Asal Maluku Utara Margarito Kamis Masuk
Oktober 2, 2026Nasional
Putra Maluku Utara Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Dilantik Jadi Wamentan
Oktober 1, 2026Nasional
Polda NTT Uji Kembali Dugaan Penipuan Pembangunan Dapur MBG Maubesi
September 30, 2026Nasional
LPP-TIPIKOR RI Dorong Pengawasan Ketat Dana Transfer ke Daerah 2027
September 30, 2026Nasional
Rencana Pendidikan Gratis hingga PTN, Kebutuhan Anggaran Diperkirakan Rp393,7 Triliun
September 27, 2026Nasional
Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September Adalah Hoaks
September 24, 2026Nasional
Garda Soroti Anggaran Sewa Rumah Jabatan, Minta DPRD Malaka Perkuat Pengawasan
September 20, 2026Nasional
Pemkab Halteng Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Terbaik I Program 3 Juta Rumah
September 19, 2026Nasional
Prabowo Tanggapi Wacana Federalisme Maluku Utara: Minta Persoalan Pusat-Daerah Dilihat Objektif
September 19, 2026Nasional
AHY Tinjau Jalan Skory-Puay, Waktu Tempuh Pangkas Jadi 15 Menit
September 19, 2026Nasional
BMKG: Puncak Musim Kemarau Masih Berlangsung hingga Akhir Oktober 2026
September 18, 2026Nasional
Prabowo Ungkap Investasi Besar Akan Masuk Indonesia dalam Beberapa Pekan
September 17, 2026Nasional
Prabowo Dorong Pelaku Karhutla Dijerat ''Terorisme Ekologi''
September 16, 2026Nasional
Prestasi Nasional, Maluku Utara Raih Juara Layanan Investasi 2026
September 16, 2026Jakarta
TNI Kejar Kelompok Bersenjata Usai Aris Sanda Ditemukan Tewas di Jalur Wamena-Mbua
September 16, 2026Nasional
Belum Temui Titik Terang, Sherly Tjoanda Keluhkan Ke DPR Terkait Usulan Redistribusi dan Sertifikasi...
September 15, 2026Jakarta
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Prioritaskan APBN Kredibel
September 14, 2026Jakarta
SPI Desak RUU Reforma Agraria Benar-Benar Berpihak kepada Petani dan Rakyat
September 14, 2026Jakarta
Lima Jurnalis Dikabarkan Hilang Saat Liput Erupsi Anak Krakatau, IJEN Serukan Doa Keselamatan
September 14, 2026Nasional
Polisi Ungkap Identitas Dua Terduga Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya
September 12, 2026Nasional
Kasus Vila Loga Montana Ternate, Berlanjut Di Meja Podcast Syukur Mandar, Nurjaya Ceritakan Kronolog...
September 12, 2026Jakarta
Kasus Dugaan Perzinaan Oknum Polres Halteng hingga Perempuan Hamil, Keluarga Minta Kapolda Bertindak...
September 9, 2026Nasional
Bupati Ikram Tekankan Pengabdian Tenaga Kesehatan dalam Orasi Ilmiah Wisuda Universitas Tamalatea
September 5, 2026Nasional
Dukung Peningkatan SDM di Daerah, Bupati Halteng Ikram M. Sangadji Raih Penghargaan Mitra Individu T...
September 4, 2026Nasional
Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow