Kasus Vila Loga Montana Ternate, Berlanjut Di Meja Podcast Syukur Mandar, Nurjaya Ceritakan Kronologisnya.

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Detikharianpos.com – Anggota DPRD Kota Ternate, fraksi gerindra ibu Nurjaya Hi. Ibrahim menceritakan kembali Perihal polemik status lahan Villa Loga Montana yang terletak di atas danau Laguna, Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate Selatan, saat berada di sebuah podcast milik Syukur Mandar yang dikenal luas sebagai pengamat politik, pengamat kebijakan publik, dan juga sebagai seorang akademisi.

Kasus Vila Loga Montana sendiri, sebelumnya telah ramai diberitakan atas kasus kepemilikan yang diduga bermasalah dan belum mengantongi izin yang belum tuntas, dan masuk dalam area perlindungan lingkungan hidup.

Dalam isi podcast yang berdurasi kurang lebih 34.39 menit tersebut Nurjaya, membagikan ceritanya. Percakapan soal Loga Montana ini dimulai dari Bang Syukur Mandar yang menyampaikan bahwa dirinya mengundang Nurjaya karena dianggap punya keberanian.

“Saya sering dikirimkan berita-berita karena itu saya ingin mengkonfirmasi bahwa Ibu Nurjaya ini berhadapan dengan 29 Anggota DPRD Kota Ternate, dikeroyok semua fraksi dan perempuan lagi. Sebenarnya apa kejadian nya? Bisa diceritakan biar jelas.” ujar Bang Syukur dengana nada tanya

Menanggapi pertanyaan Bang Syukur Mandar, Nurjaya langsung menceritakan kronologisnya. Menurut Nurjaya, awalnya dia menyampaikan statemen ke salah satu media terkait vila Lago Montana di danau ngade.

Bang Syukur Mandar pun langsung merespon dengan menanyakan apa itu Lago Montana, ada mistis atau apa disana sehingga sangat menegangkan.?

Nurjaya mengatakan, Vila Lago Montana itu dibangun diatas sepadan danau ngade, dan sudah mendapatkan surat peringatan atau teguran pertama (SP1) dan peringatan kedua atau teguran kedua (SP2) dari Pemerintah Kota Ternate soal tata ruang.

“Saat itu media meminta tanggapan saya soal vila Lago Montana karena pembangunan masih terus dilanjutkan sampai selesai tapi tidak mendapatkan sanksi apapun. Saya menilai dia ini (pemilik) pasti punya kedekatan dengan pejabat, karena masih banyak masyarakat yang membangun di daaerah sepadan sungai itu tapi dilarang kecuali dia (pemilik),” ujarnya

Lanjut Nurjaya, setelah statemen itu naik di berita, dia langsung dihubungi dua oknum Anggota DPRD Kota Ternate dari Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) dan Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura) meminta jangan dulu di follow up ke media lagi karena ada arahan dari Ketua DPRD. “Jadi saya bilang Ooh begitu ya.? Dan akhirnya oknum itu mengarahkan saya untuk membahas di Jakarta di rumah makan engking dan di bahas tentang villa.

Oknum Anggota itu sampaikan kalau kita ikut arahan kita dapat tiket pergi-pulang (PP) Ternate-Jakarta dan saya tidak tau tiket itu dari siapa dan saat ditawarkan oleh oknum Anggota Dewan itu saya sampaikan untuk saya tidak mau dan saya bersikeras waktu pembahasan di meja makan,”cetus Nurjaya

Bang Syukur Mandar pun langsung merespon soal tiket pergi pulang itu. “Kalau ikut arahan agar tidak melarang atau membiarkan terus membangun Vila itu maka dapat tiket PP Ternate-Jakarta itu Rp7juta itu murah benar harganya Anggota DPRD,”celetuk Bang Syukur Mandar

Nurjaya pun lanjut menceritakan, setelah dirinya menolak menerima tawaran itu, mereka menyampaikan bahwa Nurjaya tidak akan bisa melawan Walikota dan Ketua DPRD tapi dirinya tidak mau ramai-ramai terlibat.

“Setelah itu saya keluar dari warung bersama dua Anggota Dewan juga di mobil grab. Saya menyampaikan kalimat canda menggunakan dialeg Ternate “mangkali sodapa kapa kong” atau mungkin sudah dapat itu, tapi saya tidak menyebutkan nama oknum, yang mendapatkan apa itu saya tidak sebutkan. Ternyata candaan bahasa itu disambungkan ke oknum yang bersikeras saat di meja makan itu. Jadi, itu yang dijadikan bahan untuk menuntut saya di Badan Kehormatan (BK) yang dilaporkan oleh Nurlela Syarif dengan alasan pencemaran nama baik karena menudu komisi menerima suap, padahal saya tidak pernah menyebutkan Komisi,”beber Nurjaya

READ  Prabowo Tanggapi Wacana Federalisme Maluku Utara: Minta Persoalan Pusat-Daerah Dilihat Objektif

Setelah dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK), lalu panggil dan disidangkan kurang lebih enam (6) kali. Yang periksa Anggota Dewan dan Saksi juga Anggota Dewan.

Bang Syukur Mandar kemudian menanyakan apakah restoran itu masih tetap jalan atau sudah beroperasi.? Sementara masyarakat di sekitar tidak bisa membangun. Nurjaya menjawab, Vila itu sudah selesai di bangun tetap jalan.

“Saya mau sampaikan ke Pak Presiden bahwa berantas Korupsi saya sudah laksanakan Pak. Saya mau mengembalikan hak rakyat karena banyak rakyat menderita,” pungkasnya

Diakhir pembicaraan itu Bang Syukur Mandar Memberikan apresiasi kepada Nurjaya, yang melakukan perlawanan seorang diri menghadapi 29 anggota DPRD bukan sekadar cerita tentang keberanian.

Ini menjadi pertanyaan serius tentang bagaimana suara masyarakat diperlakukan ketika berhadapan dengan kekuatan politik di lembaga yang seharusnya menjadi wakil rakyat.

Ketika satu suara harus berjuang melawan begitu banyak kepentingan, publik patut bertanya: siapa sebenarnya yang sedang diperjuangkan?

Demokrasi tidak boleh berhenti pada ruang sidang, rapat paripurna, atau hitung-hitungan suara mayoritas. Kekuasaan harus tetap diawasi, kritik harus diberi ruang, dan rakyat tidak boleh merasa sendirian ketika memperjuangkan haknya. Kisah Ibu Nurjaya menjadi pengingat bahwa keberanian rakyat untuk bersuara adalah bagian penting dari demokrasi.

Related posts:

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Dasco: Kado Terindah bagi Buruh

Oktober 19, 2026
Nasional

Kematian Bharada Laurentius Valdo Jadi Ujian Komitmen Kapolri, AMA Jakarta Desak Pengusutan Tuntas

Oktober 17, 2026
Nasional

Jokowi Sebut Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazah, Ray Rangkuti Pertanyakan Kejelasan Aktornya

Oktober 17, 2026
Nasional

Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus Resmi Jabat Pangdam XXVIII/ Moloku Kie Raha, Tonggak Sejarah Baru TNI A...

Oktober 17, 2026
Nasional

Wacana Alih Fungsi 12,7 Juta Hektare Hutan untuk Sawit Demi Biodiesel B50-B100 Picu Kekhawatiran

Oktober 16, 2026
Nasional

Tiga Proyek Jalan Rp57 Miliar di Halsel Disorot, FORMAHSEL Desak KPK Periksa Kadis PUPR

Oktober 16, 2026
Press Release

PP Formapas Desak KPK Periksa Sejumlah Kasus Dugaan Skandal Korupsi Ikut Menyeret Rizal Marsaoly

Oktober 10, 2026
Nasional

Saat MK Putus Gugatan Ijazah Gibran, Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara

Oktober 7, 2026
Nasional

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Gugatan PHPU Tak Dapat Diterima

Oktober 7, 2026
Nasional

Kecelakaan Maut PT ANI, SMUK Desak ESDM Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Oktober 6, 2026
Nasional

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Poin Penting bagi Pekerja

Oktober 6, 2026
Nasional

HUT ke-81 TNI, Prabowo Tegaskan Prajurit Harus Selalu Bersama Rakyat

Oktober 5, 2026
Nasional

Disnakertrans Haltim Klarifikasi Kasus Farid, Hak Pekerja Disebut Telah Dibayarkan

Oktober 3, 2026
Maluku Utara

Prabowo Lantik Wantimpres, Akademisi Asal Maluku Utara Margarito Kamis Masuk

Oktober 2, 2026
Nasional

LPP-TIPIKOR RI Dorong Pengawasan Ketat Dana Transfer ke Daerah 2027

September 30, 2026
Nasional

Rencana Pendidikan Gratis hingga PTN, Kebutuhan Anggaran Diperkirakan Rp393,7 Triliun

September 27, 2026
Nasional

Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September Adalah Hoaks

September 24, 2026
Nasional

PM Kesultanan Tidore: Klaim Lahan Sagu "Kalimeja" Harus Didasarkan pada Alas Hak yang Jelas

September 23, 2026
Halmahera Timur

Pemkab Halteng Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Terbaik I Program 3 Juta Rumah

September 19, 2026
Nasional

Prabowo Tanggapi Wacana Federalisme Maluku Utara: Minta Persoalan Pusat-Daerah Dilihat Objektif

September 19, 2026
Nasional

BMKG: Puncak Musim Kemarau Masih Berlangsung hingga Akhir Oktober 2026

September 18, 2026
Nasional

Prabowo Ungkap Investasi Besar Akan Masuk Indonesia dalam Beberapa Pekan

September 17, 2026
Nasional

Prabowo Dorong Pelaku Karhutla Dijerat ''Terorisme Ekologi''

September 16, 2026
Nasional

Prestasi Nasional, Maluku Utara Raih Juara Layanan Investasi 2026

September 16, 2026
Jakarta

Belum Temui Titik Terang, Sherly Tjoanda Keluhkan Ke DPR Terkait Usulan Redistribusi dan Sertifikasi...

September 15, 2026
Jakarta

Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Prioritaskan APBN Kredibel

September 14, 2026
Jakarta

SPI Desak RUU Reforma Agraria Benar-Benar Berpihak kepada Petani dan Rakyat

September 14, 2026
Jakarta

BGN Tegaskan Tak Ada Pungutan Operasional SPPG, Mitra Diminta Laporkan Oknum

Agustus 30, 2026
Nasional

APMM Gelar Aksi di Kejaksaan Agung, Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi Dana PON XX Papua

Agustus 6, 2026
Jakarta

GPM Maluku Utara Kepung KPK, Desak Usut Dugaan Tambang Nikel Ilegal dan Periksa Sekda Haltim

Juli 22, 2026
Jakarta

Terungkap, Bhabinkamtibmas Tak Diundang dalam Mediasi Sengketa Tanah yang Berujung Ricuh di Tikong

Juli 7, 2026
Klarifikasi

Dinas Pertanian Haltim Evaluasi Penyaluran Bibit Durian, Klarifikasi Jumlah Bantuan dan Penyebab Bib...

Juni 26, 2026
Halmahera Timur

Menjawab Sorotan Warga, Dishub Haltim Klarifikasi Progres dan Kendala Operasional Terminal Subaim

Juni 17, 2026
Klarifikasi

AKPERSI Tebar Berkah Ramadhan, Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

Maret 8, 2026
Jakarta

AKPERSI Dukung Kebijakan Komdigi Batasi Akses Medsos Anak

Maret 6, 2026
Press Release

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Dasco: Kado Terindah bagi Buruh
Kematian Bharada Laurentius Valdo Jadi Ujian Komitmen Kapolri, AMA Jakarta Desak Pengusutan Tuntas
Jokowi Sebut Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazah, Ray Rangkuti Pertanyakan Kejelasan Aktornya
Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus Resmi Jabat Pangdam XXVIII/ Moloku Kie Raha, Tonggak Sejarah Baru TNI AD di Maluku Utara
Wacana Alih Fungsi 12,7 Juta Hektare Hutan untuk Sawit Demi Biodiesel B50-B100 Picu Kekhawatiran
Tiga Proyek Jalan Rp57 Miliar di Halsel Disorot, FORMAHSEL Desak KPK Periksa Kadis PUPR
PP Formapas Desak KPK Periksa Sejumlah Kasus Dugaan Skandal Korupsi Ikut Menyeret Rizal Marsaoly
Saat MK Putus Gugatan Ijazah Gibran, Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:00 WIT

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Dasco: Kado Terindah bagi Buruh

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:35 WIT

Kematian Bharada Laurentius Valdo Jadi Ujian Komitmen Kapolri, AMA Jakarta Desak Pengusutan Tuntas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:29 WIT

Jokowi Sebut Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazah, Ray Rangkuti Pertanyakan Kejelasan Aktornya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:51 WIT

Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus Resmi Jabat Pangdam XXVIII/ Moloku Kie Raha, Tonggak Sejarah Baru TNI AD di Maluku Utara

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIT

Wacana Alih Fungsi 12,7 Juta Hektare Hutan untuk Sawit Demi Biodiesel B50-B100 Picu Kekhawatiran

Berita Terbaru

error: Content is protected !!