Dinas Pertanian Haltim Evaluasi Penyaluran Bibit Durian, Klarifikasi Jumlah Bantuan dan Penyebab Bibit Mati

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haltim, Detikharianpos.com – Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Timur memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai bibit durian bantuan yang mati setelah disalurkan kepada Kelompok Tani Jati Mandiri di Desa Talaga Jaya, Kecamatan Wasile Selatan.

Selain memberikan penjelasan, dinas juga menyatakan bahwa kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyaluran bantuan pertanian di masa mendatang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Timur, Edwin Sohilait, menjelaskan bahwa jumlah bibit yang disalurkan tidak mencapai 1.000 bibit sebagaimana diberitakan sebelumnya.

Menurut Edwin, total bantuan yang disalurkan sebanyak 810 bibit, terdiri dari 400 bibit untuk Desa Talaga Jaya dan 410 bibit untuk Desa Sondo-Sondo, Kecamatan Wasile Selatan.

Ia menjelaskan, kematian sebagian bibit diduga dipengaruhi oleh proses distribusi yang menempuh perjalanan cukup panjang. Bibit tersebut didatangkan dari penangkar di Kotamobagu, Sulawesi Utara, kemudian dikirim melalui Pelabuhan Bitung menuju Ternate.

Setibanya di Ternate, bibit terlebih dahulu menjalani proses karantina untuk menjaga kondisinya agar tidak mengalami stres sebelum didistribusikan ke Desa Talaga Jaya dan Desa Sondo-Sondo, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur.

“Begitu kami menerima laporan adanya bibit yang mati di Kelompok Tani Jati Mandiri, kami langsung berkoordinasi dengan pihak penangkar. Kami juga mengawal langsung proses pengiriman hingga serah terima bibit pengganti kepada kelompok tani,” ujar Edwin, Jumat (26/06).

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pertanian bersama pihak penangkar telah menyalurkan bibit pengganti sebanyak 250 bibit untuk Desa Talaga Jaya dan 120 bibit untuk Desa Sondo-Sondo sebagai bentuk tanggung jawab atas laporan yang diterima.

Menurut Edwin, berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak penangkar, bibit yang sebelumnya dikirim sebenarnya masih memiliki peluang untuk tumbuh.

“Bibit tersebut sebenarnya masih bisa hidup, hanya mengalami gugur daun. Karena itu, pihak penangkar meminta bibit tersebut dikembalikan agar dapat dilakukan penanganan dan evaluasi lebih lanjut,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Timur mengapresiasi perhatian dan masukan dari masyarakat terkait program bantuan tersebut. Menurutnya, setiap laporan maupun kritik akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki proses pengadaan, distribusi, hingga pendampingan kepada kelompok tani penerima bantuan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas perhatian dan masukannya. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi kami agar ke depan proses penyaluran bantuan bibit dapat dilaksanakan dengan lebih baik, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para petani,” tutup Edwin.

Penulis : Amat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Limbah Kembali Cemari Sungai di Desa Baturaja, Warga Minta Pemda Bentuk Tim Investigasi
Saluran Air Tersumbat Akibat Sampah, Warga Baturaja Minta Pemerintah Desa Sediakan Tempat Sampah
1.000 Bibit Durian Bantuan Dinas Pertanian Mati, Warga Talaga Jaya Minta Evaluasi Penyaluran
Doa Bersama dan Syukuran Tandai Dimulainya Kegiatan Eksplorasi PT.ANTAM Unit Geomin di Wasile Utara.
Di Bawah Pohon Harapan: Menelusuri Liku Harga Kopra dan Nasib Petani Kelapa
Harga Kopra Belum Stabil, BBM Naik, Masyarakat Harap BUMD Haltim Jadi Penyangga Hasil Panen
BPBD Haltim Segera Tinjau Longsoran Tebing di Desa Bumi Restu, Hasil Pendataan Akan Direkomendasikan ke Dinas Teknis
Salimah dan BKMT Haltim Bentuk Panitia Bersama Ansyithah Muharram di Tutuling Jaya, Usung Tema “Hijrah untuk Negeri”

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:54 WIT

Diduga Limbah Kembali Cemari Sungai di Desa Baturaja, Warga Minta Pemda Bentuk Tim Investigasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:52 WIT

Saluran Air Tersumbat Akibat Sampah, Warga Baturaja Minta Pemerintah Desa Sediakan Tempat Sampah

Jumat, 26 Juni 2026 - 02:48 WIT

Dinas Pertanian Haltim Evaluasi Penyaluran Bibit Durian, Klarifikasi Jumlah Bantuan dan Penyebab Bibit Mati

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:11 WIT

1.000 Bibit Durian Bantuan Dinas Pertanian Mati, Warga Talaga Jaya Minta Evaluasi Penyaluran

Senin, 22 Juni 2026 - 10:43 WIT

Di Bawah Pohon Harapan: Menelusuri Liku Harga Kopra dan Nasib Petani Kelapa

Berita Terbaru