Penikaman di Waikafia, Keluarga Korban Minta Penanganan Serius Aparat

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepsul, Detikharianpos.com -Peristiwa penikaman di Desa Waikafia, Kecamatan Mangoli Selatan, Kepulauan Sula (Kepsul), tidak hanya menimbulkan luka fisik, tetapi juga menyisakan keprihatinan dan tanda tanya dari pihak keluarga korban.

Harnudin Drakel, kakak korban, kepada media ini menyampaikan bahwa kejadian serupa bukanlah yang pertama terjadi. Ia menilai, peristiwa dengan pola yang hampir sama kerap berulang, melibatkan warga dari desa yang sama.

Kalau ditanya perasaan kami, tentu sangat prihatin. Karena ini bukan pertama kalinya kejadian seperti ini terjadi. Sudah beberapa kali, dan kami berharap ke depan tidak terulang lagi,” ujar Harnudin, Senin, (20/04/2026).

Ia menegaskan, keluarga korban menginginkan agar kasus ini dapat ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum. Harapan tersebut disampaikan agar proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta memberikan kepastian hukum.

Pejabat Kepala Desa Waikafia, Alwi Umaternate, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa peristiwa terjadi secara tiba-tiba dan tidak diharapkan oleh siapa pun. Ia juga menyayangkan insiden yang terjadi di tengah suasana pesta pernikahan.

Mewakili Pemerintah Desa Waikafia, kami berharap kedua pihak dapat menyelesaikan persoalan ini dengan kepala dingin serta menyerahkannya kepada pihak Polres sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Peristiwa penikaman diketahui terjadi saat acara pesta pernikahan di Desa Waikafia sekitar pukul 01.30 WIT, Minggu, 19 April 2026. Berdasarkan keterangan resmi Polres Kepulauan Sula, pelaku berinisial RS (21), warga Desa Wailab, telah diamankan oleh tim gerak cepat yang dipimpin Mulyadi Husaleka.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih menunggu kronologi resmi dari kepolisian.

Penulis : Solip

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Diduga Bawa Limbah Perusahaan, Puluhan Kilo Ikan di Wisata Pondok Cemara subaim Halmahera Timur Mati Mendadak
Dugaan Bom Ikan di Laut Natuna Dibongkar, TNI AL Amankan Kapal dan ABK
Polisi Tangkap Polisi di Bengkayang, Brigadir DN Diduga Bawa Sabu 2 Kilogram
Ketua PSSI Sula Bantah Klarifikasi KONI, Sebut Seleksi Sepak Bola Tidak Sesuai Mekanisme
KONI Sula Tanggapi Kisruh Seleksi Sepak Bola Porprov, Ketua Tim Seleksi Jelaskan Kronologi
KONI Sula Dinilai Amburadul, Sepak Bola Porprov Terancam Blacklist ?
Pengurus Baru KONI Sula Disorot, Pemahaman Organisasi Dipertanyakan
Jembatan Putus Diterjang Banjir, Polisi dan Warga Bangun Jembatan Darurat di Taliabu Utara

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:03 WIT

Banjir Diduga Bawa Limbah Perusahaan, Puluhan Kilo Ikan di Wisata Pondok Cemara subaim Halmahera Timur Mati Mendadak

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:36 WIT

Dugaan Bom Ikan di Laut Natuna Dibongkar, TNI AL Amankan Kapal dan ABK

Senin, 20 April 2026 - 08:43 WIT

Penikaman di Waikafia, Keluarga Korban Minta Penanganan Serius Aparat

Selasa, 14 April 2026 - 10:37 WIT

Polisi Tangkap Polisi di Bengkayang, Brigadir DN Diduga Bawa Sabu 2 Kilogram

Rabu, 8 April 2026 - 11:53 WIT

Ketua PSSI Sula Bantah Klarifikasi KONI, Sebut Seleksi Sepak Bola Tidak Sesuai Mekanisme

Berita Terbaru