Dugaan Bom Ikan di Laut Natuna Dibongkar, TNI AL Amankan Kapal dan ABK

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkawang, Detikharianpos.com – Dugaan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di perairan Laut Natuna berhasil dibongkar personel Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Bengkayang, Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XII. Dalam operasi yang dilakukan pada Rabu malam, (06/05/26), aparat mengamankan kapal KM Muhammad Iman beserta nakhoda dan anak buah kapal (ABK) di Dermaga Perikanan Sedau, Singkawang Selatan.

Penindakan tersebut dilakukan setelah aparat menerima laporan masyarakat terkait aktivitas bongkar muatan ikan yang dinilai mencurigakan. Kapal berbobot 6 Gross Ton (GT) itu diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal menggunakan bahan peledak di wilayah perairan Pulau Serasan dan Pulau Maredam, Laut Natuna.

Danposal Bengkayang, Sertu Reza, mengatakan informasi awal diperoleh dari nelayan setempat yang mencurigai aktivitas kapal tersebut. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan operasi pemeriksaan di Dermaga Sedau.

“Kami menerima informasi dari masyarakat nelayan terkait adanya kapal yang diduga melakukan penangkapan ikan dengan cara tidak wajar di perairan Natuna,” ujar Sertu Reza saat berada di lokasi penindakan.

Saat tiba di dermaga, petugas mendapati KM Muhammad Iman tengah melakukan bongkar muatan ikan. Aparat juga menemukan dua unit mobil pikap yang diduga hendak mengangkut hasil tangkapan menuju Kabupaten Sambas.

Namun, ketika pemeriksaan terhadap kapal dan ABK berlangsung, kedua kendaraan tersebut berhasil meninggalkan area dermaga. Berdasarkan keterangan awak kapal, mobil tersebut diduga milik penampung ikan yang kini masih dalam proses penyelidikan aparat.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sekitar satu ton ikan campuran yang diduga berasal dari praktik penangkapan menggunakan bahan peledak. Selain itu, aparat turut mengamankan nakhoda kapal berinisial ‘An’ bersama dua ABK berinisial Sm dan Ms.

Ketiganya saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Markas Kodaeral XII Pontianak guna mendalami dugaan tindak pidana perikanan dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam aktivitas tersebut.

Dalam pemeriksaan, nakhoda kapal mengaku bukan pemilik KM Muhammad Iman. Ia menyebut kapal tersebut diduga milik seseorang berinisial ‘Srl’ yang berdomisili di Kota Singkawang.

“Bukan saya pemilik kapal ini. Kapal tersebut milik seseorang berinisial ‘Srl’,” ungkap ‘An’ saat dimintai keterangan penyidik.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan lanjutan dan menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan praktik perakitan bahan peledak, di antaranya satu dus besar korek api kayu dan satu unit blender rakitan yang diduga digunakan untuk mencampur bahan tertentu.

Seluruh barang bukti beserta kapal dan awak kapal telah diserahkan kepada penyidik Diskum Kodaeral XII untuk proses hukum lebih lanjut. Aparat juga tengah mendalami dugaan jaringan penangkapan ikan ilegal yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Kami akan menyelidiki seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk asal-usul bahan peledak dan jaringan distribusi hasil tangkapan,” ujar juru bicara Diskum Kodaeral XII saat dikonfirmasi di Pontianak, Sabtu, 9 Mei 2026.

READ  Tim Hukum Libertus Hansen Soroti Perbedaan Lokasi Objek Sengketa Tanah

Kodaeral XII menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUU Fishing), terutama penggunaan bahan peledak yang dinilai merusak ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan di wilayah perairan Indonesia.

“Kami tidak akan mentolerir praktik penangkapan ikan ilegal di wilayah perairan Indonesia. Setiap pelanggaran akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Panglima Kodaeral XII dalam pernyataan resminya.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penyidikan masih terus berjalan. Aparat juga mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan agar aktif melaporkan aktivitas penangkapan ikan mencurigakan demi menjaga kelestarian laut dan mencegah praktik penangkapan destruktif di wilayah Natuna.

Related posts:

Diduga Alihkan Dana Proyek, Mantan Kuasa Direktur PT Astama Adhi Karya Dilaporkan ke Polda Metro Jay...

Agustus 1, 2026
Hukum

Terduga Pelaku Penikaman yang Tewaskan Pria di Taliabu Utara Kini Diamankan di Polres Pulau Taliabu

Juli 31, 2026
Kriminal

Diduga Dipengaruhi Miras, Pria 63 Tahun Tewas Ditusuk Sahabat Sendiri di Taliabu Utara

Juli 31, 2026
Kriminal

Diduga Dipengaruhi Miras, Pertikaian Dua Pria di Taliabu Utara Berakhir Maut

Juli 31, 2026
Hukum

Masuk Hutan Cari Gaharu, Kakek 69 Tahun di Haltim Hilang Tanpa Jejak

Juli 25, 2026
Halmahera Timur

Usai Heboh Istilah "Anak FIFA" di Piala Dunia 2026, Kini Muncul Julukan "Anak Wasit dan Panitia" di ...

Juli 17, 2026
Olahraga

Pagimana, Banggai, Jadi Sorotan! Turnamen Berani Juara 2026 Bak Arena MMA, Wasit Bungkam, Panitia Di...

Juli 17, 2026
Olahraga

SOLMADAPAR Gelar Aksi di Depan PLN Kalbar, Sampaikan Lima Tuntutan Terkait Pemadaman Listrik

Juli 9, 2026
Kalimantan Barat

Terungkap, Bhabinkamtibmas Tak Diundang dalam Mediasi Sengketa Tanah yang Berujung Ricuh di Tikong

Juli 7, 2026
Klarifikasi

Bhabinkamtibmas Desa Tikong Tak Berada di Tempat Saat Mediasi Perkara Sensitif, Warga Minta Kapolsek...

Juli 7, 2026
Pulau Taliabu

Insiden di Gunung Besi Lirang, Pengendara Motor Terjatuh Diduga Dipicu Manuver Mobil Hindari Genanga...

Juli 1, 2026
Peristiwa

Tim Hukum Libertus Hansen Soroti Perbedaan Lokasi Objek Sengketa Tanah

Juni 30, 2026
Kalimantan Barat

Sekber dan Podcast Satukata Resmi Beroperasi, Hadirkan Wadah Kolaborasi Insan Media

Juni 29, 2026
Kalimantan Barat

Polres Singkawang Gelar Upacara PTDH terhadap Bripda Fitri Riansyah

Juni 11, 2026
Polri

Aksi Begal Payudara Terjadi di Wasile Haltim, Korban Imbau Perempuan Lebih Waspada

Juni 6, 2026
Peristiwa

Polres Singkawang Ungkap Peredaran Rokok Ilegal Merek GATI, Amankan Ratusan Slop

Juni 4, 2026
Kalimantan Barat

Banjir Diduga Bawa Limbah Perusahaan, Puluhan Kilo Ikan di Wisata Pondok Cemara subaim Halmahera Tim...

Juni 2, 2026
Maluku Utara

Lapas Singkawang Gelar Apel HALINAR, Gandeng TNI-Polri dan BNN Razia Blok Hunian

Mei 9, 2026
Kalimantan Barat

PKPU Ditolak, Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Penipuan Bettravel Indonesia Perkasa di Ternate

Mei 4, 2026
Hukum

Hari Buruh 2026, IWO Indonesia Singkawang: Buruh dan Media Adalah Mitra Strategis dalam Mengawal Dem...

Mei 1, 2026
Kalimantan Barat

Polres Banggai Berikan Klarifikasi atas Pemberitaan Media Online Terkait Kasus Saling Lapor

April 22, 2026
Hukum

Paradoks Penegakan Hukum di Banggai, Korban Berubah Jadi Terlapor

April 22, 2026
Banggai

Operasional 9 Dapur MBG Singkawang Disetop, Indikasi Kelalaian Pengawasan IPAL

April 21, 2026
Kalimantan Barat

Penikaman di Waikafia, Keluarga Korban Minta Penanganan Serius Aparat

April 20, 2026
Peristiwa

DPRD Taliabu Soroti Polda Malut, Kasus Jalan Rabat Beton Rp16 Miliar Tak Jelas

April 16, 2026
Maluku Utara

Dapur MBG di Singkawang Utara Disorot, Standarisasi IPAL Dipertanyakan

April 15, 2026
Kalimantan Barat

Polisi Tangkap Polisi di Bengkayang, Brigadir DN Diduga Bawa Sabu 2 Kilogram

April 14, 2026
Hukum

Jembatan Putus Diterjang Banjir, Polisi dan Warga Bangun Jembatan Darurat di Taliabu Utara

Maret 15, 2026
Pulau Taliabu

Insiden Gunung Sampe, Bupati Taliabu Bereaksi, Janji Kadis PUPR Endro Sudarmono Disorot

Februari 8, 2026
Pulau Taliabu

Legalitas PT TJM Janggal, Publik Desak Aliong Mus Dimintai Keterangan

Desember 1, 2025
Pulau Taliabu

Penulis : R.W

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Alihkan Dana Proyek, Mantan Kuasa Direktur PT Astama Adhi Karya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Terduga Pelaku Penikaman yang Tewaskan Pria di Taliabu Utara Kini Diamankan di Polres Pulau Taliabu
Diduga Dipengaruhi Miras, Pria 63 Tahun Tewas Ditusuk Sahabat Sendiri di Taliabu Utara
Diduga Dipengaruhi Miras, Pertikaian Dua Pria di Taliabu Utara Berakhir Maut
Masuk Hutan Cari Gaharu, Kakek 69 Tahun di Haltim Hilang Tanpa Jejak
Usai Heboh Istilah “Anak FIFA” di Piala Dunia 2026, Kini Muncul Julukan “Anak Wasit dan Panitia” di Turnamen Berani Juara Pagimana, Banggai
Pagimana, Banggai, Jadi Sorotan! Turnamen Berani Juara 2026 Bak Arena MMA, Wasit Bungkam, Panitia Diserbu Kritik
SOLMADAPAR Gelar Aksi di Depan PLN Kalbar, Sampaikan Lima Tuntutan Terkait Pemadaman Listrik

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:41 WIT

Diduga Alihkan Dana Proyek, Mantan Kuasa Direktur PT Astama Adhi Karya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:34 WIT

Terduga Pelaku Penikaman yang Tewaskan Pria di Taliabu Utara Kini Diamankan di Polres Pulau Taliabu

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:02 WIT

Diduga Dipengaruhi Miras, Pria 63 Tahun Tewas Ditusuk Sahabat Sendiri di Taliabu Utara

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:40 WIT

Diduga Dipengaruhi Miras, Pertikaian Dua Pria di Taliabu Utara Berakhir Maut

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:02 WIT

Masuk Hutan Cari Gaharu, Kakek 69 Tahun di Haltim Hilang Tanpa Jejak

Berita Terbaru