Diduga Limbah Kembali Cemari Sungai di Desa Baturaja, Warga Minta Pemda Bentuk Tim Investigasi

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haltim, Detikharianpos.com – Aliran sungai di Desa Baturaja, Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera Timur, diduga kembali mengalami perubahan kondisi air pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIT, setelah hujan berintensitas ringan mengguyur wilayah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sejumlah warga menduga banjir membawa material sedimen dari kolam penampungan (sediment pond) ke aliran sungai sehingga menyebabkan perubahan warna dan kualitas air.

Kondisi tersebut kembali menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena sungai merupakan salah satu sumber air yang dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Menurut keterangan warga, dugaan perubahan kondisi air tidak hanya terjadi pada satu aliran sungai, tetapi juga ditemukan di sungai lain yang berada di wilayah Desa Baturaja.

Salah satu sungai tersebut dimanfaatkan oleh warga di kawasan Belpas (Belakang Pasar), Desa Baturaja, sebagai sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah seorang warga Desa Baturaja, Alvin Papang, mengatakan perubahan kondisi air kembali terlihat tidak lama setelah hujan turun. Ia menduga material yang terbawa arus berasal dari area operasional PT Jaya Abadi Semesta (PT JAS).

Namun, menurutnya, dugaan tersebut harus dibuktikan melalui investigasi oleh instansi yang berwenang.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa segera membentuk tim investigasi untuk menelusuri secara menyeluruh dari mana asal material yang diduga mencemari sungai tersebut. Masyarakat membutuhkan kepastian agar persoalan ini tidak terus berulang,” ujar Alvin.

Ia juga berharap pemerintah segera melakukan penanganan dengan melibatkan instansi teknis agar penyebab perubahan kondisi air dapat dipastikan secara ilmiah.

“Sungai merupakan sumber kehidupan masyarakat, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun aktivitas lainnya. Kami berharap persoalan ini segera diusut secara tuntas dan hasil pemeriksaannya disampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” katanya.

Warga meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur bersama instansi teknis terkait segera melakukan investigasi lapangan terhadap seluruh aliran sungai yang diduga terdampak. Mereka juga berharap dilakukan pengambilan sampel air untuk diuji di laboratorium sehingga penyebab perubahan kondisi air dapat diketahui secara objektif.

Hasil investigasi dan uji laboratorium tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian kepada masyarakat sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan langkah penanganan apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Jaya Abadi Semesta (PT JAS) maupun Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan yang disampaikan warga.

Awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak – pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saluran Air Tersumbat Akibat Sampah, Warga Baturaja Minta Pemerintah Desa Sediakan Tempat Sampah
Dinas Pertanian Haltim Evaluasi Penyaluran Bibit Durian, Klarifikasi Jumlah Bantuan dan Penyebab Bibit Mati
1.000 Bibit Durian Bantuan Dinas Pertanian Mati, Warga Talaga Jaya Minta Evaluasi Penyaluran
Doa Bersama dan Syukuran Tandai Dimulainya Kegiatan Eksplorasi PT.ANTAM Unit Geomin di Wasile Utara.
Di Bawah Pohon Harapan: Menelusuri Liku Harga Kopra dan Nasib Petani Kelapa
Harga Kopra Belum Stabil, BBM Naik, Masyarakat Harap BUMD Haltim Jadi Penyangga Hasil Panen
BPBD Haltim Segera Tinjau Longsoran Tebing di Desa Bumi Restu, Hasil Pendataan Akan Direkomendasikan ke Dinas Teknis
Salimah dan BKMT Haltim Bentuk Panitia Bersama Ansyithah Muharram di Tutuling Jaya, Usung Tema “Hijrah untuk Negeri”

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:54 WIT

Diduga Limbah Kembali Cemari Sungai di Desa Baturaja, Warga Minta Pemda Bentuk Tim Investigasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:52 WIT

Saluran Air Tersumbat Akibat Sampah, Warga Baturaja Minta Pemerintah Desa Sediakan Tempat Sampah

Jumat, 26 Juni 2026 - 02:48 WIT

Dinas Pertanian Haltim Evaluasi Penyaluran Bibit Durian, Klarifikasi Jumlah Bantuan dan Penyebab Bibit Mati

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:11 WIT

1.000 Bibit Durian Bantuan Dinas Pertanian Mati, Warga Talaga Jaya Minta Evaluasi Penyaluran

Senin, 22 Juni 2026 - 10:43 WIT

Di Bawah Pohon Harapan: Menelusuri Liku Harga Kopra dan Nasib Petani Kelapa

Berita Terbaru