Halmahera timur, detikharianpos.com — Kemarau panjang yang berlangsung di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih dan aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Fagogoru Institute. Lembaga ini meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur segera melakukan kajian dan asesmen untuk mengetahui tingkat dampak kekeringan serta kondisi masyarakat yang terdampak.
Fagogoru Institute juga mendorong pemerintah daerah mempertimbangkan penetapan status bencana kekeringan apabila hasil kajian di lapangan menunjukkan kondisi tersebut telah memenuhi indikator kebencanaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Penasehat Fagogoru Institute, Bunghae Kiye, mengatakan kemarau berkepanjangan mulai berdampak pada kebutuhan air bersih, rumah tangga, pertanian, perkebunan, peternakan hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
“Di sejumlah wilayah mulai terjadi kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, tanaman perkebunan mati, serta berkurangnya debit air irigasi yang berdampak pada lahan persawahan,” kata Bunghae dalam keterangan Fagogoru Institute.
Menurut Bunghae, kondisi kekeringan juga mulai dirasakan masyarakat di sejumlah desa di Kecamatan Wasile. Salah satunya Desa Bumi Restu, yang menurut laporan Fagogoru Institute, warga mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Kemarau juga disebut berdampak terhadap tanaman perkebunan. Sejumlah tanaman pala dan cengkih dilaporkan mati akibat kekurangan air.
Bunghae meminta pemerintah daerah segera turun melakukan kajian dan asesmen untuk memastikan kondisi di lapangan, termasuk tingkat dampak yang dirasakan masyarakat.
“Pemerintah daerah harus segera melakukan kajian dan asesmen terhadap kondisi yang dialami masyarakat. Jika berdasarkan hasil kajian memenuhi indikator bencana, maka pemerintah harus berani menetapkan status yang sesuai agar penanganannya dapat dilakukan secara cepat dan terukur,” ujarnya.
Ia mengatakan penetapan status kebencanaan bukan sekadar persoalan pemberian status, tetapi berkaitan dengan kemampuan pemerintah dalam memobilisasi sumber daya, menyalurkan bantuan, serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Fagogoru Institute meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi teknis terkait segera melakukan pendataan dan kajian lapangan.
Pendataan tersebut diharapkan mencakup desa-desa yang mengalami kekurangan air, kondisi sumber mata air, dampak terhadap lahan pertanian dan perkebunan, serta jumlah warga yang terdampak.
Pemerintah daerah juga didorong menyiapkan langkah konkret menghadapi kondisi tersebut, antara lain distribusi air bersih, pemanfaatan sumber air alternatif, serta langkah mitigasi apabila kemarau berlangsung lebih panjang.
“Jangan menunggu masyarakat mengalami krisis yang lebih parah baru pemerintah bergerak. Asesmen harus dilakukan sekarang. Kalau hasil kajian menunjukkan kondisi sudah memenuhi kriteria, maka status bencana kekeringan harus ditetapkan sesuai ketentuan,” ujar Bunghae.
Selain penanganan terhadap masyarakat terdampak, Fagogoru Institute juga meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur membuka data mengenai kondisi kekeringan di wilayah tersebut.
Keterbukaan data dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui desa atau wilayah yang terdampak, tingkat kekeringan yang terjadi, serta langkah penanganan yang telah dilakukan pemerintah.
“Keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi prioritas. Kemarau panjang harus ditangani secara serius, terukur dan berbasis data,” kata Bunghae.
Related posts:
SMUK Desak ESDM Evaluasi PT ANI, Soroti Persoalan Andalalin
September 30, 2026Maluku Utara
SMUK Desak Kapolri Evaluasi Kapolda Maluku Utara Terkait Penanganan Kecelakaan Maut PT.ANI
September 30, 2026Halmahera Timur
Musdes RKPDes 2027 di Wasile Timur Bahas Program Prioritas Desa
September 30, 2026Halmahera Timur
Jalan Lolobata–Foly Dinilai Bantu Mobilitas Warga, Karang Taruna Beri Apresiasi
September 30, 2026Halmahera Timur
Bupati Halmahera Timur Dukung Gerakan Tanam Padi PM-AAS di Wasile
September 30, 2026Halmahera Timur
Asap Kembali Selimuti Wasile Timur, Warga Diimbau Waspada saat berkendara dan Gunakan Masker
September 29, 2026Halmahera Timur
Kecelakaan Maut Libatkan Kendaraan Operasional PT ANI, Solidaritas Mahasiswa Desak Pengusutan Menyel...
September 29, 2026Halmahera Timur
Sungai Opyang Tercemar Sampah, Warga Dorong Pemerintah Lakukan Penanganan Berkelanjutan
September 29, 2026Halmahera Timur
Serap Aspirasi Warga Cemara Jaya, Wawan Sahbudin Serahkan Hasil Reses 2025 dan Tampung Usulan Baru 2...
September 28, 2026Halmahera Timur
Dua Tersangka Konflik Banemo - Sibenpopo Serahkan Diri, Polisi Ajak Semua Pihak Jaga Kedamaian
September 28, 2026Maluku Utara
Pengaduan PT MRI Tak Kunjung Jelas, Farid Soroti Sikap Nakertrans dan Diamnya Pemda
September 28, 2026Halmahera Timur
Fajri Barakati Sampaikan Selamat atas Terpilihnya Fahmi Abukasim sebagai Ketua PB IKT Pulau Morotai
September 27, 2026Maluku Utara
Penyidikan Kematian Ali Daud Disorot, KNPI Halteng Ungkap Empat Kejanggalan
September 27, 2026Maluku Utara
Tindak Lanjut Pengaduan terhadap PT MRI Dipertanyakan, Farid Minta Perhatian Pemkab Haltim
September 27, 2026Maluku Utara
Penyaluran Air Bersih di Dua Desa Libatkan Perusahaan dan Sejumlah Pihak
September 27, 2026Halmahera Timur
Kabid BPKAD Haltim Beri Klarifikasi Soal Polemik Air Asrama Mahasiswa
September 26, 2026Maluku Utara
SeOPMI Haltim Kecam Respons Kabid BPKAD soal Kondisi Asrama Mahasiswa
September 26, 2026Maluku Utara
Polda Malut: Pembunuh Ali Daud Bukan Warga Sibenpopo, Karakteristik Pelaku Mengarah ke Kelompok Noma...
September 25, 2026Maluku Utara
Gedung Dipalang Saat Pelajaran Berlangsung, Siswa SMKN 1 Taliabu Terpaksa Keluar Kelas
September 25, 2026Peristiwa
Proyek Gedung SMKN 1 Taliabu Dipalang, Pekerja Klaim Ratusan Juta Belum Diganti
September 25, 2026Peristiwa
Persada Cup I Berakhir Meriah, Sportivitas dan Persaudaraan Warnai Laga Final
September 25, 2026Halmahera Timur
Kapolda Malut Imbau Masyarakat Sibenpopo dan Banemo Tahan Diri, Percayakan Proses Hukum
September 24, 2026Maluku Utara
Polda Malut Amankan 5 Tersangka Kasus Konflik di Patani Barat, 3 Orang Masih dalam Pencarian
September 24, 2026Maluku Utara
Warga Banemo Protes Penangkapan Lima Warga, Minta Kasus Ali Abas Diungkap
September 24, 2026Maluku Utara
PM Kesultanan Tidore: Klaim Lahan Sagu "Kalimeja" Harus Didasarkan pada Alas Hak yang Jelas
September 23, 2026Halmahera Timur
Sultan Tidore Kukuhkan Majida Fabanyo dan Seluruh Pengurus IKT Haltim Periode 2026–2030
September 23, 2026Halmahera Timur
BPD Terpilih se-Kecamatan Wasile Timur Ikuti Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas
September 23, 2026Halmahera Timur
Satreskrim Polres Ternate Ungkap Kasus Curanmor di Tujuh Lokasi, Delapan Anak Diamankan
September 22, 2026Ternate
Kecelakaan Tragis di Puncak Kawinet, Satu Pengendara Dinyatakan Meninggal Dunia
September 22, 2026Maluku Utara
Pj Kades Cemara Jaya Apresiasi Peran Aktif Pemuda dan Masyarakat
September 22, 2026Halmahera Timur
DPC PDI Perjuangan Haltim Gelar Konsolidasi dan Rapat Pleno, Evaluasi Kinerja Fraksi
September 21, 2026Halmahera Timur
Forum Literasi Belo-Belo Ikuti Workshop Citizen Journalism, Perkuat Kapasitas Jurnalisme Warga
September 21, 2026Halmahera Timur
Sigap di Tengah Jalan, Koramil, Polsek dan Warga Bantu Korban Laka Lalin di Mekarsari
September 21, 2026Halmahera Timur
Kekeringan Jadi Perhatian, Pemdes Cemara Jaya Perkuat Koordinasi Lintas Pihak Cari Solusi
September 20, 2026Halmahera Timur
Pasukan DONAT Gula Bersama Warga Cemara Jaya Temukan Titik Air Terjun, Dorong Penambahan Jaringan Pi...
September 20, 2026Halmahera Timur
Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow