Halsel, detikharianpos.com – Penantian panjang akses jalan mulus warga Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, kini kian mendekati kenyataan.
Proyek pembangunan jalan lapen sepanjang 2,6 kilometer terus dipacu hingga menembus capaian 1 kilometer pengaspalan pada awal November 2026.
Dibalik progres positif tersebut, ada perjuangan logistik antarpulau yang tak main-main. Kontraktor pelaksana, CV Tiga Putri Mandiri, harus mengerahkan kapal Landing Craft Tank (LCT) khusus untuk memboyong seluruh material utama seperti pasir dan batu langsung dari Pulau Bacan demi menjaga pasokan di lapangan tidak terputus.
“Materialnya memang diangkut menggunakan LCT dari Bacan. Jika tak ada kendala, kami pastikan pekerjaan tuntas sepenuhnya akhir Desember 2026,” tegas Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Halmahera Selatan, Ridwan, Selasa (3/11/2026).
Menanggapi sorotan warga terkait kualitas aspal yang dinilai belum merata di beberapa titik, Dinas PUPR menyikapinya dengan santun dan terbuka. Ridwan menegaskan pengerjaan masih dalam tahap on-going, sehingga evaluasi dan pembenahan fisik akan langsung dilakukan sebelum serah terima proyek.
Dinas PUPR pun optimistis proyek bernilai Rp4,7 miliar ini ramps tepat waktu, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal sisa pengerjaan 1,6 kilometer demi kualitas infrastruktur terbaik di Makian Barat


























