Sanana, detikharianpos.com – Respon cepat ditunjukkan oleh jajaran Kodim 1510/Sula menanggapi informasi yang viral di media sosial Facebook terkait dugaan penyimpangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Waiboga, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara.
Isu tersebut sempat membetot perhatian publik lantaran menyeret dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas penimbunan BBM.
Menanggapi hal itu, Dandim 1510/Sula, Letkol Inf. Zulfani, bergerak cepat dengan memerintahkan jajarannya untuk melakukan langkah klarifikasi guna menggali kebenaran secara langsung dari sumber informasi.
Tepat pada Selasa, 27 Oktober 2026, tim Kodim menemui Said Buamona di Desa Umaga, Kecamatan Sulabesi Tengah. Dalam pertemuan tersebut, Said Buamona menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada institusi TNI. Ia mengakui bahwa pernyataan yang ia sampaikan dalam video siaran langsung (live) di Facebook terlontar dalam kondisi emosional sehingga menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Said juga meluruskan fakta di balik video tersebut. Ia menegaskan bahwa anggota TNI yang dimaksud sebenarnya sedang ikut mengantre untuk membeli BBM jenis Pertalite menggunakan kendaraan sipil, dan sama sekali bukan melakukan penimbunan BBM seperti dugaan yang telanjur beredar.
Meski telah mendengarkan klarifikasi langsung dari pembuat video, Kodim 1510/Sula tidak lantas berhenti. Komitmen tinggi untuk menjaga transparansi ditunjukkan dengan tetap melanjutkan pendalaman secara objektif serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memantau kondisi distribusi BBM bersubsidi di wilayah Sula.
Dandim 1510/Sula menegaskan, pihaknya tidak akan menutup-nutupi kesalahan. Apabila dalam proses pemeriksaan lanjutan terbukti ada personel TNI yang melanggar aturan, tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku pasti akan dijatuhkan.
Di sisi lain, Kodim 1510/Sula mengapresiasi kepedulian masyarakat yang aktif mengawasi distribusi BBM bersubsidi. Setiap aduan dan informasi dari publik dinilai sebagai kontrol sosial yang penting agar pelayanan publik berjalan sesuai aturan.
Melalui langkah cepat, profesional, dan transparan ini, masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpancing serta tidak terburu-buru menarik kesimpulan terhadap isu yang belum tentu kebenarannya. Kodim 1510/Sula berkomitmen penuh untuk terus menjaga kepercayaan publik dan memastikan setiap informasi yang melibatkan institusi TNI diselesaikan secara objektif dan bertanggung jawab.










































