Kabid BPKAD Haltim Beri Klarifikasi Soal Polemik Air Asrama Mahasiswa

- Jurnalis

Sabtu, 26 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera timur, detikharianpos.com — Kepala Bidang Aset dan Keuangan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Syena Seba, memberikan klarifikasi terkait polemik pasokan air di asrama mahasiswa Jambula yang sebelumnya mendapat sorotan dari Sentral Organisasi Pelajar Mahasiswa Indonesia (SeOPMI) Haltim.

Syena mengatakan, dirinya telah menerima informasi mengenai persoalan pasokan air PDAM di asrama mahasiswa tersebut sejak Selasa. Ia mengaku telah berkomitmen untuk membantu mencari solusi atas persoalan tersebut.

“Saya sudah menerima konfirmasinya terkait air PDAM di asrama Jambula dari hari Selasa,” ujar Syena.

Menurut Syena, dirinya sempat meminta waktu kepada Ketua SeOPMI Haltim untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Ia menyebut telah menyampaikan agar diberikan waktu hingga Jumat untuk membantu menyelesaikan persoalan air di asrama mahasiswa.

“Saya berjanji untuk membantu menyelesaikan permasalahan tersebut dalam waktu dekat dan sempat saya sampaikan pada hari Jumat saja kepada Ketua SeOPMI,” katanya.

Syena menjelaskan, permintaan waktu tersebut disampaikannya karena dirinya telah memiliki komitmen untuk membantu menyelesaikan persoalan yang disampaikan mahasiswa.

Ia kemudian mempertanyakan kritik yang diarahkan kepada DPRD maupun Pemerintah Daerah (Pemda) dengan bahasa yang menurutnya kurang tepat.

“Benar saya menyampaikan pernyataan tersebut kepada Ketua SeOPMI karena saya kan sudah berjanji menyelesaikan masalah tersebut. Mengapa Ketua SeOPMI mengkritik DPRD dan Pemda dengan bahasa yang tidak wajar sebagai seorang mahasiswa,” jelasnya.

Syena Siap Menerima Evaluasi

Syena juga menyatakan kesiapannya menerima evaluasi apabila persoalan tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur.

Menurutnya, sebagai seorang ibu sekaligus Pegawai Negeri Sipil (PNS), dirinya siap menerima keputusan yang nantinya diambil oleh Bupati Halmahera Timur.

“Saya ibu, kami selaku PNS siap apabila akan dilakukan evaluasi dan siap menerima keputusan yang akan diambil oleh Pak Bupati,” ujarnya.

Kecewa atas Pernyataan di Media Sosial

Syena mengaku kecewa sekaligus marah karena menurutnya komitmen untuk membantu menyelesaikan persoalan air tersebut tidak dihargai.

Ia mengatakan, dirinya bahkan bersedia mencari solusi sementara dengan meminjam uang terlebih dahulu apabila diperlukan untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut.

“Saya sangat marah dikarenakan sudah saya sampaikan akan diselesaikan, meskipun uangnya saya pinjam dulu. Tetapi tidak dihargai dan berkoar-koar di media sosial dengan bahasa yang tidak pantas,” katanya.

Menurut Syena, pernyataan yang disampaikan di media sosial tersebut membuat dirinya memilih menunda tindak lanjut penyelesaian persoalan air hingga adanya permohonan maaf dari Ketua SeOPMI.

“Makanya saya mengabaikan penyelesaian air tersebut sampai ada permohonan maaf dari Ketua SeOPMI,” ujarnya.

Soal Dukungan Pemerintah Daerah

Syena juga menjelaskan maksud pernyataannya mengenai dukungan Pemerintah Daerah selama ini. Menurutnya, pernyataan tersebut berkaitan dengan berbagai bentuk bantuan yang telah diberikan Pemda kepada mahasiswa.

“Maksud saya berarti bantuan kami atas nama Pemda selama ini tidak ada artinya dan terus saja Ketua SeOPMI menghujat dengan seenaknya. Terus Bapak DPRD Halteng kasih masukan suport dianggap berhati nurani yang baik, berarti silakan minta bantuan kepada mereka,” ujarnya.

Persoalan Pembayaran Air PDAM

Terkait kondisi air di asrama mahasiswa, Syena menjelaskan bahwa pemasangan jaringan PDAM dilakukan untuk menunjang aktivitas mahasiswa yang tinggal di lokasi tersebut.

Namun, persoalan kemudian berkaitan dengan pembayaran penggunaan air. Menurut Syena, pihaknya telah membicarakan persoalan tersebut dan menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan membantu terkait pembayaran.

“Dikarenakan asrama mahasiswa tidak memiliki air, maka Dinas Perkim memasang PDAM untuk menunjang aktivitas mahasiswa yang tinggal di situ. Tetap masalah pembayarannya kami berdiskusi dan saya sampaikan kami bantu untuk pembayarannya,” katanya.

Syena mengaku telah berkoordinasi dengan pimpinan terkait persoalan tersebut. Namun, menurutnya, pengalokasian anggaran saat ini harus mengikuti penataan keuangan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

READ  Sejumlah Perusahaan Tambang Diduga Mangkir Bayar Pajak GPM Desak Kejati Malut Segera Beri Sanksi Tegas  

“Saya pernah berkoordinasi dengan pimpinan kami terkait permasalahan air tersebut. Hanya saja menurut beliau sekarang penataan keuangan sudah sangat ketat dengan adanya SIPD, makanya pengalokasiannya tidak bisa sembarangan. Tidak tahu mau ditempatkan di pos mana,” jelasnya.

Penjelasan soal Dua Meteran PDAM

Syena juga memberikan penjelasan mengenai penggunaan meteran PDAM di asrama mahasiswa. Menurutnya, sebelumnya terdapat dua meteran yang masing-masing melayani dua wilayah di lingkungan asrama.

Ia mengatakan, tingginya penggunaan air membuat biaya yang harus dibayarkan menjadi besar. Selain itu, salah satu meteran disebut memiliki tunggakan pembayaran.

“Sebenarnya meteran itu ada dua, dibagi dua wilayah karena mereka pakai air terlalu boros. Meter yang satu tunggakan saya, belum terbayar, jadi hanya pakai satu saja,” jelasnya.

Syena mengatakan, persoalan meteran tersebut sebelumnya juga pernah dilaporkan kepada salah satu anggota DPRD terkait pemutusan meteran.

Menurutnya, penggunaan satu meteran dipilih dengan pertimbangan efisiensi anggaran sekaligus untuk mengendalikan penggunaan air di asrama mahasiswa.

“Pernah saya dilaporkan masalah meter itu ke anggota DPRD terkait pemutusan meter tersebut. Saya bilang karena anggarannya terlalu besar kalau pakai dua meteran, makanya dipakai satu saja supaya anak-anak yang pakai air bisa hemat,” ujarnya.

Jelaskan Kewenangan BPKAD

Terkait kewenangan BPKAD, Syena menegaskan bahwa bidang aset memiliki fungsi dalam pengamanan dan penertiban aset milik Pemerintah Daerah.

“BPKAD dalam melaksanakan fungsinya, khususnya bidang aset, tugas kami mengamankan atau menertibkan apabila terjadi permasalahan dalam pengelolaan aset Pemda. Terkait pengelolaan aset tersebut, rehab dan lain-lain menjadi tanggung jawab dinas teknis,” terangnya.

Syena juga menyinggung pernyataan mengenai rencana pembakaran asrama yang menurutnya pernah disampaikan oleh Ketua SeOPMI. Ia menilai pernyataan tersebut tidak semestinya disampaikan oleh seorang mahasiswa.

“Sudah diketahui dan sempat disampaikan oleh Ketua SeOPMI mau bakar asrama. Ini adalah bahasa yang kurang pantas menurut saya untuk seorang mahasiswa,” katanya.

Akan Berkoordinasi dengan Pimpinan

Lebih lanjut, Syena mengatakan akan kembali berkoordinasi dengan pimpinan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur terkait persoalan tersebut.

“Saya akan berkoordinasi dengan pimpinan terkait permasalahan ini,” ujarnya.

Syena juga menyampaikan permintaan maaf apabila pernyataannya sebelumnya dinilai keliru atau menyinggung pihak tertentu.

“Apabila penyampaian saya salah, saya minta maaf. Tetapi saya juga minta Ketua SeOPMI minta maaf kepada Pemda, DPRD dan Bupati atas bahasa kasar yang dikeluarkan dalam mengkritik,” pungkasnya.

Pemberitaan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan hak jawab dan keberimbangan dalam polemik kondisi asrama mahasiswa Jambula.

DetikHarianPos tetap membuka ruang bagi pihak SeOPMI Haltim maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan tanggapan, klarifikasi, atau hak jawab atas pernyataan tersebut.

Related posts:

Polres Ternate Ungkap Tabrak Lari Viral di Medsos, Barang Bukti Diserahkan ke Unit Laka

September 26, 2026
Maluku Utara

SeOPMI Haltim Kecam Respons Kabid BPKAD soal Kondisi Asrama Mahasiswa

September 26, 2026
Maluku Utara

GP Ansor Minta Proses Hukum Kasus Sibenpopo Ditangani Proefesional Dan Transparan

September 26, 2026
Maluku Utara

Wasekjen Pemuda Katolik Dukung Penegak Hukum Kasus Sibenpopo-Banemo di Halmahera Tengah

September 26, 2026
Maluku Utara

Polda Malut: Pembunuh Ali Daud Bukan Warga Sibenpopo, Karakteristik Pelaku Mengarah ke Kelompok Noma...

September 25, 2026
Maluku Utara

Persada Cup I Berakhir Meriah, Sportivitas dan Persaudaraan Warnai Laga Final

September 25, 2026
Halmahera Timur

Pembukaan 29,89 Hektare di Sula Disorot, Legalitas Hutan Desa Dipertanyakan

September 24, 2026
Maluku Utara

Polda Malut Tegaskan Foto Selongsong Peluru yang Beredar di Medsos Bukan Peluru Tajam

September 24, 2026
Maluku Utara

Kapolda Malut Imbau Masyarakat Sibenpopo dan Banemo Tahan Diri, Percayakan Proses Hukum

September 24, 2026
Maluku Utara

Polda Malut Amankan 5 Tersangka Kasus Konflik di Patani Barat, 3 Orang Masih dalam Pencarian

September 24, 2026
Maluku Utara

Kapolres Ternate Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi dengan Damai dan Tertib

September 24, 2026
Maluku Utara

Zahira Asmal dari Cape Town Afrika Selatan, berkunjung ke Ilmu Sejarah FIB Unkhair

September 24, 2026
Maluku Utara

Polres Ternate Dan IAIN Ternate Perkuat Kamtibmas,Lewat sinergitas Dan Edukasi Hukum

September 24, 2026
Maluku Utara

Warga Banemo Protes Penangkapan Lima Warga, Minta Kasus Ali Abas Diungkap

September 24, 2026
Maluku Utara

PM Kesultanan Tidore: Klaim Lahan Sagu "Kalimeja" Harus Didasarkan pada Alas Hak yang Jelas

September 23, 2026
Halmahera Timur

Sultan Tidore Kukuhkan Majida Fabanyo dan Seluruh Pengurus IKT Haltim Periode 2026–2030

September 23, 2026
Halmahera Timur

BPD Terpilih se-Kecamatan Wasile Timur Ikuti Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas

September 23, 2026
Halmahera Timur

Kunker Ke Kecamatan Pulau Ternate, Wali kota Evaluasi Kinerja Kecamatan Dan Kelurahan

September 23, 2026
Maluku Utara

LATAMLA Soroti Pembukaan Lahan Hutan Lindung Pulau Sulabesi, Minta Legalitas Dibuka ke Publik

September 22, 2026
Maluku Utara

Kecelakaan Tragis di Puncak Kawinet, Satu Pengendara Dinyatakan Meninggal Dunia

September 22, 2026
Maluku Utara

Pj Kades Cemara Jaya Apresiasi Peran Aktif Pemuda dan Masyarakat

September 22, 2026
Halmahera Timur

DPC PDI Perjuangan Haltim Gelar Konsolidasi dan Rapat Pleno, Evaluasi Kinerja Fraksi

September 21, 2026
Halmahera Timur

Polres Ternate Ungkap Kasus Kekerasan dan Persetubuhan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan

September 21, 2026
Maluku Utara

Polres Ternate Ungkap Dugaan Investasi Ilegal Zahra Berkah, Dana Teridentifikasi Rp3,93 Miliar

September 21, 2026
Maluku Utara

Forum Literasi Belo-Belo Ikuti Workshop Citizen Journalism, Perkuat Kapasitas Jurnalisme Warga

September 21, 2026
Halmahera Timur

Sigap di Tengah Jalan, Koramil, Polsek dan Warga Bantu Korban Laka Lalin di Mekarsari

September 21, 2026
Halmahera Timur

Kekeringan Jadi Perhatian, Pemdes Cemara Jaya Perkuat Koordinasi Lintas Pihak Cari Solusi

September 20, 2026
Halmahera Timur

Pasukan DONAT Gula Bersama Warga Cemara Jaya Temukan Titik Air Terjun, Dorong Penambahan Jaringan Pi...

September 20, 2026
Halmahera Timur

Owner Zahra Berkah Sahriyani Ditetapkan Tersangka oleh Polres Ternate

September 19, 2026
Maluku Utara

Musim Kemarau, Warga Dodaga Jemur Kopra dan Harapkan Bantuan Oven Pengering

September 19, 2026
Halmahera Timur

AKBP Rona Buha Tua Tambunan Resmi Jabat Kapolres Halmahera Timur

September 18, 2026
Maluku Utara

Pemdes Cemara Jaya dan Pemuda, BPBD serta BWS Bersinergi Pulihkan PAM dan Salurkan Air Bersih

September 18, 2026
Halmahera Timur

Yunus Baud Siap Wujudkan “Yawanli Unggul” melalui Penguatan Ekonomi Lokal

September 17, 2026
Halmahera Timur

Desa Dodaga Resmi Miliki Perdes Perlindungan Mata Air dan Keanekaragaman Hayati

September 17, 2026
Halmahera Timur

Dugaan Pungutan Rp25 Juta per Kades, FORMAHSEL Jakarta Desak KPK Periksa Kadis PMD Halsel

September 17, 2026
Press Release

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Ternate Ungkap Tabrak Lari Viral di Medsos, Barang Bukti Diserahkan ke Unit Laka
SeOPMI Haltim Kecam Respons Kabid BPKAD soal Kondisi Asrama Mahasiswa
GP Ansor Minta Proses Hukum Kasus Sibenpopo Ditangani Proefesional Dan Transparan
Wasekjen Pemuda Katolik Dukung Penegak Hukum Kasus Sibenpopo-Banemo di Halmahera Tengah
Polda Malut: Pembunuh Ali Daud Bukan Warga Sibenpopo, Karakteristik Pelaku Mengarah ke Kelompok Nomaden
Persada Cup I Berakhir Meriah, Sportivitas dan Persaudaraan Warnai Laga Final
Pembukaan 29,89 Hektare di Sula Disorot, Legalitas Hutan Desa Dipertanyakan
Polda Malut Tegaskan Foto Selongsong Peluru yang Beredar di Medsos Bukan Peluru Tajam

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 14:11 WIT

Polres Ternate Ungkap Tabrak Lari Viral di Medsos, Barang Bukti Diserahkan ke Unit Laka

Sabtu, 26 September 2026 - 12:55 WIT

Kabid BPKAD Haltim Beri Klarifikasi Soal Polemik Air Asrama Mahasiswa

Sabtu, 26 September 2026 - 10:22 WIT

SeOPMI Haltim Kecam Respons Kabid BPKAD soal Kondisi Asrama Mahasiswa

Sabtu, 26 September 2026 - 10:07 WIT

GP Ansor Minta Proses Hukum Kasus Sibenpopo Ditangani Proefesional Dan Transparan

Sabtu, 26 September 2026 - 09:27 WIT

Wasekjen Pemuda Katolik Dukung Penegak Hukum Kasus Sibenpopo-Banemo di Halmahera Tengah

Berita Terbaru

Halmahera Timur

Kabid BPKAD Haltim Beri Klarifikasi Soal Polemik Air Asrama Mahasiswa

Sabtu, 26 Sep 2026 - 12:55 WIT

isi percakapan telah disamarkan untuk melindungi privasi.

Halmahera Timur

SeOPMI Haltim Kecam Respons Kabid BPKAD soal Kondisi Asrama Mahasiswa

Sabtu, 26 Sep 2026 - 10:22 WIT

error: Content is protected !!