Talud Rusak Tiga Tahun, Rumah Warga Desa Foli Kerap Diterjang Air Laut

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Talud yang Rusak Selama Tiga Tahun di Desa Foli

Talud yang Rusak Selama Tiga Tahun di Desa Foli

Haltim, Detikharianpos.com – Kerusakan talud penahan air laut di Desa Foli, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, dikeluhkan warga karena menyebabkan air laut sering masuk ke permukiman warga saat pasang naik.

Kondisi tersebut disebut telah berlangsung kurang lebih tiga tahun tanpa adanya perbaikan dari pemerintah daerah. Akibat rusaknya talud di kawasan pesisir itu, air laut tidak hanya menggenangi rumah warga, tetapi juga meluap hingga ke badan jalan desa ketika air pasang tinggi terjadi.

Salah satu warga Desa Foli, Wahyudi Kiha, mengatakan kerusakan talud tersebut semakin mengkhawatirkan karena berdampak langsung terhadap aktivitas dan kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitar pantai.

“Talud itu sudah hampir tiga tahun rusak. Kalau air laut pasang, air bisa masuk sampai ke rumah warga bahkan sampai ke jalan,” ujar Wahyudi kepada media ini, Selasa (02/06).

Menurutnya, masyarakat pesisir Desa Foli sebenarnya telah berulang kali menyampaikan usulan perbaikan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Namun hingga kini, usulan tersebut belum juga direalisasikan.

“Kami bersama masyarakat sekitar pantai sudah beberapa kali mengusulkan saat Musrenbang, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” katanya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur bersama dinas terkait segera turun tangan menangani persoalan tersebut sebelum kerusakan semakin parah dan mengancam permukiman warga.

Masyarakat juga meminta agar pemerintah tidak hanya melakukan perbaikan sementara, tetapi membangun tanggul atau talud baru yang lebih kuat dan mampu menahan hantaman air laut dalam jangka panjang.

“Kami berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera memperbaiki talud ini, kalau perlu dibuat tanggul baru yang lebih kuat agar masyarakat tidak terus terdampak saat air pasang,” harap warga.

Penulis : Amat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Diduga Bawa Limbah Perusahaan, Puluhan Kilo Ikan di Wisata Pondok Cemara subaim Halmahera Timur Mati Mendadak
Bupati dan Wakil Bupati Halteng Tinjau Lokasi Banjir di Weda, Warga Diungsikan ke Kediaman Bupati
Banjir Kali Opyang, Warga Minta DLH Investigasi Dugaan Sedimen Tambang
Sejumlah Desa di Wasile Timur Kembali Torehkan Prestasi Gemilang di HUT ke-23 Halmahera Timur
Kecamatan Wasile Ucapkan Selamat HUT ke-23 Kabupaten Haltim, Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan Daerah
Bupati Halteng Temui Warga Desa Sakam, Upayakan Pembangunan Jembatan Penghubung Haltim–Halteng
Upacara HUT Haltim Digelar, Berikut Kata Bupati Ubaid Yakub
Bupati Ikram Malan Sangadji Hadiri Upacara HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Timur

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:03 WIT

Banjir Diduga Bawa Limbah Perusahaan, Puluhan Kilo Ikan di Wisata Pondok Cemara subaim Halmahera Timur Mati Mendadak

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:58 WIT

Talud Rusak Tiga Tahun, Rumah Warga Desa Foli Kerap Diterjang Air Laut

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:27 WIT

Bupati dan Wakil Bupati Halteng Tinjau Lokasi Banjir di Weda, Warga Diungsikan ke Kediaman Bupati

Senin, 1 Juni 2026 - 04:38 WIT

Banjir Kali Opyang, Warga Minta DLH Investigasi Dugaan Sedimen Tambang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:49 WIT

Kecamatan Wasile Ucapkan Selamat HUT ke-23 Kabupaten Haltim, Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Penulis

Opini

Kontroversi identitas dan perayaan HUT KE-23 Haltim

Senin, 1 Jun 2026 - 22:13 WIT