SPI Haltim Soroti Minimnya Keterbukaan Penanganan Dugaan Pencemaran di Muara Sungai Opiyang

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haltim, Detikharianpos.com – Serikat Petani Indonesia (SPI) Cabang Halmahera Timur menyoroti minimnya keterbukaan informasi terkait proses penanganan dugaan pencemaran lingkungan di kawasan Muara Sungai Opiyang, Kecamatan Wasile, Halmahera Timur.

Ketua SPI Halmahera Timur, Nurhakiki, menyampaikan bahwa pada Senin (8/6/2026), tim Gakkum bersama perwakilan PT ARA sempat berada di lokasi muara Sungai Opiyang untuk melakukan peninjauan lapangan.

Menurut Nurhakiki, dirinya yang berada langsung di lokasi melihat adanya aktivitas penerbangan drone yang dilakukan di area tersebut sebagai bagian dari kegiatan investigasi.

“Pada hari Senin kemarin tim Gakkum bersama perwakilan PT ARA berada di kawasan Muara Sungai Opiyang. Kami melihat langsung adanya aktivitas penerbangan drone di lokasi,” ujar Nurhakiki, Selasa (09/06).

Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu anggota tim Gakkum sempat menyampaikan rencana pertemuan dengan Camat Wasile yang dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya.

Namun hingga kini, SPI Halmahera Timur maupun masyarakat yang terdampak belum memperoleh informasi resmi terkait agenda tersebut.

“Belum ada informasi resmi mengenai waktu, tempat, agenda pembahasan, maupun pihak-pihak yang diundang dalam pertemuan itu,” lanjutnya.

SPI Halmahera Timur berharap seluruh proses penanganan persoalan lingkungan ini dilakukan secara terbuka dan melibatkan masyarakat yang terdampak langsung.

Menurut mereka, warga memiliki hak untuk mengetahui perkembangan hasil investigasi serta langkah-langkah yang akan diambil pemerintah dan pihak terkait dalam menangani persoalan yang terjadi.

“Warga berhak memperoleh informasi mengenai hasil investigasi, rencana tindak lanjut, serta langkah-langkah yang akan diambil untuk menjawab persoalan banjir, sedimentasi, dan pencemaran yang mereka alami,” tegas Nurhakiki.

Informasi tersebut juga telah diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SPI Bidang Komunikasi untuk ditambahkan ke dalam artikel dan dokumentasi advokasi organisasi.

Penulis : Amat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Burung Indonesia Sosialisasikan Pentingnya Pelestarian Mangrove di Lopon Beach Tutuling Jaya
Abubakar Manuai Resmi Maju Sebagai Calon Om Pala Teluk Buli, Usung Semangat Membangun Kampung Bersama Rakyat
Produk Lokal MA 11 Karya Putra Daerah Tutuling Jaya Dorong Kemajuan Pertanian dan Peternakan di Halmahera Timur
Mediasi Masyarakat Subaim dan PT. ARA Kembali Buntu, Warga Ancam Boikot Jalan Hauling
Pemerintah Kecamatan Wasile Timur Bersama Sekretaris Desa dan Bendahara Desa Gelar Pertemuan Rutin Bulanan
Hak ASN dan PPPK jadi Prioritas, Pemkab Haltim Klaim Kondisi Fiskal Masih Aman
Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kecamatan Wasile Timur dan Pemdes Dodaga Gelar Kerja Bakti Bersama
Karang Taruna Buli Karya Gelar Gotong Royong Bersihkan Badan Jalan dan Ranting Pohon

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:29 WIT

Burung Indonesia Sosialisasikan Pentingnya Pelestarian Mangrove di Lopon Beach Tutuling Jaya

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:07 WIT

Abubakar Manuai Resmi Maju Sebagai Calon Om Pala Teluk Buli, Usung Semangat Membangun Kampung Bersama Rakyat

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:33 WIT

Produk Lokal MA 11 Karya Putra Daerah Tutuling Jaya Dorong Kemajuan Pertanian dan Peternakan di Halmahera Timur

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:24 WIT

Mediasi Masyarakat Subaim dan PT. ARA Kembali Buntu, Warga Ancam Boikot Jalan Hauling

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:33 WIT

Pemerintah Kecamatan Wasile Timur Bersama Sekretaris Desa dan Bendahara Desa Gelar Pertemuan Rutin Bulanan

Berita Terbaru