Wartawan Liput Dugaan Illegal Logging di Obi Diduga Diintimidasi Oknum Polisi Polda Malut

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel, Detikharianpos.com – Tiga wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, diduga mengalami intimidasi dan penghinaan oleh sejumlah oknum anggota kepolisian yang disebut bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (6/8/2026), saat para wartawan melakukan peliputan terkait dugaan aktivitas penebangan liar serta pengolahan dan penampungan kayu secara ilegal di salah satu pangkalan kayu milik seseorang yang dikenal dengan nama Tris alias Mas Tri, di Desa Kampung Buton, Kecamatan Obi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah anggota kepolisian Polda Malut terlihat berada di sekitar penginapan N&M (Najwir dan Miswar), yang lokasinya berada di depan pangkalan kayu tersebut.

Kehadiran personel kepolisian itu kemudian menarik perhatian para wartawan. Mereka berupaya memperkenalkan diri sekaligus meminta konfirmasi terkait tujuan dan agenda kedatangan tim Polda Malut ke Pulau Obi.

Namun, salah seorang yang disebut sebagai komandan tim belum memberikan keterangan resmi mengenai tujuan keberadaan mereka di lokasi tersebut.

Situasi kemudian memanas ketika salah seorang wartawan bernama Dino, warga Obi, mengambil dokumentasi di depan penginapan N&M. Dalam foto tersebut terlihat dua rekan wartawan bersama sejumlah anggota kepolisian yang berada di depan penginapan.

Menurut Dino, dokumentasi tersebut diambil sebagai bagian dari kegiatan jurnalistik sekaligus untuk membuktikan bahwa dirinya bersama rekan-rekannya telah bertemu dan meminta konfirmasi kepada pihak kepolisian.

Namun, Dino mengaku kemudian didesak oleh beberapa orang yang disebut sebagai anggota Polda Malut untuk menghapus foto tersebut.

“Foto itu diambil sebagai bukti tatap muka saat permintaan konfirmasi. Saat mengetahui ada pengambilan gambar, saya dipaksa menghapus oleh beberapa orang oknum polisi Polda Malut,” ujar Dino.

Saat dikonfirmasi mengenai dugaan pemaksaan penghapusan dokumentasi tersebut, salah seorang yang disebut sebagai komandan tim Polda Malut dan belum diketahui identitasnya menyatakan bahwa foto tersebut diambil tanpa persetujuan.

Persoalan tidak berhenti pada dugaan pemaksaan penghapusan foto. Para wartawan kemudian kembali meminta kesempatan untuk berbicara secara langsung dengan komandan tim tersebut.

Permintaan itu disampaikan dengan maksud menyampaikan informasi serta temuan yang diperoleh selama melakukan peliputan di wilayah Pulau Obi.

Namun, menurut keterangan wartawan yang berada di lokasi, permintaan tersebut justru mendapat respons yang dinilai merendahkan profesi dan martabat wartawan.

Wartawan mengaku mendapat lontaran kata “HOMO”, yang disebut disampaikan ketika mereka meminta kesempatan berbicara secara empat mata.

READ  Ketika Desa Dipaksa Menanggung Ongkos Negara yang Gagal Menata Dirinya

> “Ngana (kamu) ‘HOMO’ ka apa sehingga ajak tatap muka empat mata,” demikian ucapan yang menurut pengakuan wartawan dilontarkan oleh komandan tim tersebut.

Ucapan tersebut dinilai tidak pantas apabila benar disampaikan oleh seorang anggota kepolisian kepada wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

Dugaan intimidasi dan penghinaan itu disebut terjadi di hadapan salah seorang penyidik Polsek Obi, Briptu Jufitra Sangadji, yang berada di lokasi saat kejadian.

Kehadiran sejumlah anggota Polda Malut di Pulau Obi juga menjadi perhatian, terutama karena keberadaan mereka disebut berada di sekitar lokasi yang menjadi objek peliputan wartawan terkait dugaan aktivitas penebangan, pengolahan, dan penampungan kayu ilegal.

Sebelum peristiwa dugaan intimidasi tersebut terjadi, dua orang karyawan perusahaan kayu PT Wijaya Karya Indonesia (WKI) yang beroperasi di wilayah Sosepe, Kecamatan Obi, yakni Abu bersama seorang rekannya, disebut mengaku melakukan penjemputan terhadap tim kepolisian Polda Malut menggunakan speedboat milik perusahaan tersebut.

Informasi itu masih memerlukan konfirmasi dari pihak PT WKI maupun Polda Malut untuk memastikan tujuan, agenda, serta hubungan kedatangan tim kepolisian dengan aktivitas di lokasi tersebut.

Peristiwa dugaan pemaksaan penghapusan dokumentasi dan penghinaan terhadap wartawan ini perlu mendapat perhatian serius, terutama karena terjadi ketika jurnalis sedang menjalankan tugas peliputan.

Jika dugaan tersebut benar, tindakan pemaksaan terhadap wartawan dalam menjalankan kerja jurnalistik patut dipertanyakan dari perspektif kebebasan pers dan perlindungan terhadap kerja jurnalistik.

Wartawan memiliki hak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dalam menjalankan tugas jurnalistik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta Kode Etik Jurnalistik.

Karena itu, Polda Maluku Utara diharapkan memberikan penjelasan secara terbuka mengenai identitas personel yang berada di lokasi, tujuan kedatangan tim ke Pulau Obi, serta kronologi sebenarnya terkait dugaan pemaksaan penghapusan foto dan ucapan yang disebut menghina wartawan.

Konfirmasi dari pihak kepolisian penting agar pemberitaan mengenai peristiwa ini tetap berimbang dan tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak yang disebut sebagai komandan tim Polda Malut belum memberikan penjelasan resmi mengenai dugaan intimidasi dan penghinaan tersebut.

Related posts:

Event Exodus 4 Nusantara Chapter Meriahkan Singkawang, Polres Laksanakan Pengamanan hingga Acara Ber...

Agustus 2, 2026
Polri

Melalui Patroli Cipkon, Sat Samapta Polres Pulau Taliabu Terus Hadir Menjaga Keamanan Masyarakat

Juli 26, 2026
Polri

Polres Singkawang Laksanakan Pengamanan Eksekusi Perdata Secara Humanis dan Profesional

Juli 24, 2026
Polri

Polres Singkawang Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Eksekusi Perkara Perdata

Juli 24, 2026
Polri

Tekan Peredaran Miras, Sat Samapta Polres Pulau Taliabu Amankan Puluhan Botol Cap Tikus

Juli 21, 2026
Pulau Taliabu

Polres Singkawang Ikut Donor Darah Peringati HUT ke-68 Kodam XII/Tanjungpura

Juli 15, 2026
Polri

Ratusan Botol Miras Dimusnahkan, Polsek Siap Gela Intensifkan Pemberantasan Peredaran Miras

Juli 1, 2026
Polri

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Singkawang Teguhkan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

Juli 1, 2026
Polri

Patroli Polsek Siap Gela Cegah Potensi Gangguan Kamtibmas, Sajam Diamankan

Juni 28, 2026
Pulau Taliabu

Polres Singkawang Gelar Upacara PTDH terhadap Bripda Fitri Riansyah

Juni 11, 2026
Polri

Jelang Operasi Patuh Kie Raha 2026, Polres Haltim Ingatkan Kelengkapan Berkendara

Juni 4, 2026
Maluku Utara

Patroli Cipkon Malam, Polisi Amankan Miras dan Pelajar Konsumsi Lem Fox

April 13, 2026
Polri

Polisi dan Warga Bersinergi, Miras Dimusnahkan di Taliabu Utara

Maret 26, 2026
Polri

Hingga Hari Ketiga Lebaran, Wisata Taliabu Utara Dipadati, Polisi Lakukan Pengawasan Ketat

Maret 23, 2026
Polri

Razia Ketat di Taliabu Utara, Polisi Amankan Puluhan Sajam

Maret 22, 2026
Pulau Taliabu

Jembatan Putus Diterjang Banjir, Polisi dan Warga Bangun Jembatan Darurat di Taliabu Utara

Maret 15, 2026
Pulau Taliabu

Disamarkan Kopi, Miras dari Banggai ke Taliabu Tetap Terendus Polisi

Maret 7, 2026
Pulau Taliabu

Peredaran Miras di Taliabu Utara Digerebek Saat Ramadhan

Maret 6, 2026
Pulau Taliabu

Ramadan Hingga Idulfitri, Peredaran Miras di Taliabu Utara Diburu Polisi

Maret 5, 2026
Pulau Taliabu

Intensif di Bulan Ramadhan, Polsek Siap Gela Kembali Sikat Peredaran Miras di Taliabu Utara

Maret 3, 2026
Polri

Polres Pulau Taliabu Perketat Operasi, 190 Botol Cap Tikus Diamankan dari KM Griselia

November 26, 2025
Polri

Bhabinkamtibmas Kawalo–Woyo Pertegas Upaya Polres Taliabu Memutus Peredaran Miras

November 25, 2025
Pulau Taliabu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Event Exodus 4 Nusantara Chapter Meriahkan Singkawang, Polres Laksanakan Pengamanan hingga Acara Berjalan Kondusif
Melalui Patroli Cipkon, Sat Samapta Polres Pulau Taliabu Terus Hadir Menjaga Keamanan Masyarakat
Polres Singkawang Laksanakan Pengamanan Eksekusi Perdata Secara Humanis dan Profesional
Polres Singkawang Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Eksekusi Perkara Perdata
Tekan Peredaran Miras, Sat Samapta Polres Pulau Taliabu Amankan Puluhan Botol Cap Tikus
Polres Singkawang Ikut Donor Darah Peringati HUT ke-68 Kodam XII/Tanjungpura
Ratusan Botol Miras Dimusnahkan, Polsek Siap Gela Intensifkan Pemberantasan Peredaran Miras
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Singkawang Teguhkan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:30 WIT

Wartawan Liput Dugaan Illegal Logging di Obi Diduga Diintimidasi Oknum Polisi Polda Malut

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:01 WIT

Event Exodus 4 Nusantara Chapter Meriahkan Singkawang, Polres Laksanakan Pengamanan hingga Acara Berjalan Kondusif

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:53 WIT

Melalui Patroli Cipkon, Sat Samapta Polres Pulau Taliabu Terus Hadir Menjaga Keamanan Masyarakat

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:29 WIT

Polres Singkawang Laksanakan Pengamanan Eksekusi Perdata Secara Humanis dan Profesional

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:42 WIT

Polres Singkawang Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Eksekusi Perkara Perdata

Berita Terbaru