Haltim, Detikharianpos.com – Petani hortikultura di Desa Tutuling Jaya, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, mengeluhkan fluktuasi harga cabai (rica), tomat, dan sejumlah komoditas pertanian lainnya.
Harga jual hasil panen yang berubah dalam waktu singkat dinilai menyulitkan petani karena tidak sebanding dengan biaya produksi yang terus meningkat.
Salah seorang petani, Pak Wiji, mengatakan harga rica dan tomat dapat berubah drastis hanya dalam kurun waktu tiga hingga empat hari. Kondisi tersebut membuat petani kesulitan memperkirakan pendapatan dan sering kali mengalami kerugian.
“Misalnya hari ini kami menjual rica atau tomat dengan harga Rp10 ribu per kilogram, Tiga atau empat hari kemudian harganya sudah berubah lagi. Kalau bukan turun, naiknya juga hanya sedikit. Kami benar-benar bingung dengan kondisi seperti ini,” ujar Pak Wiji.
Menurutnya, persoalan yang paling dirasakan petani bukan hanya cuaca atau teknik budidaya, melainkan ketidakpastian harga jual yang sepenuhnya ditentukan oleh para tengkulak.
“Kami tidak bisa menentukan harga. Yang menentukan harga adalah para tengkulak. Mereka sering beralasan harga turun karena banyak pasokan rica, tomat, dan sayuran dari Manado masuk ke Halmahera Timur sehingga harga hasil panen petani lokal ikut anjlok,” katanya.
Selain harga yang tidak stabil, Wiji juga mengeluhkan meningkatnya biaya produksi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Dampaknya, harga pupuk, pestisida, dan kebutuhan pertanian lainnya ikut naik sehingga kemampuan petani untuk membeli sarana produksi menjadi terbatas.
“Naiknya harga BBM membuat biaya pertanian semakin tinggi, Kami jadi kesulitan membeli pupuk dan kebutuhan lainnya.
Akibatnya hasil panen ikut terpengaruh, sementara harga jual justru sering turun,” ungkapnya.
Ia mengaku hingga saat ini para petani di Desa Tutuling Jaya belum pernah mendapatkan sosialisasi maupun pendampingan dari instansi terkait mengenai pemasaran hasil pertanian maupun upaya menjaga stabilitas harga.
“Selama ini petani dituntut mandiri, Kami berharap ada perhatian dari pemerintah, khususnya Dinas Pertanian, agar tidak hanya menerima laporan, tetapi turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi yang sebenarnya,” ujarnya.
Wiji berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur melalui Dinas Pertanian dan instansi terkait segera melakukan peninjauan ke sentra-sentra pertanian di Kecamatan Wasile Timur.
Menurutnya, kehadiran pemerintah sangat diperlukan untuk mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi petani sekaligus merumuskan solusi agar harga hasil panen lebih stabil.
“Kami berharap pemerintah hadir dan melihat langsung masalah yang kami alami. Bukan hanya petani di Desa Tutuling Jaya, tetapi juga petani di seluruh desa di Kecamatan Wasile Timur, agar ada solusi nyata yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” tutupnya.
Related posts:
BEM UNUTARA Desak ESDM Malut Periksa Dokumen RKAB dan Pengapalan Ore Nikel PT AMIN
Oktober 29, 2026Kejari Haltim Tetapkan Mantan Kepala Puskesmas Buli sebagai Tersangka Korupsi Dana BOK, Kerugian Neg...
Oktober 29, 2026IKT Haltim Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Nasri Abubakar sebagai Ketua IKT Kota Ternate
Oktober 28, 2026Respons Cepat ANTAM Group, TNI, dan Warga Padamkan Kebakaran di Tongata
Oktober 25, 2026IKT Haltim Apresiasi Sambutan Hangat untuk Kontingen Tidore
Oktober 23, 2026SeOPMI HALTIM Desak Kades-Kades di Kecamatan Maba Selatan Tegas Sikapi Lintasan Tongkang di Perairan...
Oktober 22, 2026IKT Haltim Kecam Dugaan Kekerasan terhadap Faturahman Djaguna di Yogyakarta
Oktober 22, 2026IKT Haltim Sambut Hangat Kontingen Kota Tidore Kepulauan pada HKG-PKK ke-54 Maluku Utara
Oktober 21, 2026SEOPMI Haltim Desak Pemerintah Periksa Aktivitas Tongkang di Perairan Maba Selatan
Oktober 20, 2026IKT Haltim Siapkan Penjemputan Kontingen HKG-PKK Kota Tidore Kepulauan
Oktober 20, 2026Perkuat Persaudaraan dan Basis Organisasi, IKT Haltim Dorong Pendataan Warga di 10 Kecamatan
Oktober 19, 2026Indosat Siapkan Jalur Jaringan Alternatif, Kualitas Layanan di Wasile Timur Ditingkatkan
Oktober 19, 2026BEM UNUTARA Desak ESDM dan KLH Periksa PT ANI, Minta IUP Dicabut Jika Pelanggaran Terbukti
Oktober 18, 2026Surat Panggilan Belum Ditandatangani, Farid Ibrahim Pertanyakan Penanganan Disnakertrans Haltim
Oktober 17, 2026DPD NasDem Haltim Matangkan Persiapan Pelantikan dan Rakerda, Fokus Konsolidasi Pemilu 2029
Oktober 15, 2026Sekjen Ampera Haltim Soroti Penanganan Dugaan Korupsi, Desak Kejari Beri Kejelasan
Oktober 15, 2026Sekda Haltim Instruksikan Evaluasi Berkala untuk Percepatan MCSP 2026
Oktober 14, 2026Kades Hilaitetor dan Warga Apresiasi Pemkab Haltim, Rehabilitasi Jalan Lapen dan Pemangkasan Bukit D...
Oktober 12, 2026SEOPMI Haltim Soroti Anggaran Mes BPK Malut Rp854 Juta, Desak Transparansi APBD
Oktober 12, 2026Peduli Warga Terdampak Asap Karhutla, KOPIGORA Haltim Salurkan 2.500 Masker
Oktober 11, 2026DPD NasDem Halmahera Timur Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus dan Rakerda Akhir Oktober 2026
Oktober 9, 2026Panen Perdana Bawang Merah Bima Brebes, Pemkab Haltim dan BI Perkuat Pasar Hasil Pertanian
Oktober 8, 2026PERNYATAAN SIKAP BEM UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA MALUKU UTARA
Oktober 8, 2026Program Perlindungan Sosial Lansia Resmi Diluncurkan Pemkab Haltim
Oktober 7, 2026Kecelakaan Tambang dan Tanggung Jawab Pemerintah: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
Oktober 7, 2026IKT dan DPC IPEKB Haltim Bagikan 1.000 Masker kepada Warga Kota Maba
Oktober 6, 2026IKT Halmahera Timur Bagikan Masker Gratis kepada Warga Kota Maba
Oktober 6, 2026Dukung Ketahanan Pangan, Pemdes Sidomulyo Tingkatkan Produksi Padi, Petani Terkendala Pupuk dan Mesi...
Oktober 5, 2026Koramil 1505-02 Apresiasi Ucapan HUT TNI ke-81 dari Polsek Wasile
Oktober 5, 2026Sekda Haltim Dorong IKB-Makayoa Jadikan Persaudaraan sebagai Kekuatan Organisasi
Oktober 4, 2026PB IKT Haltim Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Ardiansyah Majid sebagai Ketua IKB Makayoa
Oktober 4, 2026Disnakertrans Sebut Kasus Farid Selesai, Farid Masih Pertanyakan Prosesnya
Oktober 4, 2026Jaga Lumbung Pangan Maluku Utara, Petani Subaim Minta Perhatian Serius dan Dukungan Pemda
Oktober 3, 2026Disnakertrans Haltim Klarifikasi Kasus Farid, Hak Pekerja Disebut Telah Dibayarkan
Oktober 3, 2026Kemarau Panjang Picu Krisis Air di Sejumlah Wilayah Haltim, Fagogoru Institute Bersuara
September 30, 2026Penulis : Amat



























