Jaga Lumbung Pangan Maluku Utara, Petani Subaim Minta Perhatian Serius dan Dukungan Pemda

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wasile timur, detikharianpos.com — Subaim, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), merupakan salah satu kawasan pertanian yang berperan dalam produksi pangan di Maluku Utara. Di tengah upaya mempertahankan produktivitas pertanian, petani masih menghadapi sejumlah kendala, mulai dari ketersediaan pupuk, alat pertanian, pasokan air hingga fluktuasi harga hasil panen.

Kondisi tersebut menjadi perhatian petani karena biaya produksi yang harus dikeluarkan tidak selalu sebanding dengan hasil yang diperoleh ketika harga komoditas mengalami penurunan.

Amin, petani padi asal Desa Toboiono, mengatakan dukungan pemerintah daerah diperlukan untuk membantu petani memenuhi kebutuhan pertanian sekaligus mempertahankan produktivitas lahan.

Menurutnya, salah satu kebutuhan yang masih menjadi persoalan adalah ketersediaan pupuk.

“Kami hanya meminta pemerintah Kabupaten Halmahera Timur untuk terus merespons keluhan kami terkait pupuk dan juga pengadaan pupuk,” kata Amin.

Selain pupuk, ia berharap pemerintah memberikan dukungan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) yang dapat membantu petani dalam proses pengolahan lahan hingga panen.

Amin mengatakan ketersediaan pupuk menjadi salah satu faktor penting yang berkaitan dengan hasil produksi pertanian.

“Pupuk juga bagian terpenting untuk bagaimana hasil panen kami naik atau tidak,” ujarnya.

Ia berharap perhatian pemerintah daerah terhadap petani dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, baik dalam penyediaan sarana produksi maupun alat pertanian.

 

Sementara itu, petani hortikultura di Desa Tutuling Jaya menghadapi persoalan lain, terutama keterbatasan pasokan air selama musim kemarau dan fluktuasi harga hasil panen.

Wiyardi, salah satu petani hortikultura setempat, mengatakan petani harus bergantian memanfaatkan air dari saluran irigasi untuk memenuhi kebutuhan tanaman.

“Hal pertama yang dirasakan saat ini adalah sulitnya pasokan air, karena harus bergantian menggunakan air di saluran irigasi untuk mengairi tanaman,” kata Wiyardi.

Menurutnya, berkurangnya debit air berdampak terhadap tanaman hortikultura, termasuk cabai atau rica. Sebagian tanaman disebut mengalami kematian akibat kekeringan.

“Kemarau di tahun ini membuat banyak petani mengalami gagal panen akibat matinya tanaman rica karena kekeringan,” ujarnya.

Wiyardi mengatakan kondisi tersebut dikhawatirkan semakin sulit apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang.

“Kami khawatir jika musim kemarau ini terus berkepanjangan, kami sulit sekali untuk mendapatkan air untuk tanaman kami. Air di saluran irigasi mulai berkurang jauh,” katanya.

“Hal ini sangat mengkhawatirkan,” tambahnya.

Selain persoalan air, Wiyardi mengatakan petani juga menghadapi risiko kerugian akibat fluktuasi harga hasil panen. Kondisi tersebut semakin berat karena biaya produksi dan perawatan tanaman cukup tinggi.

Ia mencontohkan tanaman rica yang membutuhkan perawatan intensif agar dapat tumbuh dan menghasilkan panen.

“Pupuk mahal, apalagi tanaman seperti rica perawatannya harus dengan super ekstra,” ujarnya.

Menurut Wiyardi, ketika harga hasil panen turun, petani dapat mengalami kerugian karena biaya yang telah dikeluarkan untuk pupuk, perawatan, tenaga dan kebutuhan produksi lainnya cukup besar.

Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat mengambil peran dalam membantu menciptakan kepastian pasar bagi hasil pertanian melalui BUMD.

Wiyardi mengusulkan agar BUMD dapat membeli hasil panen petani dengan harga yang layak, kemudian memasarkannya kembali, termasuk kepada perusahaan-perusahaan pertambangan yang membutuhkan pasokan bahan pangan.

READ  Musdes RKPDes 2027 di Wasile Timur Bahas Program Prioritas Desa

“Kami berharap ada peran pemerintah daerah melalui BUMD untuk membeli hasil panen kami dan kemudian dijual lagi ke perusahaan pertambangan. Dengan begitu, kami tidak lagi mengalami kerugian saat panen,” kata Wiyardi.

Selain akses pasar, ia juga berharap pemerintah menyediakan sumber air alternatif untuk kawasan pertanian, terutama ketika debit air irigasi menurun.

Salah satu kebutuhan yang diusulkan adalah pembangunan sumur bor untuk membantu memenuhi kebutuhan air tanaman selama musim kemarau.

“Kami minta perhatian pemerintah daerah untuk menyediakan sumur bor ke depannya, untuk menjaga tanaman kami,” kata Wiyardi.

Petani berharap perhatian pemerintah daerah dapat mencakup kebutuhan pupuk, alat pertanian, pengairan serta akses pasar, sesuai dengan kondisi yang dihadapi petani di lapangan.

Related posts:

Disnakertrans Haltim Klarifikasi Kasus Farid, Hak Pekerja Disebut Telah Dibayarkan

Oktober 3, 2026
Maluku Utara

Kapolda Maluku Utara Inisiasi Deklarasi Perdamaian Enam Desa di Kecamatan Patani Barat

Oktober 2, 2026
Maluku Utara

Kemarau Panjang Picu Krisis Air di Sejumlah Wilayah Haltim, Fagogoru Institute Bersuara

September 30, 2026
Halmahera Timur

SMUK Desak ESDM Evaluasi PT ANI, Soroti Persoalan Andalalin

September 30, 2026
Maluku Utara

SMUK Desak Kapolri Evaluasi Kapolda Maluku Utara Terkait Penanganan Kecelakaan Maut PT.ANI

September 30, 2026
Halmahera Timur

Musdes RKPDes 2027 di Wasile Timur Bahas Program Prioritas Desa

September 30, 2026
Halmahera Timur

Jalan Lolobata–Foly Dinilai Bantu Mobilitas Warga, Karang Taruna Beri Apresiasi

September 30, 2026
Halmahera Timur

Bupati Halmahera Timur Dukung Gerakan Tanam Padi PM-AAS di Wasile

September 30, 2026
Halmahera Timur

Asap Kembali Selimuti Wasile Timur, Warga Diimbau Waspada saat berkendara dan Gunakan Masker

September 29, 2026
Halmahera Timur

Kecelakaan Maut Libatkan Kendaraan Operasional PT ANI, Solidaritas Mahasiswa Desak Pengusutan Menyel...

September 29, 2026
Halmahera Timur

Sungai Opyang Tercemar Sampah, Warga Dorong Pemerintah Lakukan Penanganan Berkelanjutan

September 29, 2026
Halmahera Timur

Serap Aspirasi Warga Cemara Jaya, Wawan Sahbudin Serahkan Hasil Reses 2025 dan Tampung Usulan Baru 2...

September 28, 2026
Halmahera Timur

Pengaduan PT MRI Tak Kunjung Jelas, Farid Soroti Sikap Nakertrans dan Diamnya Pemda

September 28, 2026
Halmahera Timur

Fajri Barakati Sampaikan Selamat atas Terpilihnya Fahmi Abukasim sebagai Ketua PB IKT Pulau Morotai

September 27, 2026
Maluku Utara

Tindak Lanjut Pengaduan terhadap PT MRI Dipertanyakan, Farid Minta Perhatian Pemkab Haltim

September 27, 2026
Maluku Utara

Penyaluran Air Bersih di Dua Desa Libatkan Perusahaan dan Sejumlah Pihak

September 27, 2026
Halmahera Timur

Kabid BPKAD Haltim Beri Klarifikasi Soal Polemik Air Asrama Mahasiswa

September 26, 2026
Maluku Utara

SeOPMI Haltim Kecam Respons Kabid BPKAD soal Kondisi Asrama Mahasiswa

September 26, 2026
Maluku Utara

Persada Cup I Berakhir Meriah, Sportivitas dan Persaudaraan Warnai Laga Final

September 25, 2026
Halmahera Timur

PM Kesultanan Tidore: Klaim Lahan Sagu "Kalimeja" Harus Didasarkan pada Alas Hak yang Jelas

September 23, 2026
Halmahera Timur

Sultan Tidore Kukuhkan Majida Fabanyo dan Seluruh Pengurus IKT Haltim Periode 2026–2030

September 23, 2026
Halmahera Timur

BPD Terpilih se-Kecamatan Wasile Timur Ikuti Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas

September 23, 2026
Halmahera Timur

Pj Kades Cemara Jaya Apresiasi Peran Aktif Pemuda dan Masyarakat

September 22, 2026
Halmahera Timur

DPC PDI Perjuangan Haltim Gelar Konsolidasi dan Rapat Pleno, Evaluasi Kinerja Fraksi

September 21, 2026
Halmahera Timur

Forum Literasi Belo-Belo Ikuti Workshop Citizen Journalism, Perkuat Kapasitas Jurnalisme Warga

September 21, 2026
Halmahera Timur

Sigap di Tengah Jalan, Koramil, Polsek dan Warga Bantu Korban Laka Lalin di Mekarsari

September 21, 2026
Halmahera Timur

Kekeringan Jadi Perhatian, Pemdes Cemara Jaya Perkuat Koordinasi Lintas Pihak Cari Solusi

September 20, 2026
Halmahera Timur

Pasukan DONAT Gula Bersama Warga Cemara Jaya Temukan Titik Air Terjun, Dorong Penambahan Jaringan Pi...

September 20, 2026
Halmahera Timur

Musim Kemarau, Warga Dodaga Jemur Kopra dan Harapkan Bantuan Oven Pengering

September 19, 2026
Halmahera Timur

Pemdes Cemara Jaya dan Pemuda, BPBD serta BWS Bersinergi Pulihkan PAM dan Salurkan Air Bersih

September 18, 2026
Halmahera Timur

Yunus Baud Siap Wujudkan “Yawanli Unggul” melalui Penguatan Ekonomi Lokal

September 17, 2026
Halmahera Timur

Desa Dodaga Resmi Miliki Perdes Perlindungan Mata Air dan Keanekaragaman Hayati

September 17, 2026
Halmahera Timur

Warga Dodaga Kenang Dusun Sagu Kalimeja sebagai Sumber Penghidupan

September 17, 2026
Halmahera Timur

Moh Farid Bantah Disnakertrans Haltim, Klaim Punya Bukti Pengaduan dan surat panggilan resmi

September 16, 2026
Halmahera Timur

Kebakaran Gunung Wato-Wato Berlangsung Lebih dari 10 Hari, Warga Padamkan Api dengan Alat Seadanya

September 15, 2026
Halmahera Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disnakertrans Haltim Klarifikasi Kasus Farid, Hak Pekerja Disebut Telah Dibayarkan
Kapolda Maluku Utara Inisiasi Deklarasi Perdamaian Enam Desa di Kecamatan Patani Barat
Kemarau Panjang Picu Krisis Air di Sejumlah Wilayah Haltim, Fagogoru Institute Bersuara
SMUK Desak ESDM Evaluasi PT ANI, Soroti Persoalan Andalalin
SMUK Desak Kapolri Evaluasi Kapolda Maluku Utara Terkait Penanganan Kecelakaan Maut PT.ANI
Musdes RKPDes 2027 di Wasile Timur Bahas Program Prioritas Desa
Jalan Lolobata–Foly Dinilai Bantu Mobilitas Warga, Karang Taruna Beri Apresiasi
Bupati Halmahera Timur Dukung Gerakan Tanam Padi PM-AAS di Wasile

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:53 WIT

Jaga Lumbung Pangan Maluku Utara, Petani Subaim Minta Perhatian Serius dan Dukungan Pemda

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:34 WIT

Disnakertrans Haltim Klarifikasi Kasus Farid, Hak Pekerja Disebut Telah Dibayarkan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:44 WIT

Kapolda Maluku Utara Inisiasi Deklarasi Perdamaian Enam Desa di Kecamatan Patani Barat

Rabu, 30 September 2026 - 13:01 WIT

Kemarau Panjang Picu Krisis Air di Sejumlah Wilayah Haltim, Fagogoru Institute Bersuara

Rabu, 30 September 2026 - 12:27 WIT

SMUK Desak ESDM Evaluasi PT ANI, Soroti Persoalan Andalalin

Berita Terbaru

error: Content is protected !!