Dugaan Kosmetik Bermasalah Beredar di Ternate, Pengawasan Instansi Terkait Dipertanyakan

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Net)

Ilustrasi (Net)

Ternate, Detikharianpos.com – Dugaan peredaran produk kosmetik perawatan kulit dan wajah yang bermasalah mencuat di Kota Ternate, Maluku Utara. Sejumlah warga mengaku mengalami efek samping pada kulit setelah menggunakan produk kecantikan yang beredar di pasaran.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, beberapa pengguna mengalami perubahan pada kondisi kulit wajah setelah memakai produk tersebut. Reaksi yang muncul di antaranya kulit kemerah-merahan, muncul bintik-bintik kecil, benjolan menyerupai jerawat, hingga timbul flek hitam pada wajah.

Salah satu sumber yang ditemui media ini mengungkapkan bahwa pada awalnya produk tersebut tidak menimbulkan kecurigaan. Pada kemasan produk tercantum nomor registrasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga dianggap telah memenuhi standar keamanan.

“Awalnya kami yakin produk itu aman karena ada nomor registrasi BPOM di kemasannya. Namun setelah digunakan beberapa waktu, justru muncul reaksi pada kulit seperti terkelupas dan timbul bintik-bintik kecil,” ujar sumber tersebut, Jumat (06/03/26).

Sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan itu juga mengaku telah mendatangi kantor BPOM Maluku Utara guna menyampaikan laporan sekaligus menyerahkan sampel produk untuk dilakukan pengujian laboratorium.

“Kami sudah datang langsung melaporkan dan membawa sampel produk agar dapat diuji di laboratorium. Dugaan sementara ada kandungan bahan yang berpotensi membahayakan kulit, namun kami tetap menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang,” katanya.

Menurutnya, hingga saat ini masyarakat masih menantikan langkah konkret dari instansi terkait dalam melakukan pengawasan serta penelusuran terhadap produk kosmetik yang beredar di pasaran.

Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan, laporan masyarakat tersebut mulai mendapat perhatian dari pihak Dinas Kesehatan setempat terkait keluhan efek samping yang dialami sejumlah pengguna.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum berhasil terhubung dengan Kepala BPOM Maluku Utara guna memperoleh keterangan resmi terkait laporan masyarakat tersebut.

Penulis : Lidik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

32 Atlet Kontingen Kota Ternate Bertolak ke Tobelo, Siap Harumkan Nama Daerah di Porprov
SPI Haltim Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan Dampak Aktivitas Tambang
Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kecamatan Wasile Timur dan Pemdes Dodaga Gelar Kerja Bakti Bersama
Karang Taruna Buli Karya Gelar Gotong Royong Bersihkan Badan Jalan dan Ranting Pohon
Warga Dodaga Nilai Pemerintah Pilih Kasih, Pasalnya Desa Toboino Sudah Memiliki Tower Kini Dibangun Tower Baru Lagi
Jelang Operasi Patuh Kie Raha 2026, Polres Haltim Ingatkan Kelengkapan Berkendara
Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Malut Apresiasi Langkah Prabowo Benahi BGN, Dorong MBG Libatkan Petani Lokal
Dukung Kebijakan Prabowo Ganti Kepala BGN, Mislan Syarif Optimistis MBG Lebih Efektif

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 12:26 WIT

32 Atlet Kontingen Kota Ternate Bertolak ke Tobelo, Siap Harumkan Nama Daerah di Porprov

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:02 WIT

SPI Haltim Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan Dampak Aktivitas Tambang

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:09 WIT

Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kecamatan Wasile Timur dan Pemdes Dodaga Gelar Kerja Bakti Bersama

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:05 WIT

Karang Taruna Buli Karya Gelar Gotong Royong Bersihkan Badan Jalan dan Ranting Pohon

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:10 WIT

Warga Dodaga Nilai Pemerintah Pilih Kasih, Pasalnya Desa Toboino Sudah Memiliki Tower Kini Dibangun Tower Baru Lagi

Berita Terbaru

Pulau Taliabu

Pemdes Natang Kuning Tuntaskan Penyaluran BLT-DD Tahap I

Selasa, 9 Jun 2026 - 14:21 WIT