Jakarta, Detikharianpos.com – Gerakan Mahasiswa Maluku Utara (GEMMU) Jabodetabek menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI, Selasa (17/6/2026).
Dalam aksi tersebut, massa menyoroti dugaan penyimpangan pada proyek pembangunan Bendungan Irigasi di Desa Sangowo, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, yang dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara dengan nilai anggaran sekitar Rp34 miliar.
Koordinator Lapangan GEMMU Jabodetabek, Alfi Abusar, menegaskan pihaknya meminta Kejaksaan Agung RI dan Kementerian PU RI segera melakukan penyelidikan terhadap proyek tersebut. Menurutnya, bendungan yang baru selesai dibangun itu diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis sehingga mengalami kerusakan dan menyebabkan luapan air saat hujan.
“Kerusakan bendungan tersebut berdampak pada perkebunan warga yang terdampak banjir. Karena itu kami meminta aparat penegak hukum dan kementerian terkait segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh,” ujar Alfi dalam orasinya.
Selain itu, GEMMU juga mendesak Komisi V DPR RI agar melakukan investigasi lapangan terhadap proyek bendungan irigasi tersebut. Mereka menilai proyek yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 itu mengalami kerusakan dalam waktu yang relatif singkat, bahkan sebelum manfaatnya dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

Menurut Alfi, proyek yang menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar harus dipertanggungjawabkan secara transparan. Ia menilai kerusakan yang terjadi dalam waktu singkat menjadi persoalan serius yang perlu mendapat perhatian dari pemerintah maupun aparat penegak hukum.
“Ketika sebuah proyek yang menelan anggaran puluhan miliar rupiah mengalami kerusakan dalam waktu singkat, maka perlu dilakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan kualitas pekerjaan dan penggunaan anggarannya,” katanya.
Dalam aksi tersebut, GEMMU Jabodetabek menyampaikan empat tuntutan utama, yakni:
1. Mendesak Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian PU RI untuk mengevaluasi dan mencopot Kepala BWS Maluku Utara, M. Saleh Talib.
2. Meminta Komisi V DPR RI melakukan investigasi terhadap proyek Bendungan Irigasi Desa Sangowo senilai Rp34 miliar yang diduga tidak sesuai spesifikasi pekerjaan.
3. Mendesak dilakukan evaluasi terhadap pejabat di lingkungan BWS Maluku Utara secara menyeluruh.
4. Meminta Kejaksaan Agung RI memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut terkait dugaan penyimpangan anggaran pembangunan bendungan irigasi di Desa Sangowo.
Hingga aksi berakhir, massa meminta agar tuntutan mereka segera ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Agung RI, Kementerian PU RI, dan Komisi V DPR RI guna memastikan akuntabilitas pelaksanaan proyek yang menggunakan dana negara tersebut.
Related posts:
Bahlil Lantik Eks Direktur Distribusi PLN Jadi Dirjen Ketenagalistrikan ESDM
November 3, 2026Wamendagri Apresiasi Pembentukan Satgas MBG 100 Persen di Maluku, Maluku Utara, dan Tanah Papua
November 3, 2026Usai Putusan MA dan MK, Deddy Sitorus PDIP Desak Gibran Mundur, DPR Diminta Ambil Langkah Konstitusi...
November 3, 2026LMND Desak Perusahaan Pelaku Karhutla Dicabut Izinnya, Wajib Ganti Rugi dan Pulihkan Lingkungan
November 2, 2026MK Ubah Tafsir Aturan Pemberhentian Sementara Kepala Daerah Berstatus Terdakwa
Oktober 29, 2026SMUK Apresiasi Respons Kementerian ESDM, Desak Pengaduan Dugaan Pelanggaran PT ANI Segera Dituntaska...
Oktober 29, 2026Peringati Hari Sumpah Pemuda, Ketum IJEN Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan
Oktober 29, 2026Jokowi Dipanggil JPU ke Sidang Kasus Ijazah, Ajudan: Insyaallah Datang
Oktober 29, 2026Gerai Kopdes Merah Putih Terendam Banjir, Kelayakan Lokasi Jadi Sorotan
Oktober 26, 2026DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Dasco: Kado Terindah bagi Buruh
Oktober 19, 2026Kematian Bharada Laurentius Valdo Jadi Ujian Komitmen Kapolri, AMA Jakarta Desak Pengusutan Tuntas
Oktober 17, 2026Jokowi Sebut Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazah, Ray Rangkuti Pertanyakan Kejelasan Aktornya
Oktober 17, 2026Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus Resmi Jabat Pangdam XXVIII/ Moloku Kie Raha, Tonggak Sejarah Baru TNI A...
Oktober 17, 2026Wacana Alih Fungsi 12,7 Juta Hektare Hutan untuk Sawit Demi Biodiesel B50-B100 Picu Kekhawatiran
Oktober 16, 2026PP Formapas Desak KPK Periksa Sejumlah Kasus Dugaan Skandal Korupsi Ikut Menyeret Rizal Marsaoly
Oktober 10, 2026Garda TTU Desak Kejati NTT Transparan soal Dugaan Gratifikasi di Pemda TTU
Oktober 9, 2026Saat MK Putus Gugatan Ijazah Gibran, Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara
Oktober 7, 2026MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Gugatan PHPU Tak Dapat Diterima
Oktober 7, 2026Kecelakaan Maut PT ANI, SMUK Desak ESDM Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Oktober 6, 2026DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Poin Penting bagi Pekerja
Oktober 6, 2026HUT ke-81 TNI, Prabowo Tegaskan Prajurit Harus Selalu Bersama Rakyat
Oktober 5, 2026Prabowo Lantik Wantimpres, Akademisi Asal Maluku Utara Margarito Kamis Masuk
Oktober 2, 2026Putra Maluku Utara Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Dilantik Jadi Wamentan
Oktober 1, 2026Polda NTT Uji Kembali Dugaan Penipuan Pembangunan Dapur MBG Maubesi
September 30, 2026LPP-TIPIKOR RI Dorong Pengawasan Ketat Dana Transfer ke Daerah 2027
September 30, 2026Rencana Pendidikan Gratis hingga PTN, Kebutuhan Anggaran Diperkirakan Rp393,7 Triliun
September 27, 2026Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September Adalah Hoaks
September 24, 2026Garda Soroti Anggaran Sewa Rumah Jabatan, Minta DPRD Malaka Perkuat Pengawasan
September 20, 2026Pemkab Halteng Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Terbaik I Program 3 Juta Rumah
September 19, 2026Prabowo Tanggapi Wacana Federalisme Maluku Utara: Minta Persoalan Pusat-Daerah Dilihat Objektif
September 19, 2026AHY Tinjau Jalan Skory-Puay, Waktu Tempuh Pangkas Jadi 15 Menit
September 19, 2026BMKG: Puncak Musim Kemarau Masih Berlangsung hingga Akhir Oktober 2026
September 18, 2026Prabowo Ungkap Investasi Besar Akan Masuk Indonesia dalam Beberapa Pekan
September 17, 2026Prabowo Dorong Pelaku Karhutla Dijerat ''Terorisme Ekologi''
September 16, 2026TNI Kejar Kelompok Bersenjata Usai Aris Sanda Ditemukan Tewas di Jalur Wamena-Mbua
September 16, 2026Sumber Berita: GEMMU



























