Haltim, Detikharianpos.com – DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Maluku Utara mendesak PT JAS dan PT ARA membuka secara transparan hasil pengujian kualitas air Sungai Opyang yang diduga tercemar akibat perubahan warna air menjadi putih pekat selama berminggu-minggu.
Desakan tersebut muncul setelah warga di sekitar Sungai Opyang, Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), mengeluhkan kondisi air sungai yang berubah warna menyerupai susu sejak sekitar 10 Mei 2026 hingga akhir Mei 2026.
Ketua DPD GMNI Maluku Utara, Arjun Onga, menilai masyarakat berhak mengetahui kondisi kualitas air yang selama ini menjadi sumber kebutuhan utama warga di wilayah tersebut.
“Kami hanya ingin kejelasan. Kalau memang aman, tunjukkan hasil uji laboratoriumnya kepada masyarakat,” kata Arjun, Minggu (31/05).
Menurutnya, keterbukaan informasi sangat penting untuk menjawab keresahan warga terkait dugaan pencemaran di aliran Sungai Opyang.
“Limbah atau bukan, biarkan data yang menjawab. Jika memang aman, buka hasil laboratoriumnya agar warga tenang. Tetapi jika ditemukan pencemaran, perusahaan harus bertanggung jawab,” tegasnya.
Sementara itu, warga Desa Bumi Restu mengaku khawatir karena perubahan warna air sungai berlangsung cukup lama dan berbeda dari kondisi sebelumnya. Sungai Opyang selama ini digunakan masyarakat untuk mandi, mencuci, kebutuhan pertanian, hingga sumber air bagi sebagian warga.
“Dulu kalau banjir hari ini, besok air sudah jernih lagi. Sekarang tidak. Setelah banjir, air tetap putih pekat seperti susu,” ujar Nurhakiki, warga Desa Bumi Restu.
Ia mengatakan kondisi tersebut membuat sebagian warga mulai mengurangi penggunaan air sungai untuk kebutuhan rumah tangga maupun aktivitas pertanian.
“Warnanya putih pekat dan berbeda dari biasanya. Padahal sungai ini dipakai untuk mandi, mencuci, bahkan sebagian warga menggunakan untuk air minum dan berwudhu,” katanya.
Selain warga Desa Bumi Restu, dua kepala keluarga di Desa Gulapapo juga diketahui bergantung pada aliran Sungai Opyang untuk kebutuhan sehari-hari.
Perubahan warna air Sungai Opyang turut menjadi perhatian sejumlah aktivis dan pemerhati lingkungan. Mereka menilai perlu dilakukan investigasi ilmiah guna memastikan penyebab perubahan warna air tersebut.
Berbagai dugaan pun muncul, mulai dari tingginya sedimen halus yang terbawa arus dari wilayah hulu hingga kemungkinan adanya pengaruh aktivitas pertambangan. Namun hingga kini, penyebab pasti belum dapat dipastikan tanpa pengujian laboratorium secara independen dan terbuka.
Karena itu, GMNI Maluku Utara bersama warga mendesak PT JAS dan PT ARA membuka data kualitas air, termasuk parameter Total Suspended Solid (TSS), tingkat keasaman (pH), kandungan logam berat, hingga informasi bahan kimia yang digunakan dalam proses pengolahan tambang.
Warga juga meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur serta instansi terkait segera turun melakukan pengambilan sampel dan pengujian laboratorium secara independen guna memastikan kondisi Sungai Opyang dan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT JAS dan PT ARA belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi air Sungai Opyang maupun hasil pengujian kualitas air yang diminta masyarakat.
Related posts:
Satreskrim Polres Ternate Bongkar Dugaan Penjualan Motor Hasil Curian, Lima Unit Kendaraan Diamankan
Oktober 17, 2026Pascakebakaran TPA Buku Deru-Deru, Tim Gabungan Polres Ternate dan Instansi Terkait Lakukan Upaya Ta...
Oktober 15, 2026Bacarita Kieraha, Cara Baru Polda Malut Menyerap Aspirasi Publik
Oktober 14, 2026Kapolres Ternate Imbau Masyarakat Gunakan Masker untuk Melindungi Diri dari Asap Karhutla
Oktober 13, 2026Polres Ternate Bagikan Masker Ke Pengendara Sekaligus Imbau Tertib Berlalu Lintas
Oktober 13, 2026Kapolres Ternate Perkuat Karakter dan Kesadaran Hukum Pelajar melalui Apel Bersama di SMP Negeri 1
Oktober 12, 2026Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Polres Ternate Jalani Verifikasi Tim Astama Rena Polri
Oktober 12, 2026SEOPMI Haltim Soroti Anggaran Mes BPK Malut Rp854 Juta, Desak Transparansi APBD
Oktober 12, 2026Kombes Pol. Azhar Nugroho, Ditunjuk sebagai Dirresnarkoba Polda Maluku Utara
Oktober 12, 2026Peduli Warga Terdampak Asap Karhutla, KOPIGORA Haltim Salurkan 2.500 Masker
Oktober 11, 2026Dinilai Membebani Pasien, Rencana Penerapan Retribusi di RSUD Labuha Ditolak DPRD
Oktober 10, 2026DPD NasDem Halmahera Timur Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus dan Rakerda Akhir Oktober 2026
Oktober 9, 2026Lewat Patroli Dialogis Polwan Polda Malut Dekatkan Diri dengan Warga
Oktober 9, 2026Ikram M. Sangadji: Nilai Ekonomi Nikel Harus Dirasakan Seluruh Masyarakat Halteng
Oktober 9, 2026Di IWIP, Sherly Tjoanda Disambut Meriah, Prabowo Langsung Melontarkan Candaan
Oktober 9, 2026Investasi IWIP Capai 20 Miliar Dolar AS, Serap Lebih dari 100 Ribu Tenaga Kerja
Oktober 8, 2026PERNYATAAN SIKAP BEM UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA MALUKU UTARA
Oktober 8, 2026Rosan Ungkap Ambisi Indonesia Bangun Ekosistem Lengkap Baterai EV hingga Daur Ulang
Oktober 8, 2026Prabowo Resmikan Ekspor Perdana Baterai Listrik dan 4 Proyek Industri di IWIP Halmahera Tengah
Oktober 8, 2026Pemilik THM di Sofifi Pekerjakan Gadis 17 Tahun Sebagai LC. Diamankan Polisi
Oktober 7, 2026Polres Pulau Taliabu Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Karhutla
Oktober 7, 2026Kecelakaan Tambang dan Tanggung Jawab Pemerintah: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
Oktober 7, 2026Lapas Perempuan Ternate Panen Kacang Tanah, Dukung Ketahanan Pangan dan Kemandirian WBP
Oktober 7, 2026Pemkot Ternate Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla hingga 16 Oktober
Oktober 7, 2026Ajak Warga Jaga Ketertiban Ruang Publik Kabid Humas: Ruang Publik Tanggung Jawab Bersama
Oktober 6, 2026Dava Kresna #26 Raih Podium 1 Road Race Pocket Mini Trail 50 CC di Sofifi
Oktober 5, 2026Lapas Perempuan Ternate Cek Kamar Hunian, Pastikan Tak Ada Perlakuan Istimewa bagi WBP
Oktober 5, 2026HUT ke-81 TNI, Danrem 152/)Babullah Tekankan Profesionalisme dan Sinergi Bersama Rakyat
Oktober 5, 2026Mahasiswa Unkhair Ajari KWT Maliaro Bikin Pestisida Hayati Dari Trichoderma.
Oktober 5, 2026Rugikan Negara Rp2,6 Miliar, Kejati Malut Tetapkan Dua Tersangka Kasus Pasar Murah
Oktober 5, 2026Disnakertrans Haltim Klarifikasi Kasus Farid, Hak Pekerja Disebut Telah Dibayarkan
Oktober 3, 2026Kapolda Maluku Utara Inisiasi Deklarasi Perdamaian Enam Desa di Kecamatan Patani Barat
Oktober 2, 2026Pemkot Ternate Percepat Progres KPDBU APJ Wali Kota Tekankan Kepatuhan Tahapan
Oktober 2, 202675 Pucuk Senjata hingga 1.039 Amunisi Diserahkan Warga, Pangdam XV/Pattimura Apresiasi Pendekatan Hu...
Oktober 2, 2026Samurai Menolak Rencana Kebijakan Parkir Berbayar, Kualitas Fasilitas Kesehatan RSUD Labuha Perlu Be...
Oktober 1, 2026Penulis : Amat









































