Taliabu, Detikharianpos.com – Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Maluku Utara (Malut), Mislan Syarif, menyampaikan dukungannya terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang melakukan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai upaya memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.
Menurut Mislan, pergantian pimpinan merupakan bagian dari proses evaluasi dan penguatan organisasi agar program-program strategis pemerintah dapat berjalan lebih efektif serta mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan.
“Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program prioritas nasional. Kami optimistis langkah tersebut akan berdampak positif terhadap kinerja BGN dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis,” ujar Mislan, Kamis (4/6).
Ia menilai Program MBG memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang memadai bagi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah. Karena itu, program tersebut membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaannya berjalan optimal.
Mislan meyakini kepemimpinan baru di BGN akan mampu memperkuat tata kelola program sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan tepat sasaran oleh masyarakat di berbagai daerah, termasuk wilayah kepulauan.
Selain mendukung penguatan kelembagaan BGN, Mislan juga mendorong agar Program Makan Bergizi Gratis dapat melibatkan petani lokal dalam penyediaan bahan pangan yang dibutuhkan. Menurutnya, pola tersebut akan memberikan manfaat ganda, baik bagi penerima program maupun bagi sektor pertanian daerah.
“Melalui Tani Merdeka Indonesia, kami berharap kebutuhan bahan pangan untuk Program MBG dapat dipasok langsung dari petani lokal. Dengan begitu, kualitas bahan makanan yang disajikan tetap terjaga sekaligus memberikan ruang bagi petani untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka,” katanya.
Ia menjelaskan, hasil pertanian lokal seperti beras, sayuran, buah-buahan, telur, dan komoditas pangan lainnya memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan program. Selain menjamin kesegaran bahan makanan, keterlibatan petani daerah juga dinilai dapat memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat bawah.
Menurut Mislan, sinergi antara pemerintah, BGN, dan Tani Merdeka Indonesia perlu dibangun secara berkelanjutan agar rantai pasok pangan dalam Program MBG dapat berjalan lebih efisien, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi petani lokal.
“Kami ingin program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kerakyatan. Jika bahan pangan diserap langsung dari petani lokal, maka manfaatnya akan dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Sebagai organisasi yang fokus pada pemberdayaan petani, Tani Merdeka Indonesia Malut menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kinerja lembaga dalam menjalankan berbagai program pemenuhan gizi masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah. (**)

































