Haltim, Detikharianpos.com – Organisasi konservasi Burung Indonesia menggelar sosialisasi pelestarian ekosistem mangrove bersama masyarakat di kawasan wisata Pantai Lopon Beach, Desa Tutuling Jaya, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi wadah edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem mangrove sebagai penyangga kehidupan di wilayah pesisir.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif dan praktik lapangan yang melibatkan warga setempat.
Koordinator Burung Indonesia, Benny Siregar, menjelaskan bahwa mangrove memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Salah satu fungsinya adalah mencegah intrusi air laut ke daratan sehingga tingkat salinitas tetap terjaga.
“Mangrove memiliki fungsi yang sangat penting, mulai dari menjaga salinitas, mencegah abrasi akibat gelombang laut dan badai, hingga menyediakan sumber pangan bagi masyarakat seperti ikan, kerang, dan berbagai biota lainnya,” ujar Benny.
Menurutnya, mangrove merupakan ekosistem yang kaya akan keanekaragaman hayati. Kawasan tersebut menjadi habitat bagi berbagai jenis satwa, mulai dari burung, mamalia, reptil, hingga beragam organisme lainnya yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekologi.
Selain berfungsi sebagai pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi dan gelombang besar, mangrove juga berkontribusi menjaga kestabilan suhu mikro serta mengurangi dampak angin kencang yang dapat mengancam permukiman warga.
Dalam kegiatan identifikasi mangrove yang dilakukan bersama masyarakat, tim Burung Indonesia berhasil menemukan sedikitnya 12 jenis mangrove yang tumbuh di kawasan Pantai Lopon Beach.
Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan data awal yang hanya mencatat lima jenis mangrove.
“Awalnya masyarakat hanya mendata sekitar lima jenis mangrove. Setelah dilakukan pelatihan identifikasi dan praktik lapangan, ditemukan lebih banyak jenis mangrove. Saat ini teridentifikasi sekitar 12 jenis dan kami memperkirakan jumlah sebenarnya masih lebih banyak dari itu,” jelasnya.
Benny menegaskan, Burung Indonesia berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan masyarakat dalam pengelolaan ekosistem berbasis keanekaragaman hayati. Pelatihan identifikasi mangrove merupakan langkah awal untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Tutuling Jaya mengenai nilai ekologis, sosial, dan ekonomi yang dimiliki ekosistem mangrove.
“Ketika pengelola memahami fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi mangrove, mereka akan semakin sadar pentingnya menjaga kawasan ini. Harapan kami, mereka mampu mengelola destinasi wisata secara lebih baik dan pengetahuan tersebut dapat diteruskan kepada masyarakat luas,” katanya.
Selain memberikan edukasi, Burung Indonesia juga mendorong penyusunan regulasi desa yang berpihak pada pelestarian lingkungan, khususnya di wilayah pesisir Kecamatan Wasile.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola kawasan wisata berbasis konservasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Di akhir kegiatan, Benny mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga mangrove sebagai aset alam yang sangat berharga bagi Desa Tutuling Jaya.
“Lopon Beach adalah anugerah bagi kita semua, Desa yang memiliki mangrove memiliki kekayaan alam yang luar biasa dibandingkan wilayah yang tidak memilikinya.
Karena itu, mangrove harus dijaga bersama,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa kerusakan mangrove dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Selain membutuhkan waktu puluhan tahun untuk pulih, kerusakan mangrove juga dapat mengganggu keseimbangan ekosistem, menurunkan hasil perikanan, serta menghilangkan habitat penting bagi ikan, udang, kepiting, dan berbagai biota laut lainnya.
Melalui sosialisasi ini, Burung Indonesia berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem mangrove semakin meningkat sehingga kelestarian Pantai Lopon Beach tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang sebagai sumber kehidupan, pendidikan, dan wisata berbasis alam.
Related posts:
BEM UNUTARA Desak ESDM Malut Periksa Dokumen RKAB dan Pengapalan Ore Nikel PT AMIN
Oktober 29, 2026Kejari Haltim Tetapkan Mantan Kepala Puskesmas Buli sebagai Tersangka Korupsi Dana BOK, Kerugian Neg...
Oktober 29, 2026IKT Haltim Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Nasri Abubakar sebagai Ketua IKT Kota Ternate
Oktober 28, 2026Respons Cepat ANTAM Group, TNI, dan Warga Padamkan Kebakaran di Tongata
Oktober 25, 2026IKT Haltim Apresiasi Sambutan Hangat untuk Kontingen Tidore
Oktober 23, 2026SeOPMI HALTIM Desak Kades-Kades di Kecamatan Maba Selatan Tegas Sikapi Lintasan Tongkang di Perairan...
Oktober 22, 2026IKT Haltim Kecam Dugaan Kekerasan terhadap Faturahman Djaguna di Yogyakarta
Oktober 22, 2026IKT Haltim Sambut Hangat Kontingen Kota Tidore Kepulauan pada HKG-PKK ke-54 Maluku Utara
Oktober 21, 2026SEOPMI Haltim Desak Pemerintah Periksa Aktivitas Tongkang di Perairan Maba Selatan
Oktober 20, 2026IKT Haltim Siapkan Penjemputan Kontingen HKG-PKK Kota Tidore Kepulauan
Oktober 20, 2026Perkuat Persaudaraan dan Basis Organisasi, IKT Haltim Dorong Pendataan Warga di 10 Kecamatan
Oktober 19, 2026Indosat Siapkan Jalur Jaringan Alternatif, Kualitas Layanan di Wasile Timur Ditingkatkan
Oktober 19, 2026BEM UNUTARA Desak ESDM dan KLH Periksa PT ANI, Minta IUP Dicabut Jika Pelanggaran Terbukti
Oktober 18, 2026Surat Panggilan Belum Ditandatangani, Farid Ibrahim Pertanyakan Penanganan Disnakertrans Haltim
Oktober 17, 2026DPD NasDem Haltim Matangkan Persiapan Pelantikan dan Rakerda, Fokus Konsolidasi Pemilu 2029
Oktober 15, 2026Sekjen Ampera Haltim Soroti Penanganan Dugaan Korupsi, Desak Kejari Beri Kejelasan
Oktober 15, 2026Sekda Haltim Instruksikan Evaluasi Berkala untuk Percepatan MCSP 2026
Oktober 14, 2026Kades Hilaitetor dan Warga Apresiasi Pemkab Haltim, Rehabilitasi Jalan Lapen dan Pemangkasan Bukit D...
Oktober 12, 2026SEOPMI Haltim Soroti Anggaran Mes BPK Malut Rp854 Juta, Desak Transparansi APBD
Oktober 12, 2026Peduli Warga Terdampak Asap Karhutla, KOPIGORA Haltim Salurkan 2.500 Masker
Oktober 11, 2026DPD NasDem Halmahera Timur Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus dan Rakerda Akhir Oktober 2026
Oktober 9, 2026Panen Perdana Bawang Merah Bima Brebes, Pemkab Haltim dan BI Perkuat Pasar Hasil Pertanian
Oktober 8, 2026PERNYATAAN SIKAP BEM UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA MALUKU UTARA
Oktober 8, 2026Program Perlindungan Sosial Lansia Resmi Diluncurkan Pemkab Haltim
Oktober 7, 2026Kecelakaan Tambang dan Tanggung Jawab Pemerintah: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
Oktober 7, 2026IKT dan DPC IPEKB Haltim Bagikan 1.000 Masker kepada Warga Kota Maba
Oktober 6, 2026IKT Halmahera Timur Bagikan Masker Gratis kepada Warga Kota Maba
Oktober 6, 2026Dukung Ketahanan Pangan, Pemdes Sidomulyo Tingkatkan Produksi Padi, Petani Terkendala Pupuk dan Mesi...
Oktober 5, 2026Koramil 1505-02 Apresiasi Ucapan HUT TNI ke-81 dari Polsek Wasile
Oktober 5, 2026Sekda Haltim Dorong IKB-Makayoa Jadikan Persaudaraan sebagai Kekuatan Organisasi
Oktober 4, 2026PB IKT Haltim Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Ardiansyah Majid sebagai Ketua IKB Makayoa
Oktober 4, 2026Disnakertrans Sebut Kasus Farid Selesai, Farid Masih Pertanyakan Prosesnya
Oktober 4, 2026Jaga Lumbung Pangan Maluku Utara, Petani Subaim Minta Perhatian Serius dan Dukungan Pemda
Oktober 3, 2026Disnakertrans Haltim Klarifikasi Kasus Farid, Hak Pekerja Disebut Telah Dibayarkan
Oktober 3, 2026Kemarau Panjang Picu Krisis Air di Sejumlah Wilayah Haltim, Fagogoru Institute Bersuara
September 30, 2026Penulis : Amat


































