Viral di Medsos, Wanita ini Sebut “Polisi Tra Akan Maha-Maha Kalo Tra Ada Doy”

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Detikharianpos.com – Sebuah video siaran langsung di Facebook memicu polemik setelah seorang wanita melontarkan pernyataan kontroversial yang menyinggung aparat kepolisian serta dugaan praktik “bayar-bayar”, sehingga menuai reaksi luas dari warganet.

Dalam video tersebut, wanita itu secara terbuka menyampaikan pernyataan bernada menantang menggunakan bahasa lokal Maluku Utara yang dicampur istilah asing, disertai gestur jari yang diduga merujuk pada simbol uang dalam siaran langsung.

“Ngoni sampe balapor kita, kita angka dua jempol dulu e, empat jempol deng kaki kalo kita so di dalam bui. Memang ngoni jago, memang ngoni pe orang dalam kuat. Kalo ngoni kala di sini,” ucapnya sambil memperagakan kode jari menyerupai isyarat uang.

Ia juga melanjutkan pernyataannya dengan menyinggung dugaan pengaruh finansial dalam proses hukum. “Kalo memang ngoni pe doy banyak, saya di dalam. Orang dalam banyak kalo ngoni pe many hiwa, I don’t care. Polisi si good bay ya,” lanjutnya dalam siaran langsung tersebut.

Tak hanya itu, wanita tersebut bahkan menyebut bahwa jika dirinya diproses hukum, hal itu dikaitkan dengan faktor uang. “Permirsa ngoni liat saja, kalo sampe saya maso ka dalam berarti saya kalah doy. Polisi tra akan maha-maha ngoni kalo ngoni tra ada doy,” ujarnya lagi.

Selain berbicara, wanita tersebut terlihat memegang produk kecantikan selama siaran langsung berlangsung, sehingga memunculkan dugaan bahwa video itu juga berkaitan dengan aktivitas promosi, meski substansi ucapannya menjadi sorotan utama publik.

Video siaran langsung itu kemudian dibagikan oleh akun Facebook bernama Fanny Dee dan sejumlah akun lainnya hingga viral, serta dibanjiri komentar beragam dari warganet, mulai dari sindiran hingga kecaman keras terhadap isi pernyataan tersebut.

Sejumlah komentar menilai ucapan tersebut berpotensi mencoreng nama institusi kepolisian dan memicu persepsi negatif di tengah masyarakat, sementara lainnya mempertanyakan kesadaran serta maksud dari pernyataan yang disampaikan secara terbuka itu.

Berdasarkan penelusuran sumber media ini, wanita dalam video diduga merupakan pemilik akun “Nyai Chalista Penyubur Rambut” yang disebut berasal dari Tobelo, Halmahera Utara. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait viralnya video tersebut.

Penulis : Lidik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Buli Karya Gelar Gotong Royong Bersihkan Badan Jalan dan Ranting Pohon
Warga Dodaga Nilai Pemerintah Pilih Kasih, Pasalnya Desa Toboino Sudah Memiliki Tower Kini Dibangun Tower Baru Lagi
Jelang Operasi Patuh Kie Raha 2026, Polres Haltim Ingatkan Kelengkapan Berkendara
Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Malut Apresiasi Langkah Prabowo Benahi BGN, Dorong MBG Libatkan Petani Lokal
Dukung Kebijakan Prabowo Ganti Kepala BGN, Mislan Syarif Optimistis MBG Lebih Efektif
Sejumlah Proyek APBN Dipersoalkan, FORMATIK Minta Kepala BWS Malut Dicopot
Banjir Diduga Bawa Limbah Perusahaan, Puluhan Kilo Ikan di Wisata Pondok Cemara subaim Halmahera Timur Mati Mendadak
Talud Rusak Tiga Tahun, Rumah Warga Desa Foli Kerap Diterjang Air Laut

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:05 WIT

Karang Taruna Buli Karya Gelar Gotong Royong Bersihkan Badan Jalan dan Ranting Pohon

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:10 WIT

Warga Dodaga Nilai Pemerintah Pilih Kasih, Pasalnya Desa Toboino Sudah Memiliki Tower Kini Dibangun Tower Baru Lagi

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:55 WIT

Jelang Operasi Patuh Kie Raha 2026, Polres Haltim Ingatkan Kelengkapan Berkendara

Kamis, 4 Juni 2026 - 02:47 WIT

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Malut Apresiasi Langkah Prabowo Benahi BGN, Dorong MBG Libatkan Petani Lokal

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:02 WIT

Sejumlah Proyek APBN Dipersoalkan, FORMATIK Minta Kepala BWS Malut Dicopot

Berita Terbaru