Haltim, Detikharianpos.com – Aktivitas pertambangan milik PT STS kembali menuai kecaman keras dari masyarakat setelah limbah perusahaan diduga kembali menggenangi badan jalan umum di wilayah Kecamatan Maba Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, (Haltim).
Peristiwa yang disebut sudah berulang kali terjadi itu memicu kemarahan warga karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mencerminkan lemahnya pengawasan pemerintah terhadap aktivitas pertambangan di daerah.
Pantauan di lapangan menunjukkan limbah bercampur lumpur dari area aktivitas perusahaan mengalir hingga menutupi ruas jalan lintas yang setiap hari digunakan masyarakat.
Kondisi tersebut semakin parah saat hujan turun. Jalan berubah menjadi licin, berlumpur, dan rawan menyebabkan kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua.
Masyarakat menilai persoalan tersebut bukan lagi sekadar insiden biasa, melainkan bentuk kelalaian serius perusahaan yang terus berulang tanpa adanya tindakan tegas dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi.
Warga Maba Tengah mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dinas terkait, serta Inspektur Pertambangan Maluku Utara agar segera turun tangan melakukan evaluasi total terhadap aktivitas PT STS, khususnya terkait pengelolaan limbah dan dampak lingkungan yang dirasakan masyarakat.
Salah satu pemuda Maba Tengah, Sultan Kiye, secara terbuka meluapkan kekecewaannya terhadap sikap pemerintah yang dinilai hanya diam melihat persoalan yang terus berulang.
“Ini bukan baru sekali, tetapi sudah berkali-kali terjadi. Setiap musim hujan masyarakat harus mempertaruhkan nyawa saat melintas karena jalan dipenuhi lumpur dan limbah. Kami kecewa karena pemerintah daerah, pemprov, dinas terkait, sampai pengawas pertambangan terkesan tutup mata. Jangan hanya sibuk mengurus pemasukan dan kepentingan perusahaan, tetapi keselamatan masyarakat diabaikan,” tegasnya, Minggu (31/05).
Ia menilai lemahnya pengawasan dari pemerintah dan instansi terkait membuat perusahaan seolah bebas beroperasi tanpa memperhatikan dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Menurut warga, apabila fungsi pengawasan benar-benar dijalankan secara serius, maka limbah perusahaan tidak akan terus mengalir hingga mencemari dan menggenangi fasilitas umum yang digunakan masyarakat setiap hari.
Masyarakat juga mempertanyakan peran Dinas Lingkungan Hidup dan Inspektur Pertambangan Maluku Utara yang dinilai belum maksimal dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas perusahaan tambang di Halmahera Timur.
“Kalau pengawasan berjalan baik, persoalan seperti ini tidak akan terus terulang. Masyarakat sudah berkali-kali mengeluh, tetapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata yang benar-benar menyelesaikan masalah,” ujar warga lainnya.
Selain membahayakan pengguna jalan, warga khawatir limbah tersebut dapat berdampak lebih luas terhadap lingkungan sekitar apabila terus dibiarkan tanpa penanganan serius. Mereka meminta pemerintah tidak hanya menerima laporan administratif perusahaan, tetapi turun langsung melihat kondisi di lapangan.
Warga mendesak agar dilakukan pemeriksaan terbuka terhadap sistem pengelolaan limbah PT STS serta pemberian sanksi tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran lingkungan maupun kelalaian perusahaan dalam menjalankan aktivitas pertambangan.
Masyarakat juga meminta pemerintah daerah dan pemerintah provinsi tidak bersikap pasif terhadap persoalan lingkungan yang terjadi di wilayah pertambangan.
Menurut mereka, keselamatan masyarakat dan perlindungan lingkungan hidup harus menjadi prioritas utama, bukan hanya kepentingan investasi semata.
“Jangan tunggu ada korban jiwa baru pemerintah bergerak. Jalan ini dipakai masyarakat setiap hari. Kalau terus dibiarkan, ini sama saja membahayakan rakyat,” tegas seorang warga.
Related posts:
Satreskrim Polres Ternate Bongkar Dugaan Penjualan Motor Hasil Curian, Lima Unit Kendaraan Diamankan
Oktober 17, 2026Pascakebakaran TPA Buku Deru-Deru, Tim Gabungan Polres Ternate dan Instansi Terkait Lakukan Upaya Ta...
Oktober 15, 2026Bacarita Kieraha, Cara Baru Polda Malut Menyerap Aspirasi Publik
Oktober 14, 2026Kapolres Ternate Imbau Masyarakat Gunakan Masker untuk Melindungi Diri dari Asap Karhutla
Oktober 13, 2026Polres Ternate Bagikan Masker Ke Pengendara Sekaligus Imbau Tertib Berlalu Lintas
Oktober 13, 2026Kapolres Ternate Perkuat Karakter dan Kesadaran Hukum Pelajar melalui Apel Bersama di SMP Negeri 1
Oktober 12, 2026Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Polres Ternate Jalani Verifikasi Tim Astama Rena Polri
Oktober 12, 2026SEOPMI Haltim Soroti Anggaran Mes BPK Malut Rp854 Juta, Desak Transparansi APBD
Oktober 12, 2026Kombes Pol. Azhar Nugroho, Ditunjuk sebagai Dirresnarkoba Polda Maluku Utara
Oktober 12, 2026Peduli Warga Terdampak Asap Karhutla, KOPIGORA Haltim Salurkan 2.500 Masker
Oktober 11, 2026Dinilai Membebani Pasien, Rencana Penerapan Retribusi di RSUD Labuha Ditolak DPRD
Oktober 10, 2026DPD NasDem Halmahera Timur Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus dan Rakerda Akhir Oktober 2026
Oktober 9, 2026Lewat Patroli Dialogis Polwan Polda Malut Dekatkan Diri dengan Warga
Oktober 9, 2026Ikram M. Sangadji: Nilai Ekonomi Nikel Harus Dirasakan Seluruh Masyarakat Halteng
Oktober 9, 2026Di IWIP, Sherly Tjoanda Disambut Meriah, Prabowo Langsung Melontarkan Candaan
Oktober 9, 2026Investasi IWIP Capai 20 Miliar Dolar AS, Serap Lebih dari 100 Ribu Tenaga Kerja
Oktober 8, 2026PERNYATAAN SIKAP BEM UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA MALUKU UTARA
Oktober 8, 2026Rosan Ungkap Ambisi Indonesia Bangun Ekosistem Lengkap Baterai EV hingga Daur Ulang
Oktober 8, 2026Prabowo Resmikan Ekspor Perdana Baterai Listrik dan 4 Proyek Industri di IWIP Halmahera Tengah
Oktober 8, 2026Pemilik THM di Sofifi Pekerjakan Gadis 17 Tahun Sebagai LC. Diamankan Polisi
Oktober 7, 2026Polres Pulau Taliabu Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Karhutla
Oktober 7, 2026Kecelakaan Tambang dan Tanggung Jawab Pemerintah: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
Oktober 7, 2026Lapas Perempuan Ternate Panen Kacang Tanah, Dukung Ketahanan Pangan dan Kemandirian WBP
Oktober 7, 2026Pemkot Ternate Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla hingga 16 Oktober
Oktober 7, 2026Ajak Warga Jaga Ketertiban Ruang Publik Kabid Humas: Ruang Publik Tanggung Jawab Bersama
Oktober 6, 2026Dava Kresna #26 Raih Podium 1 Road Race Pocket Mini Trail 50 CC di Sofifi
Oktober 5, 2026Lapas Perempuan Ternate Cek Kamar Hunian, Pastikan Tak Ada Perlakuan Istimewa bagi WBP
Oktober 5, 2026HUT ke-81 TNI, Danrem 152/)Babullah Tekankan Profesionalisme dan Sinergi Bersama Rakyat
Oktober 5, 2026Mahasiswa Unkhair Ajari KWT Maliaro Bikin Pestisida Hayati Dari Trichoderma.
Oktober 5, 2026Rugikan Negara Rp2,6 Miliar, Kejati Malut Tetapkan Dua Tersangka Kasus Pasar Murah
Oktober 5, 2026Disnakertrans Haltim Klarifikasi Kasus Farid, Hak Pekerja Disebut Telah Dibayarkan
Oktober 3, 2026Kapolda Maluku Utara Inisiasi Deklarasi Perdamaian Enam Desa di Kecamatan Patani Barat
Oktober 2, 2026Pemkot Ternate Percepat Progres KPDBU APJ Wali Kota Tekankan Kepatuhan Tahapan
Oktober 2, 202675 Pucuk Senjata hingga 1.039 Amunisi Diserahkan Warga, Pangdam XV/Pattimura Apresiasi Pendekatan Hu...
Oktober 2, 2026Samurai Menolak Rencana Kebijakan Parkir Berbayar, Kualitas Fasilitas Kesehatan RSUD Labuha Perlu Be...
Oktober 1, 2026Penulis : Amat









































