Ternate – Ketua Bidang Hukum DPD GMNI Maluku Utara, Jainal Barmawi, S.H., mendesak Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Maluku Utara, Marwan Polisiri, untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah besar tenaga kerja lokal yang dilakukan oleh PT. Mutual Realiti Invesment, kontraktor yang beroperasi pada wilayah tambang PT. Arumba Jaya Perkasa (PT. AJP) di Kabupaten Halmahera Timur.
Menurut Jainal Barmawi, laporan yang diterima DPD GMNI Maluku Utara menunjukkan banyak pekerja lokal dirumahkan dengan alasan berakhirnya kontrak kerja. Namun, di saat yang bersamaan diduga terdapat masuknya tenaga kerja warga negara asing (TKA) dalam jumlah yang cukup banyak untuk mengisi posisi pengawas umum di lokasi pertambangan.
“Apabila informasi tersebut benar, maka pemerintah wajib memastikan seluruh penggunaan tenaga kerja asing telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, serta tidak mengurangi kesempatan kerja bagi tenaga kerja Indonesia. Penggunaan TKA tidak boleh bertentangan dengan prinsip perlindungan tenaga kerja nasional,” tegas Jainal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
DPD GMNI Maluku Utara menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, penggunaan tenaga kerja asing wajib memenuhi persyaratan tertentu, memiliki dasar perizinan yang sah, dilakukan untuk jabatan tertentu, serta mengutamakan alih keahlian kepada tenaga kerja Indonesia. Pemerintah juga memiliki kewenangan melakukan pengawasan terhadap kepatuhan perusahaan dalam mempekerjakan tenaga kerja asing.
Selain itu, DPD GMNI Maluku Utara meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Halmahera Timur yang dipimpin Richard Sangaji agar segera memanggil pihak perusahaan dan melakukan pemeriksaan terhadap proses PHK yang terjadi.
GMNI menilai perlu adanya penghentian sementara operasional PT. Mutual Realiti Invesment selama proses klarifikasi dan pemeriksaan berlangsung agar tersedia ruang dan waktu bagi pemerintah, perusahaan, pekerja, serta masyarakat untuk memperoleh penjelasan secara terbuka mengenai alasan PHK terhadap tenaga kerja lokal dan dugaan perekrutan tenaga kerja asing.
“Langkah tersebut penting untuk menjaga stabilitas sosial, mencegah konflik ketenagakerjaan, serta memastikan seluruh hak pekerja terlindungi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Jainal.
Di sisi lain, DPD GMNI Maluku Utara juga menyoroti aspek perizinan lingkungan PT. Arumba Jaya Perkasa. Menurut GMNI, pemerintah harus memastikan seluruh dokumen lingkungan perusahaan telah memenuhi ketentuan yang berlaku sebelum kegiatan operasional berjalan secara penuh.
GMNI meminta Pemerintah Provinsi Maluku Utara melakukan evaluasi terhadap kepatuhan PT. AJP terhadap seluruh kewajiban administrasi, lingkungan hidup, dan ketenagakerjaan. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk menjamin bahwa kegiatan pertambangan dilaksanakan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, kepastian hukum, perlindungan lingkungan, dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen mengawal persoalan tersebut, DPD GMNI Maluku Utara menyatakan akan menyampaikan aspirasi secara resmi kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara apabila tuntutan investigasi tidak segera ditindaklanjuti.
“Kami berharap Pemerintah Provinsi Maluku Utara tidak tinggal diam. Negara harus hadir memberikan kepastian hukum, melindungi tenaga kerja lokal, dan memastikan seluruh aktivitas pertambangan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Jika persoalan ini tidak segera ditangani secara serius, DPD GMNI Maluku Utara akan melakukan aksi di Kantor Gubernur Maluku Utara sebagai bentuk kontrol sosial agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional PT. Arumba Jaya Perkasa,” tutup Jainal Barmawi.
Related posts:
Lewat Dialog RRI, Polda Malut Gaungkan Gerakan Bersama Cegah Karhutla
September 3, 2026Maluku Utara
Seriusi Peningkatan Pelayanan Kesehatan di Wilayah Kepulauan Pemkot Ternate Rencanakan Penambahan Am...
September 3, 2026Maluku Utara
Dituding Selingkuh di Hotel, RM Bantah: Affendi Hanya Anak Kos, Suami Saya Salah Paham
September 2, 2026Maluku Utara
Semangat HUT Polwan ke-78, Polwan Polres Ternate Hadir Beri Motivasi bagi WBP Perempuan
September 2, 2026Maluku Utara
Perkuat Sinergitas, Kapolres Ternate Kunjungi Lapas Perempuan Kelas III Ternate
September 2, 2026Maluku Utara
Satlantas Polres Ternate Ungkap Perkembangan Kasus Tabrakan Beruntun di Toboko
September 2, 2026Maluku Utara
Bahas 7 Program Prioritas Kapolda Maluku Utara: Jajaran Polsek Pulau Makian Gelar Rakor Bersama Fork...
September 2, 2026Maluku Utara
Digerebek Suami, Dugaan Perselingkuhan Ibu Bhayangkari di Morotai Mencuat
September 2, 2026Maluku Utara
Polri Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla, Polda Maluku Utara Siap Tingkatkan Kesiapsiagaan
September 1, 2026Polri
Soal Keterlamabatan Rujukan Pasien Di Pulau Moti, Dinkes Ternate Beri Penjelasan
September 1, 2026Ternate
Polsek Pelabuhan Ahmad Yani Ternate Berhasil Gagalkan Penyelundupan Ratusan Botol Miras
September 1, 2026Maluku Utara
Tumpukan Limbah Ban Bekas Milik PT IWIP Hangus Terbakar. Pengelolaan Lingkungan Perusahaan Dipertany...
Agustus 31, 2026Peristiwa
Pimpin Langsung Apel Pagi, Kapolres Ternate Tekankan Profesionalitas dan Integritas Personel dalam M...
Agustus 31, 2026Maluku Utara
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penipuan dan Penggelapan Dana Perjalanan Umroh yang Rugikan Masyarakat...
Agustus 31, 2026Polri
Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat di Polda Maluku Utara, Wakapolda hingga Dir Reskrimsus Berganti
Agustus 31, 2026Polri
Dua Anak Perempuan di Halsel Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Terduga Pelaku Masih Berkeliaran
Agustus 29, 2026Daerah
Buntut Dugaan KDRT Dan Perselingkuhan Oknum Anggota Polda Malut Terancam Di PTDH
Agustus 27, 2026Maluku Utara
Bupati Halteng Apresiasi Pemuda Weda Lestarikan Budaya Cogoipa
Agustus 27, 2026Maluku Utara
Perkuat Keamanan dan Penegakan Hukum, Lapas Perempuan Ternate Bangun Sinergi dengan APH
Agustus 27, 2026Maluku Utara
Cinta Rasul, Semangat Berubah: Lapas Perempuan Ternate dan WIA Peringati Maulid Nabi 1448 H
Agustus 27, 2026Maluku Utara
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, URC Sat Reskrim Polres Ternate Gelar Patroli Cipta Kondisi dan Razia ...
Agustus 27, 2026Maluku Utara
Polisi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kedamaian, Sampaikan Aspirasi Secara Tertib
Agustus 26, 2026Maluku Utara
Lapas Perempuan Ternate Perkuat Strategi Kehumasan dan Pelayanan Informasi
Agustus 26, 2026Maluku Utara
Goes to School Edukasi Pelajar Dalam Rangka Peringati Hari Jadi Polwan ke-78, Polwan
Agustus 26, 2026Daerah
Motor Dicuri Pengunjung Dan Pihak Hotel Muara Inn Nyaris Baku Hantam
Agustus 25, 2026Maluku Utara
11 Jam Menunggu Rujukan, Pasien Di Puskesmas Pulau Moti Meninggal, Pemkot Diminta Evaluasi Rujukan P...
Agustus 24, 2026Maluku Utara
Diduga Menjadi Korban Pelecehan Seksual Dalam Mobil, Perempuan Berusia 21 Tahun Di Ternate Laporkan ...
Agustus 24, 2026Maluku Utara
Kapolda Malut Temui Esau Sidemo, Nelayan yang Hilang 26 Hari di Samudra Pasifik
Agustus 23, 2026Daerah
Polres Ternate Siapkan Mediasi Kedua Pihak Tawuran Antarkelompok Di Ternate Berhasil Diredam
Agustus 22, 2026Maluku Utara
Bupati Halteng Hadiri Wisuda Unkhair, Sampaikan Orasi Ilmiah tentang Transformasi APBD
Agustus 22, 2026Maluku Utara
Hari Juang Polri 2026, Kapolda Maluku Utara Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Negeri
Agustus 21, 2026Maluku Utara
Pengendara Wajib Perhatikan Rambu! Satlantas Polres Ternate Larang Parkir di Jalur Pasar Higienis hi...
Agustus 20, 2026Maluku Utara
Perkuat Kepemimpinan Adaptif, Ditjenpas Malut Gelar Pelantikan dan Serah Terima Jabatan
Agustus 19, 2026Maluku Utara
Sebuah Lahan Terbakar Warga dan Bhabinkamtibmas Polsek Ternate Utara Berjibaku Padamkan Api
Agustus 19, 2026Maluku Utara
Tertibkan Parkir Liar di Pasar Barito hingga Depan Mal, Ini Langkah Satlantas Polres Ternate
Agustus 19, 2026Maluku Utara
Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow