Wacana Alih Fungsi 12,7 Juta Hektare Hutan untuk Sawit Demi Biodiesel B50-B100 Picu Kekhawatiran

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, detikharianpos.com — Wacana pemanfaatan 12,7 juta hektare lahan kritis dan hutan terdegradasi untuk mendukung pengembangan bahan bakar nabati atau biofuel memicu kekhawatiran terkait potensi alih fungsi hutan menjadi perkebunan kelapa sawit.

Wacana tersebut mencuat setelah Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan gagasan pemanfaatan hutan terdegradasi untuk mendukung pengembangan biodiesel B50 hingga B100 dalam acara Investor Daily Summit 2026 di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Hashim, yang merupakan adik Presiden Prabowo Subianto, mengatakan pengembangan biofuel diarahkan untuk memanfaatkan kawasan hutan yang telah mengalami kerusakan, bukan hutan primer.

“Itu yang sebetulnya yang sumber karhutla. Hutan-hutan rusak itu. Yang B50, B100 itu kita menuju ke swasembada energi dari biofuel, kita mau pakai dari tanah, dari hutan degradasi, hutan rusak. Bukan hutan primer,” kata Hashim.

Ia juga menyebut gagasan tersebut mendapat tanggapan positif dari dunia internasional. Namun, dalam pernyataannya, Hashim belum menjelaskan secara terperinci lokasi, status kawasan, serta skema pemanfaatan lahan seluas 12,7 juta hektare tersebut.

Pernyataan itu kemudian menjadi sorotan karena berkaitan dengan kebutuhan bahan baku biodiesel dan kekhawatiran mengenai kemungkinan perluasan perkebunan sawit ke kawasan yang saat ini masih memiliki fungsi ekologis.

Program B50 hingga B100 dan kebutuhan bahan baku

B50 merupakan bahan bakar diesel dengan campuran 50 persen biodiesel dan 50 persen solar berbasis fosil. Sementara itu, B100 merujuk pada bahan bakar yang seluruhnya berasal dari biodiesel.

Pengembangan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional melalui pemanfaatan bahan bakar nabati.

Meski demikian, pemanfaatan hutan terdegradasi untuk mendukung produksi biofuel masih membutuhkan kejelasan mengenai jenis tanaman yang akan dikembangkan, lokasi lahan, status kawasan, serta dampaknya terhadap lingkungan.

Data Kementerian Kehutanan mencatat luas lahan kritis Indonesia mencapai sekitar 12,74 juta hektare berdasarkan data hingga Desember 2024. Angka tersebut merupakan data lahan kritis nasional dan tidak dengan sendirinya berarti seluruh lahan itu dapat dialihkan menjadi perkebunan sawit.

Aktivis lingkungan ingatkan risiko alih fungsi hutan

Juru Kampanye Senior Pantau Gambut, Putra Saptian, menilai wacana pemanfaatan jutaan hektare lahan tersebut berisiko apabila tidak disertai keterbukaan data mengenai lokasi dan status kawasan.

Ia mengingatkan agar pernyataan mengenai ketersediaan lahan tidak langsung ditafsirkan sebagai perintah untuk mencari dan mengonversi kawasan hutan tanpa pemeriksaan menyeluruh.

“Jangan sampai itu dianggap menjadi perintah. Karena tidak ada 12 juta hektare lahan, kemudian timnya mencari… kemudian mereka mengkonversi hutan-hutan yang masih produktif,” katanya.

Kekhawatiran tersebut berkaitan dengan kemungkinan terjadinya alih fungsi kawasan yang masih memiliki tutupan vegetasi dan fungsi ekologis. Karena itu, kejelasan status lahan dinilai penting sebelum pemerintah menentukan bentuk pemanfaatannya.

Peneliti Institute for Ecosoc Rights, Sri Palupi, juga menilai persoalan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat dilepaskan dari faktor struktural, termasuk persoalan tata kelola dan pemanfaatan lahan.

Ia menyinggung kebakaran hutan besar yang pernah terjadi di Kalimantan Timur pada 1982–1983, yang disebut membakar sekitar tiga juta hektare hutan.

“Kebakaran ini sebenarnya perkara struktural,” kata Sri Palupi.

Menurutnya, persoalan kerusakan hutan perlu ditangani dengan memperhatikan penyebab dan tata kelola kawasan, bukan semata-mata melihat lahan yang rusak sebagai potensi untuk dimanfaatkan secara ekonomi.

READ  Menyingkap Jejak Perang Dunia II di Wasile Tengah, Yayasan Fasigaro Gelar Seminar Sejarah

Pakar kehutanan soroti produktivitas kebun sawit

Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Hero Marhaento, mempertanyakan urgensi pembukaan lahan baru untuk memenuhi kebutuhan bahan baku biodiesel.

Ia menilai peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit yang sudah ada dapat menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan domestik, ekspor, serta pengembangan biodiesel B50 hingga B100.

“ Asal produktivitasnya ditambah,” ujarnya.

Hero juga menjelaskan bahwa sebagian lahan kritis berada di dalam kawasan hutan. Mengacu pada Rencana Kehutanan Tingkat Nasional (RKTN), ia menyebut sekitar enam juta hektare lahan kritis berada di kawasan hutan.

Menurutnya, lahan kritis yang berada di dalam kawasan hutan perlu menjadi perhatian dalam program rehabilitasi dan tidak serta-merta dialihkan menjadi perkebunan kelapa sawit.

“Itu by regulation (secara aturan) dan by ethic (etika) sudah enggak boleh ditanam sawit,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa pemanfaatan kawasan tersebut harus mempertimbangkan ketentuan peraturan yang berlaku serta fungsi ekologis hutan.

Wacana pemanfaatan 12,7 juta hektare lahan untuk mendukung biodiesel B50 hingga B100 pun masih menyisakan pertanyaan mengenai lokasi, status kawasan, jenis tanaman yang akan dikembangkan, dan mekanisme pelaksanaannya.

Kejelasan informasi tersebut diperlukan agar upaya mencapai swasembada energi tidak mengabaikan perlindungan hutan, rehabilitasi lahan kritis, dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Sumber: Kementerian Kehutanan, Bloomberg Technoz, serta keterangan narasumber dalam materi pemberitaan.

Related posts:

Tiga Proyek Jalan Rp57 Miliar di Halsel Disorot, FORMAHSEL Desak KPK Periksa Kadis PUPR

Oktober 16, 2026
Press Release

PP Formapas Desak KPK Periksa Sejumlah Kasus Dugaan Skandal Korupsi Ikut Menyeret Rizal Marsaoly

Oktober 10, 2026
Nasional

Garda TTU Desak Kejati NTT Transparan soal Dugaan Gratifikasi di Pemda TTU

Oktober 9, 2026
Nasional

Saat MK Putus Gugatan Ijazah Gibran, Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara

Oktober 7, 2026
Nasional

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Gugatan PHPU Tak Dapat Diterima

Oktober 7, 2026
Nasional

Kecelakaan Maut PT ANI, SMUK Desak ESDM Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Oktober 6, 2026
Nasional

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Poin Penting bagi Pekerja

Oktober 6, 2026
Nasional

HUT ke-81 TNI, Prabowo Tegaskan Prajurit Harus Selalu Bersama Rakyat

Oktober 5, 2026
Nasional

Prabowo Lantik Wantimpres, Akademisi Asal Maluku Utara Margarito Kamis Masuk

Oktober 2, 2026
Nasional

Putra Maluku Utara Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Dilantik Jadi Wamentan

Oktober 1, 2026
Nasional

Polda NTT Uji Kembali Dugaan Penipuan Pembangunan Dapur MBG Maubesi

September 30, 2026
Nasional

LPP-TIPIKOR RI Dorong Pengawasan Ketat Dana Transfer ke Daerah 2027

September 30, 2026
Nasional

Rencana Pendidikan Gratis hingga PTN, Kebutuhan Anggaran Diperkirakan Rp393,7 Triliun

September 27, 2026
Nasional

Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September Adalah Hoaks

September 24, 2026
Nasional

Garda Soroti Anggaran Sewa Rumah Jabatan, Minta DPRD Malaka Perkuat Pengawasan

September 20, 2026
Nasional

Pemkab Halteng Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Terbaik I Program 3 Juta Rumah

September 19, 2026
Nasional

Prabowo Tanggapi Wacana Federalisme Maluku Utara: Minta Persoalan Pusat-Daerah Dilihat Objektif

September 19, 2026
Nasional

AHY Tinjau Jalan Skory-Puay, Waktu Tempuh Pangkas Jadi 15 Menit

September 19, 2026
Nasional

BMKG: Puncak Musim Kemarau Masih Berlangsung hingga Akhir Oktober 2026

September 18, 2026
Nasional

Prabowo Ungkap Investasi Besar Akan Masuk Indonesia dalam Beberapa Pekan

September 17, 2026
Nasional

Prabowo Dorong Pelaku Karhutla Dijerat ''Terorisme Ekologi''

September 16, 2026
Nasional

Prestasi Nasional, Maluku Utara Raih Juara Layanan Investasi 2026

September 16, 2026
Jakarta

TNI Kejar Kelompok Bersenjata Usai Aris Sanda Ditemukan Tewas di Jalur Wamena-Mbua

September 16, 2026
Nasional

Belum Temui Titik Terang, Sherly Tjoanda Keluhkan Ke DPR Terkait Usulan Redistribusi dan Sertifikasi...

September 15, 2026
Jakarta

Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Prioritaskan APBN Kredibel

September 14, 2026
Jakarta

SPI Desak RUU Reforma Agraria Benar-Benar Berpihak kepada Petani dan Rakyat

September 14, 2026
Jakarta

Lima Jurnalis Dikabarkan Hilang Saat Liput Erupsi Anak Krakatau, IJEN Serukan Doa Keselamatan

September 14, 2026
Nasional

Polisi Ungkap Identitas Dua Terduga Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

September 12, 2026
Nasional

Kasus Vila Loga Montana Ternate, Berlanjut Di Meja Podcast Syukur Mandar, Nurjaya Ceritakan Kronolog...

September 12, 2026
Jakarta

Kasus Dugaan Perzinaan Oknum Polres Halteng hingga Perempuan Hamil, Keluarga Minta Kapolda Bertindak...

September 9, 2026
Nasional

Bupati Ikram Tekankan Pengabdian Tenaga Kesehatan dalam Orasi Ilmiah Wisuda Universitas Tamalatea

September 5, 2026
Nasional

Dukung Peningkatan SDM di Daerah, Bupati Halteng Ikram M. Sangadji Raih Penghargaan Mitra Individu T...

September 4, 2026
Nasional

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat di Polda Maluku Utara, Wakapolda hingga Dir Reskrimsus Berganti

Agustus 31, 2026
Polri

BGN Tegaskan Tak Ada Pungutan Operasional SPPG, Mitra Diminta Laporkan Oknum

Agustus 30, 2026
Nasional

APMM Gelar Aksi di Kejaksaan Agung, Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi Dana PON XX Papua

Agustus 6, 2026
Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Proyek Jalan Rp57 Miliar di Halsel Disorot, FORMAHSEL Desak KPK Periksa Kadis PUPR
PP Formapas Desak KPK Periksa Sejumlah Kasus Dugaan Skandal Korupsi Ikut Menyeret Rizal Marsaoly
Garda TTU Desak Kejati NTT Transparan soal Dugaan Gratifikasi di Pemda TTU
Saat MK Putus Gugatan Ijazah Gibran, Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Gugatan PHPU Tak Dapat Diterima
Kecelakaan Maut PT ANI, SMUK Desak ESDM Lakukan Evaluasi Menyeluruh
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Poin Penting bagi Pekerja
HUT ke-81 TNI, Prabowo Tegaskan Prajurit Harus Selalu Bersama Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIT

Wacana Alih Fungsi 12,7 Juta Hektare Hutan untuk Sawit Demi Biodiesel B50-B100 Picu Kekhawatiran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:53 WIT

Tiga Proyek Jalan Rp57 Miliar di Halsel Disorot, FORMAHSEL Desak KPK Periksa Kadis PUPR

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:02 WIT

PP Formapas Desak KPK Periksa Sejumlah Kasus Dugaan Skandal Korupsi Ikut Menyeret Rizal Marsaoly

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:55 WIT

Garda TTU Desak Kejati NTT Transparan soal Dugaan Gratifikasi di Pemda TTU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:37 WIT

Saat MK Putus Gugatan Ijazah Gibran, Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara

Berita Terbaru

error: Content is protected !!