Banjir Diduga Bawa Limbah Perusahaan, Puluhan Kilo Ikan di Wisata Pondok Cemara subaim Halmahera Timur Mati Mendadak

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat ikan mati mendadak di tempat wisata pondok cemara subaim. (Photo: Amat)

Saat ikan mati mendadak di tempat wisata pondok cemara subaim. (Photo: Amat)

Haltim, Detikharianpos.com – Banjir yang terjadi pada 1 Juni 2026 diduga membawa limbah ke aliran sungai hingga menyebabkan puluhan kilogram ikan di kolam milik Wisata Pondok Cemara, Desa Baturaja, Kecamatan Wasile, mati mendadak.

Pemilik Wisata Pondok Cemara, Tasino, mengaku mengalami kerugian besar setelah air sungai meluap dan masuk ke kolam ikan miliknya saat banjir terjadi. Menurutnya, air kolam selama ini diambil dari saluran irigasi yang bersumber dari Kali Opyang.

“Kami mengambil air kolam dari saluran irigasi yang airnya dari Kali Opyang,” ujarnya.

Tasino menjelaskan, banjir memang kerap terjadi di wilayah tersebut. Namun, sebelumnya tidak pernah menyebabkan kematian ikan dalam jumlah besar seperti yang terjadi saat ini.
“Kalau sebelumnya banjir, ikan paling mati hanya satu atau dua ekor saja.
Tapi sekarang yang mati sampai lebih dari 50 kilogram,” katanya.

Ia juga menyoroti kondisi air banjir kali ini yang dinilai berbeda dari biasanya karena berwarna kuning susu pekat menyerupai air limbah.
“Airnya berwarna kuning susu pekat seperti air limbah,” ungkapnya.

Tasino menduga air banjir yang masuk ke kolam telah tercemar limbah dari aktivitas perusahaan di sekitar wilayah tersebut.
“Kalau banjir ini tidak membawa limbah perusahaan yang diduga dari PT JAS dan PT ARA, tidak mungkin ikan-ikan ini mati sebanyak ini,” lanjutnya.

Akibat kejadian tersebut, Tasino berharap apabila nantinya terbukti terdapat limbah perusahaan yang mencemari aliran sungai hingga menyebabkan kematian ikan, maka pihak perusahaan harus bertanggung jawab atas kerugian yang dialami masyarakat.

Selain itu, ia meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur bersama dinas terkait segera turun tangan melakukan pemeriksaan dan uji laboratorium terhadap kualitas air sungai guna memastikan penyebab pasti kematian ikan tersebut.

“Saya berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera menguji kadar air sungai serta cepat mengambil langkah antisipasi agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tutupnya.

Penulis : Amat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Talud Rusak Tiga Tahun, Rumah Warga Desa Foli Kerap Diterjang Air Laut
Bupati dan Wakil Bupati Halteng Tinjau Lokasi Banjir di Weda, Warga Diungsikan ke Kediaman Bupati
Banjir Kali Opyang, Warga Minta DLH Investigasi Dugaan Sedimen Tambang
Sejumlah Desa di Wasile Timur Kembali Torehkan Prestasi Gemilang di HUT ke-23 Halmahera Timur
Kecamatan Wasile Ucapkan Selamat HUT ke-23 Kabupaten Haltim, Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan Daerah
Bupati Halteng Temui Warga Desa Sakam, Upayakan Pembangunan Jembatan Penghubung Haltim–Halteng
Upacara HUT Haltim Digelar, Berikut Kata Bupati Ubaid Yakub
Bupati Ikram Malan Sangadji Hadiri Upacara HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Timur

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:03 WIT

Banjir Diduga Bawa Limbah Perusahaan, Puluhan Kilo Ikan di Wisata Pondok Cemara subaim Halmahera Timur Mati Mendadak

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:58 WIT

Talud Rusak Tiga Tahun, Rumah Warga Desa Foli Kerap Diterjang Air Laut

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:27 WIT

Bupati dan Wakil Bupati Halteng Tinjau Lokasi Banjir di Weda, Warga Diungsikan ke Kediaman Bupati

Senin, 1 Juni 2026 - 04:38 WIT

Banjir Kali Opyang, Warga Minta DLH Investigasi Dugaan Sedimen Tambang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:49 WIT

Kecamatan Wasile Ucapkan Selamat HUT ke-23 Kabupaten Haltim, Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Penulis

Opini

Kontroversi identitas dan perayaan HUT KE-23 Haltim

Senin, 1 Jun 2026 - 22:13 WIT