Oleh. SULFI NH BUGIS
Adalah sebuah keanehan yang secara gamblang di pertontonkan ketika di tengah deretan masalah tata kelola publik, muncul seruan dari pejabat agar warga cukup sibuk membayar pajak dan menahan diri untuk tidak banyak berkomentar soal pembangunan. Itu bukan sekadar blunder komunikasi; itu peta pikir yang merusak demokrasi — sebuah peta yang mencoba menguburkan hak publik dalam simpul-simpul birokrasi.
Konstitusi tidak pernah memangkas warga jadi mesin pembayar pajak yang tak berhak bertanya. Pajak adalah mandat rakyat kepada negara untuk dikelola demi kemakmuran bersama; tiap rupiah yang berpindah ke kas negara membawa serta hak publik untuk menuntut akuntabilitas: bertanya, mengkritik, mengevaluasi, bahkan menolak jika kebijakan melenceng dari kepentingan umum.
Meminta warga hanya membayar tanpa memberi mereka hak pengawasan adalah logika rezim feodal yang menyamarkan subordinasi sebagai kebijakan fiskal. Demokrasi modern berdiri di atas prinsip yang jelas: tidak ada pemungutan pajak tanpa representasi — atau dalam bahasa sehari-hari, jangan pungut lalu bungkam.
Ironi paling tajam muncul ketika suara-suara pengkritik disemprit demi “stabilitas pembangunan”, sementara bukti-bukti maladministrasi muncul di penerangan lampu sorot: dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis, penggantian pimpinan lembaga pelaksana, dan penyelidikan aparat penegak hukum. Ini bukan konspirasi bayangan; ini adalah jejak yang memerlukan pemeriksaan serius, bukan umpatan balik ke pengkritik.
Kenyataan itu seharusnya jadi wake-up call bagi para pembela kekuasaan yang gemar menyematkan label “anti-pemerintah” pada semua kritik. Sejarah menunjukkan bahwa pengawasan publik sering lebih dahulu mencium bau kebocoran daripada mekanisme birokrasi yang lamban membusuk dari dalam.
Lebih miris lagi, sebagian elite politik memilih peran sebagai juru bicara kekuasaan—bukan penjaga akal sehat publik.
Mereka berlomba-lomba merawat citra, menutup celah, dan merapikan narasi meski lapangan memancarkan banyak celah. Loyalitas pada partai atau jabatan menenggelamkan integritas intelektual; menjadi pembela kasat mata menggantikan tugas sebagai pengawas yang skeptis.
Seorang menteri bukanlah humas kampanye; ia pejabat publik yang digaji untuk berpikir jernih, menyodorkan fakta apa adanya, dan memastikan kebijakan berpihak pada rakyat. Ketika kontor negara menjadi pabrik propaganda alih-alih ruang deliberasi, negara melepaskan salah satu mekanisme koreksinya sendiri.
Bangsa ini tidak butuh menteri yang selalu berujar “semua baik-baik saja.” Yang dibutuhkan adalah negarawan yang berani mengakui kesalahan, membuka lembar evaluasi, dan memperbaiki arah sebelum luka kecil berubah menjadi penyakit kronis. Pembangunan bukan catwalk untuk pencitraan; ia proses panjang yang selamat hanya jika kritik dianggap kompas, bukan musuh.
Sebab kekuasaan yang anti-kritik hampir selalu menolak koreksi. Tanpa koreksi ia kehilangan legitimasi moral; tanpa legitimasi, retorika legitimasi menjadi sekadar kata-kata tanpa bobot. Ukuran sejati keberhasilan pemerintah bukanlah seberapa keras pembelaannya terhadap program, melainkan seberapa cepat dan tulus ia mengakui kelalaian, memperbaiki tata kelola, dan menempatkan kepentingan rakyat di atas upaya merawat citra kekuasaan.
Related posts:
Kecelakaan Maut PT ANI, SMUK Desak ESDM Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Oktober 6, 2026Nasional
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Poin Penting bagi Pekerja
Oktober 6, 2026Nasional
HUT ke-81 TNI, Prabowo Tegaskan Prajurit Harus Selalu Bersama Rakyat
Oktober 5, 2026Nasional
Prabowo Lantik Wantimpres, Akademisi Asal Maluku Utara Margarito Kamis Masuk
Oktober 2, 2026Nasional
Putra Maluku Utara Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Dilantik Jadi Wamentan
Oktober 1, 2026Nasional
Polda NTT Uji Kembali Dugaan Penipuan Pembangunan Dapur MBG Maubesi
September 30, 2026Nasional
LPP-TIPIKOR RI Dorong Pengawasan Ketat Dana Transfer ke Daerah 2027
September 30, 2026Nasional
Rencana Pendidikan Gratis hingga PTN, Kebutuhan Anggaran Diperkirakan Rp393,7 Triliun
September 27, 2026Nasional
Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September Adalah Hoaks
September 24, 2026Nasional
Garda Soroti Anggaran Sewa Rumah Jabatan, Minta DPRD Malaka Perkuat Pengawasan
September 20, 2026Nasional
Pemkab Halteng Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Terbaik I Program 3 Juta Rumah
September 19, 2026Nasional
Prabowo Tanggapi Wacana Federalisme Maluku Utara: Minta Persoalan Pusat-Daerah Dilihat Objektif
September 19, 2026Nasional
AHY Tinjau Jalan Skory-Puay, Waktu Tempuh Pangkas Jadi 15 Menit
September 19, 2026Nasional
BMKG: Puncak Musim Kemarau Masih Berlangsung hingga Akhir Oktober 2026
September 18, 2026Nasional
Prabowo Ungkap Investasi Besar Akan Masuk Indonesia dalam Beberapa Pekan
September 17, 2026Nasional
Prabowo Dorong Pelaku Karhutla Dijerat ''Terorisme Ekologi''
September 16, 2026Nasional
TNI Kejar Kelompok Bersenjata Usai Aris Sanda Ditemukan Tewas di Jalur Wamena-Mbua
September 16, 2026Nasional
Lima Jurnalis Dikabarkan Hilang Saat Liput Erupsi Anak Krakatau, IJEN Serukan Doa Keselamatan
September 14, 2026Nasional
Polisi Ungkap Identitas Dua Terduga Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya
September 12, 2026Nasional
Kasus Dugaan Perzinaan Oknum Polres Halteng hingga Perempuan Hamil, Keluarga Minta Kapolda Bertindak...
September 9, 2026Nasional
Bupati Ikram Tekankan Pengabdian Tenaga Kesehatan dalam Orasi Ilmiah Wisuda Universitas Tamalatea
September 5, 2026Nasional
Dukung Peningkatan SDM di Daerah, Bupati Halteng Ikram M. Sangadji Raih Penghargaan Mitra Individu T...
September 4, 2026Nasional
Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat di Polda Maluku Utara, Wakapolda hingga Dir Reskrimsus Berganti
Agustus 31, 2026Polri
BGN Tegaskan Tak Ada Pungutan Operasional SPPG, Mitra Diminta Laporkan Oknum
Agustus 30, 2026Nasional
Diduga Alihkan Dana Proyek, Mantan Kuasa Direktur PT Astama Adhi Karya Dilaporkan ke Polda Metro Jay...
Agustus 1, 2026Hukum
AKPERSI Minta Presiden Tak Generalisasi Wartawan atas Pernyataan "Londo Ireng"
Juli 25, 2026Nasional
Final Piala Dunia 2026 Makin Panas, Ayah Erik Yakin Argentina Angkat Trofi
Juli 19, 2026Nasional
Bupati Ubaid Yakub Buka TMMD ke-129 di Haltim, Tegaskan Sinergi TNI dan Pemda Bangun Desa
Juli 15, 2026Nasional
Siswa SMP Asal Halmahera Tengah Raih Penghargaan Khusus dari NASA Lewat Program Vulnerability Disclo...
Juli 11, 2026Nasional
Ketika Desa Dipaksa Menanggung Ongkos Negara yang Gagal Menata Dirinya
Juli 6, 2026Nasional
Angkatan Muda Togale Haltim Desak Polda Maluku Utara Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Tarian Adat Cakale...
Juni 30, 2026Nasional
1.000 Bibit Durian Bantuan Dinas Pertanian Mati, Warga Talaga Jaya Minta Evaluasi Penyaluran
Juni 25, 2026Nasional
Salimah dan BKMT Haltim Bentuk Panitia Bersama Ansyithah Muharram di Tutuling Jaya, Usung Tema "Hijr...
Juni 20, 2026Nasional
GEMMU Jabodetabek Demo Kejagung dan Kementerian PU, Soroti Dugaan Penyimpangan Proyek Bendungan Irig...
Juni 17, 2026Nasional
Ketua GRIB Haltim Soroti Tuntutan Kompensasi Lahan Masyarakat Lingkar Tambang PT Alam Raya Abadi
Juni 13, 2026Halmahera Timur
Follow WhatsApp Channel detikharianpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow